Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode (120)


__ADS_3

Melinda sudah bersiap untuk pergi ke pantai asuhan dia pun begitu sangat ceria dan bersemangat sekali sehingga membuat Suster Diana merasa sangat senang sekali ketika melihat Melinda yang sudah membaik kembali.


"Seperti nya Bu Melinda memang harus di jauhkan dengan Pak Ronny dan Rizal, mereka berdua selalu membuat Bu Melinda menjadi despresi."


Suster Diana menghampiri Melinda yang sudah siap untuk pergi ke pantai asuhan, Regina pun melihat sesuatu yang berbeda dengan Melinda.


"Melinda kamu mau pergi ke mana,? pagi seperti ini sudah sangat rapih sekali."


Melinda pun tersenyum manis kepada Ibu nya.


"Aku mau pergi ke pantai asuhan, aku ingin bertemu dengan Elisa. Aku merasa sangat membaik jika bertemu dengan anak itu dan aku berharap secepatnya bisa mengadopsi Elisa."


Suster Diana merasa tidak setuju ketika Melinda yang ingin mengadopsi Elisa, karena menurutnya Elisa bukan anak yang baik tidak seperti yang di pikiran oleh Melinda.


"Kamu harus sembuh dari despresi mu, agar kamu bisa segera mengadopsi Elisa karena pihak panti asuhan tidak mungkin memberikan ijin untuk kamu mengadopsi Elisa jika kamu yang masih dalam kondisi seperti."

__ADS_1


Melinda pun langsung terdiam dia memikirkan penyakit nya tersebut.


"Seperti nya ibu Melinda harus di hindari dari Pak Ronny dan Rizal, setiap Bu Melinda bertemu dengan nya Ibu Melinda pasti langsung gelisah dan despresi nya kembali kambuh."


Melinda pun merasakan hal tersebut, dia yang memang sudah sangat membenci ke dua lelaki tersebut.


"Melinda kamu harus bangkit Melinda, kamu jangan seperti ini yaa. Kamu harus buktikan kepada mereka jika kamu yang bisa sukses tanpa ada Ronny di sampingnya mu, buatlah itu menjadi motivasi untuk kamu Melinda bukan malah menjadi penyakit untuk mu."


Regina mencoba untuk menyemangati Melinda.


"Semangat Melinda, Ibu juga mempunyai pekerjaan yang lain. Ibu dan Ayah tidak bisa selamanya berada di perusahaan kamu yaa."


"Sekarang Mama akan meracik untuk varian terbaru Parfume untuk anak-anak bersama dengan Febrian, kamu hati-hati yaa di pantai asuhan."


Setelah berpamitan dengan Melinda, Regina pun akhirnya pergi bersama dengan suaminya mereka menggunakan mobil masing-masing karena Pak Arief Dirgantara yang harus fokus juga dengan bisnis nya yang lain.

__ADS_1


Suster Diana memberikan obat untuk Melinda agar menghindari Melinda yang tiba-tiba saja despresi di pantai asuhan.


"Ayo Suster Diana kita berangkat sekarang juga."


Suster Diana dan Melinda pun berniat untuk pergi ke toko mainan, mereka ingin membuat anak pantai asuhan merasa senang.


"Suster Diana, nanti kamu turun yaa kita belikan seperangkat alat tulis saja yaa dan jangan lupa dengan buku mewarnai nya juga yaa. Aku ingin mereka semua bisa belajar bersama-sama."


Suster Diana setuju dengan apa yang di inginkan oleh Melinda, mereka berdua akhirnya masuk ke dalam mobil dan di perjalanan Suster Diana yang selalu saja mengingat Merry.


Suster Diana yang terus saja memikirkan Merry dia begitu mereka dekat dengan Merry walaupun baru pertama kali bertemu.


Suster Diana pun turun di toko perlengkapan sekolah tidak di tempat permainan anak, Suster Diana ingin sekali memberikan yang spesial untuk Merry.


Suster Diana membelikan seperti yang di sukai oleh Putri Belinda kepada Merry.

__ADS_1


"Aku sebenarnya lebih berharap Bu Melinda mengadopsi Merry bukan Elisabeth, walaupun aku belum pernah bisa melihat wajah Merry karena dia yang seperti menyembunyikan wajahnya."


Setelah membeli perlengkapan sesuai dengan yang di perintahkan Melinda, Suster Diana pun kembali ke mobil nya dia berjalan sangat cepat sekali.


__ADS_2