
Elisabeth terbangun dari tidurnya dia langsung mandi dan memakai baju seragam nya. Sedangkan Regina yang ketiduran di sofa dia lebih membaca balasan pesan dari Melinda.
"Dia sudah mulai sibuk sekali, baiklah jika ini semua demi bisnis nya yang sukses."
Regina pun mulai bersiap-siap untuk pergi ke kantor dan sekarang juga suami nya yang pulang dari luar kota.
Regina juga tidak melupakan jika hari dia yang akan mencoba memberikan bekal untuk Putri Belinda.
"Aku berharap semua seperti yang aku inginkan, aku bisa bertemu dengan Putri Belinda."
Ketika Regina berjalan menuju ke kamar nya, Elisabeth yang sudah rapih dia melihat Omah Regina.
"Mommy bukan dia tidak pulang dia pun sekarang langsung pergi ke kantor nya, jadi sarapan pagi ini tanpa Mommy Melinda."
Mendengar perkataan Omah Regina, Elisabeth pun langsung berlari menuju ke ruangan makan dan Suster Diana tersenyum.
"Selamat pagi silahkan di makan sarapan nya."
Elisabeth melihat Suster Diana membuatkan dua bekal makanan yang berbeda.
"Untuk siapa bekal makanan itu,? isinya lebih lengkap dari pada yang punya aku."
__ADS_1
Elisabeth memperlihatkan dan Suster Diana menjawab pertanyaan nya.
"Bekal untuk Omah Regina, dia ingin di buat bekal makanan."
Elisabeth pun kembali menikmati makanan nya dan Suster Diana mulai merasa tidak melihat Melinda.
"Mommy Melinda dia di mana yaa, tumben sekali dia belum turun untuk sarapan bersama dengan kita."
Suster Diana tertuju pada pintu kamar Melinda.
"Mommy tidak pulang, dia langsung pergi ke kantor. Seperti nya Mommy sangat sibuk sekali sekarang."
Suster Diana pun seketika dia langsung terdiam dan merasa ada yang aneh karena Melinda yang tidak pernah sampai menginap.
Regina berjalan menuju ke tempat makan dan Elisabeth yang sudah selesai makan.
"Aku sudah selesai makan, aku tunggu di mobil yaa Suster Diana."
Putri Belinda pun langsung berlari begitu saja ketika Omah Regina yang baru saja datang.
"Bu Regina ini adalah pesanan bekal yang ibu inginkan, semuanya sangat lengkap sekali."
__ADS_1
Regina pun membuka bekal makanan tersebut dan ternyata di bentuk seorang anak perempuan yang memakai dress merah seperti Putri Belinda.
"Terimakasih banyak yaa Suster Diana, ini sangat bagus sekali saya suka melihatnya."
Suster Diana pun memasukkan bekal milik Elisabeth dan berpamitan kepada Regina.
"Saya pergi ke sekolah dulu yaa Bu, semoga yang memakan bekal tersebut suka."
Suster Diana pun langsung pergi dan Regina merasa sangat terharu sekali.
"Andaikan Suster Diana mengetahui jika bekal makanan ini untuk Putri Belinda, tapi untuk sekarang aku lebih baik tidak banyak bicara."
Regina pun lebih memilih untuk tidak sarapan dia membawa bekal makanan tersebut dan berniat untuk langsung pergi ke Putri Belinda Parfume.
Regina pun berjalan menuju ke mobil nya dia memilih untuk mengendarai mobil nya sendiri.
"Kamu harus tenang Regina dan yakin jika hari ini kamu bisa bertemu dengan Putri Belinda."
Regina pun menyalakan mesin mobil nya di perjalanan menuju ke toko Parfume tersebut Regina merasa sangat gugup sekali dia tidak tahu apa yang akan terjadi di sana.
"Putri Belinda, Omah datang sayaaaaang. Omah ingin sekali bisa memeluk kamu sayaaaaang. Omah yang tidak pernah tahu kamu dari mulai kamu dilahirkan di dunia ini."
__ADS_1
Regina pun akhirnya sampai di depan toko Parfume tersebut dia pun membuka pintu mobil nya dan mulai berjalan menuju ke dalam toko.