Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode (119)


__ADS_3

Rizal masih menunggu kedatangan Irene wanita yang bisa memberitahu dia tentang apa yang terjadi di gedung tersebut.


Melihat Rizal yang sedang menunggu membuat Ronny merasa kesal dengan Rizal yang percaya dengan wanita yang bisa mengetahui semua tentang gedung tersebut.


"Untuk apa wanita itu datang ke sini hanya untuk memberitahu tentang keberadaan mahluk halus yang ada di dalam gedung ini saja,? jika hanya itu yang dia bisa bukan kah kita juga sudah mengetahui nya. Sudah Rizal jangan biarkan wanita itu datang ke sini hanya membuang-buang waktu saja."


Toko pun sudah di tutup pada pegawai mulai bersikap untuk pulang, Rizal memilih diam di pos satpam dia yang ingin berbicara dengan satpam tersebut.


"Aku akan mendatangkan seorang wanita yang bisa mengetahui cerita di balik gedung ini di buat, aku merasa sangat penasaran sekali ketika aku yang berada di dalam selalu saja di ganggu oleh sosok wanita."


Satpam tersebut merasa jika sosok wanita itu adalah Monica.


"Seperti nya itu adalah Monica, mungkin dia ingin menyampaikan sesuatu tentang penyebab kematian nya."


Rizal yang sudah tau akibat kematian Monica dia langsung terdiam, mungkin saja Monica yang ingin memberitahu kepada teman-teman jika Ronny yang begitu sangat jahat kepada nya.

__ADS_1


Handphone Rizal pun bergetar dan ternyata itu adalah pesan masuk dari Irene.


*Aku akan pergi ke sana, aku sedang di perjalanan*


*Baiklah aku menunggu mu*


Rizal benar-benar menuggu kedatangan Irene di pos satpam, ketika Irene mau menjalankan mobilnya tiba-tiba saja dia di kejutkan dengan seorang anak kecil perempuan memakai baju merah di hadapan mobil dengan membawa boneka.


Irene yang sudah terbiasa dengan melihat mahkluk halus dia pun dengan tenang keluar dari mobil nya.


Irene mendekati gadis kecil tersebut, dia melihat banyak sekali luka yang ada di badan nya dah Irene pun memilih wajah gadis kecil itu yang hancur.


"Aku hanya ingin memiliki banyak teman bermain di gedung itu, aku sering mengajak anak kecil untuk bermain dengan ku dan mendorong nya dari gedung sehingga dia akan menjadi teman abadi ku."


Irene pun seketika dia langsung terkejut ternyata gadis kecil ini adalah sosok yang menunggu toko yang di maksud oleh Rizal.

__ADS_1


"Kamu tidak boleh membantu orang jahat seperti mereka berdua, mereka berdua sudah menghabisi nyawa anak nya sendiri dan aku sangat membenci mereka berdua."


Gadis kecil itu pun menangis di hadapan Irene.


"Mereka berdua jahat, lalu kenapa kamu harus berada di gedung tersebut. Kenapa kamu kesepian selalu ingin memakan korban jiwa padahal mereka semua tidak salah."


Ketika mendengar perkataan Irene, gadis kecil itu pun seketika langsung menghilang dari pandangan Irene.


"Dia melarang ku untuk pergi, jika aku tetap pergi maka aku akan celaka."


Irene pun mengeluarkan handphone nya untuk mengirimkan pesan kepada Rizal.


*Mohon maaf aku tidak bisa datang, aku di larang datang oleh gadis kecil penunggu gedung tua tersebut jika aku melanggar nya maka aku akan celaka*


Membaca pesan dari Irene membuat Rizal semakin yakin jika yang ada di gedung tersebut begitu sangat kuat sekali dia tidak bisa pindahkan kecuali kita sendiri yang pindah dari gedung tersebut.

__ADS_1


__ADS_2