Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode (99)


__ADS_3

Rizal melihat Ronny yang tiba-tiba langsung terdiam ketika mendengar ceritanya.


"Ronny, kamu merintis usaha di gedung yang berhantu seperti ini. Bagaimana kamu bisa memutuskan untuk tinggal di gedung ini sedang mereka yang gentayangan memperlihatkan keberadaan mereka di sini."


Pertanyaan-pertanyaan Rizal yang tidak ada jawaban nya dari Ronny membuka Rizal begitu sangat kesal sekali.


Rizal pun memilih untuk pergi dari ruangan Ronny, dia berlari dari tangga lantai tiga menuju ke lantai dasar.


Para pegawai yang ada di sana memperhatikan wajah Rizal yang begitu sangat ketakutannya sekali tapi Rizal pun tidak mau memberitahu kepada para pegawai yang ada di sana, mereka bisa langsung pergi dari gedung ini.


"Kenapa kalian semua memperhatikan saya, ada sesuatu yang dengan saya?."


Para pegawai pun memilih untuk kembali bekerja, mereka sampai menudukan kepala nya.


Rizal pun keluar dari gedung tersebut dia duduk sambil memperhatikan depan toko yang merupakan yang terjadi nya kecelakaan sampai meninggalkan.

__ADS_1


"Di sini kah, teman tersebut. Dan apakah wanita yang aku lihat itu adalah arwah wanita yang meninggal di sini?."


Rizal menghampiri satpam yang menjaga gedung tersebut tepat di depan lokasi korban yang meninggal dunia.


"Pak, setelah kejadian yang meninggal di sana apakah terjadi sesuatu yang berbeda dengan lingkungan di sini?."


Satpam tersebut merasa sangat takut jika dia sampai harus berkata jujur kepada Rizal.


"Tidak terjadi apa-apa kok Pak, biasa saja seperti sebelum terjadinya Monica meninggal dunia."


"Tidak usah berpura-pura saya sendiri mengalami nya sendiri, tadi di lantai tiga menuju ke lantai dua saya melihat wanita yang menyeramkan. Itu di dalam gedung bagaimana dengan di luar gedung tepat di mana dia meninggal dunia."


Satpam tersebut pun langsung terdiam ketika mendengar cerita Rizal, dia pun mulai memberanikan diri untuk bercerita kepada Rizal.


"Setiap malam saya sering mendengar suara tangisan seorang wanita, dia menangis suara nya yang sangat jelas sekali di telinga saya sampai saya merasa ketakutan sekali. Karena kabar nya Monica itu akan segera menikah dengan kekasihnya."

__ADS_1


Rizal seketika langsung berpikir apa yang sudah di lakukan oleh Ronny terhadap Monica sebelum terjadi kecelakaan tersebut.


"Baiklah terimakasih banyak atas informasinya, saya kembali ke dalam."


Rizal pun meninggalkan satpam tersebut dia berjalan tepat di tempat kejadian, langkah kaki Rizal yang tiba-tiba saja terhenti. Rizal merasa ada tangan yang memegang kaki nya sehingga dia kesulitan untuk berjalan.


"Astaga, apa-apa an ini kenapa kaki ini yang tiba-tiba saja tidak bisa bergerak."


Rizal menguatkan untuk melangkah kan kaki nya, tapi dia sampai berkeringat dan orang-orang yang di sekitar toko yang sampai memperhatikan Rizal yang seperti patung tidak bisa berjalan.


Rizal pun mengeluarkan handphone nya, dia mengirimkan pesan kepada Ronny.


*Ronny cepat turun ke lantai dasar, ke dua kaki ku yang tiba-tiba tidak bisa bergerak seperti apa tangan yang memegang nya. Aku berdiri tepat di tempat mayat Monica tergeletak*


Ronny yang membaca pesan dari Rizal pun dia langsung berlari menghampiri Rizal, Ronny melihat Ronny yang seperti patung dengan wajah yang kemerahan seperti sedang menahan sesuatu.

__ADS_1


__ADS_2