
~ Keesokan harinya ~
Belinda memakai baju merah dan rambut panjang yang di gerai dengan poni cantik nya.
Suster Diana seperti melihat sosok anak kecil yang sering menganggu nya.
"Kamu sangat cantik sekali sayaaaaang, sangat cantik dan imut sekali."
Melinda memang melihat Belinda yang berbeda hari ini dia terlihat lebih segar tidak seperti biasa nya.
Ketika mereka akan sarapan pagi terlihat Robby yang datang dan membuat Melinda merasa sangat ketakutan sekali dengan kedatangan suami nya.
"Ada apa kamu datang ke sini,? aku tidak mau ribut dengan mu yaa."
Belinda kelihatan sangat ketakutan sekali dia sampai memegang tangan Suster Diana.
"Melinda aku datang ke sini untuk mengajak kalian semua pergi, aku ingin kita bisa seperti dulu lagi. Aku minta maaf atas perilaku ku yang membuat Belinda sedih."
Ronny menghampiri Belinda, dia mencoba untuk mendekati Belinda.
"Sama Papa yaa sayang kita main yaa sekarang sayaaaaang."
Belinda kelihatan sangat ketakutan sekali dia masih saja memegang tangan Suster Diana.
"Sayang, Papa ingin seperti dulu lagi yaa. Papa sekarang ingin membawa kita pergi ke suatu tempat."
Belinda memandangi wajah Mama nya dan Melinda hanya terdiam saja dia mengikuti apa yang di inginkan oleh Belinda.
"Bagaimana sayaaaaang, ayo kita pergi sekarang yaa."
Belinda menganggukkan kepalanya sambil tersenyum tipis memandangi wajah Papa nya.
"Terimakasih sayaaaaang ayo sekarang kita segera bersiap yaa untuk pergi."
Belinda menarik tangan Suster Diana.
"Aku ingin tas pink ku yang di isi dengan buku merah ku."
Suster Diana pun langsung pergi ke kamar Belinda untuk mengambil apa yang di katakan oleh Belinda.
__ADS_1
Ronny mendorong kursi roda Putri Belinda, dia menuju ke luar rumah dan Rizal melihat dari mobil nya.
"Masih bisanya dia dekat dengan anak nya, sedang dia ingin menyingkirkan Belinda hari ini juga. Sungguh bapak yang sangat jahat sekali."
Merasa sangat hawatir Melinda pun berada di belakang Ronny.
"Ronny, biarkan aku saja yang mendorong nya."
Melinda merebut kursi roda tersebut dan Ronny hanya bisa terdiam menahan emosi nya.
Ketika mereka sudah ada di dalam mobil, Suster Diana berlari dengan membawa baju pink dan isi buku merah.
Suster Diana langsung masuk ke dalam mobil dan memberikan tas pink tersebut. Rizal memperhatikan Belinda dia seperti melihat wajah anak perempuan yang menghantuinya malam tadi tapi Rizal mencoba untuk menghilangkan bayang-bayang seram tadi malam.
Rizal yang mengendarai mobil nya, di perjalanan menuju ke tempat tersebut perasaan Suster Diana begitu sangat tidak nyaman sekali dia seperti dalam ketakutan seperti akan terjadi sesuatu dengan dirinya.
"Suster Diana kenapa,? kenapa seperti ketakutan seperti ini."
Belinda memeluk erat tubuh Suster Diana.
"Suster Diana jangan takut yaa, jika ada seseorang yang jahat pada kita nanti orang tersebut akan di hantui oleh rasa bersalah yang sangat besar."
Ronny terlihat sangat pucat sekali ketika mendengar perkataan Belinda karena dirinya yang berniat jahat kepada dirinya.
Melinda pun merasa tidak percaya dengan tempat tersebut.
"Tempat apa ini,? berada di tengah-tengah hutan sangat menyeramkan sekali."
Melinda merasa tidak mau turun dari mobil nya karena tempat ini sangat tidak nyaman untuk di lihat.
"Ayo Mam kita turun dari mobil, kita kan sudah sampai masa kita tidak turun sih Buu."
Ronny pun membuka pintu mobil nya dan akhirnya mereka semuanya turun dari mobil nya.
"Belinda ayo ikut bersama dengan Papa yaa, kita lihat yaa. Ada wahana permainan apa saja di dalam."
Melinda yang sebenarnya tidak percaya dengan kebaikan Ronny tapi dia melihat Belinda yang sudah mau dekat dengan Ronny.
Rizal dengan segala rencana nya dia pun mengajak Belinda dan Suster Diana pun langsung berlari menghampiri Belinda seakan dia tidak percaya jika Belinda bersama dengan kedua lelaki tersebut walaupun itu adalah Papa nya sendiri.
__ADS_1
Tapi langkah kaki Rizal dan juga Ronny begitu sangat kencang sekali dan akhirnya mereka pun masuk ke dalam sebuah permainan.
Suster Diana pun berjalan kembali menghampiri Melinda tapi tiba-tiba saja buku merah itu terbang dan terjatuh di hadapan Suster Diana.
Suster Diana dengan tangan yang bergetar dia pun langsung mengambil buku tersebut yang terbuka dia mengambil dan membaca buku tersebut.
"Sebuah kematian yang mengerikan pada Si Merah."
Suster Diana langsung membalikkan badannya dia mendengar suara teriakan dari belakang dan Suster Diana pun langsung berlari dia menangis histeris ketika melihat baju merah dengan rambut panjang yang terjatuh.
"Putri Belinda."
Teriakan Suster Diana yang sangat kencang sekali ketika dia yang sedang bersama dengan Ronny, Ronny yang baru sampai ternyata dia memilih untuk tidak melihat apa yang di lakukan oleh Rizal kepada Putrinya.
"Itu seperti suara Suster Diana, dia berteriak-teriak kencang memangil Putri Belinda."
Melinda pun langsung berlari menghampiri Suster Diana, tapi mereka di suruh menjauh karena korban yang sangat mengerikan sekali.
Suster Diana melihat jika anak tersebut memakai baju merah dan berambut panjang seperti Putri Belinda.
"Buuuuuuu, itu Putri Belinda buuu. Putri Belinda jatuh dari ketinggian."
Melinda seketika langsung menagis histeris ketika melihat jasad korban yang di masukkan ke dalam kantong kuning.
Melinda pun langsung tidak sadarkan diri dan Ronny yang berada di belakang Melinda dia pun langsung menghampiri petugas yang membawa kantong plastik kuning tersebut.
Ronny memastikan bahwa yang ada di dalam kantong plastik berwarna kuning tersebut adalah Putri Belinda.
Tapi wajah yang sudah tidak bisa terlihat karena luka yang sangat parah, baju yang berwarna merah yang membuat Ronny yakin jika itu adalah Putri Belinda.
"Ini adalah anak saya Putri Belinda, tidak usah di bawa lagi ke Rumah Sakit."
Ronny merasa sangat sesak sekali ketika dia melihat sendiri jasad Putri Belinda, walaupun bukan dia yang melakukan nya tapi Ronny begitu sangat sedih sekali.
Ronny kembali dan Suster Diana pun langsung bertanya kepada Ronny.
"Apakah benar itu adalah Putri Belinda,???? dia yang memakai gaun merah dan apakah sudah jelas jika itu adalah Putri Belinda ketika melihat wajah nya?."
Ronny mengangguk kan kepala nya dan membuat Suster Diana tidak percaya dengan apa yang terjadi dengan Putri Belinda.
__ADS_1
"Kenapa ini bisa terjadi seperti ini,????? kenapa Putri Belinda bisa jatuh dari ketinggian seperti ini???? lalu bagaimana bisa terjadi seperti dan sekarang Putri Belinda meninggal dunia?????."
Suster Diana sampai menarik-narik kemeja Ronny dia tidak sadar melakukan hal tersebut.