
Mommy Melinda mencoba untuk memberikan pengarahan terhadap Elisabeth tentang Omah Regina.
"Sayang, tidak seharusnya kamu selalu berpikiran negatif terhadap Omah Regina. Dan sikap kamu jangan selalu seperti itu yaa sayang karena bagaimana pun juga Omah Regina itu adalah Ibu dari Mommy dan kamu yang sudah menjadi bagian dari keluarga ini harus lebih bersikap lebih baik lagi yaa sayang."
Elisabeth pun hanya bisa menganggukkan kepalanya dan dia melihat tidur di perjalanan dari pada harus membicarakan tentang Omah Regina yang jelas-jelas membawa kembali Putri Belinda di dalam keluarga baru nya.
Mommy Melinda pun sampai menghelakan nafas panjang melihat Elisabeth yang lebih memilih untuk tidur seperti tidak mau mendengar perkataan nya.
Di saat Mommy Melinda dan juga Elisabeth masih dalam perjalanan menuju ke tempat tujuan mereka.
Suster Diana yang sudah merasa siap dia pun langsung menghampiri Regina.
"Kamu cantik sekali Suster Diana ketika tidak memakai baju seragam, ayo kita segera datang untuk bertemu dengan Putri Belinda dia seperti nya sudah menunggu kedatangan kita berdua."
Suster Diana dan juga Regina mereka berdua segera masuk ke dalam mobil dan Regina melihat wajah Suster Diana yang begitu sangat bahagia sekali.
"Terimakasih banyak Bu Regina, akhirnya saya bisa bertemu dengan buah hati saya. Putri Belinda sudah saya anggap seperti anak saya karena dia sejak bayi sudah saya rawat."
Suster Diana meneteskan air mata nya ketika dia yang mengingat kembali anak nya yang seumuran dengan Putri Belinda di ambil oleh suaminya di saat masih usia dua bulan.
"Apakah kamu juga sudah berkeluarga,? dan mempunyai seorang anak?."
Regina mulai penasaran pada kehidupan Suster Diana.
__ADS_1
"Saya mempunyai anak perempuan yang seumuran dengan Putri Belinda tapi anak saya di ambil oleh suami saya dan ini yang membuat saya begitu sangat mencintai Putri Belinda karena saya merasa jika Putri Belinda seperti anak saya sendiri."
Regina merasa sangat kasihan sekali dengan Suster Diana yang harus kelihatan anak nya.
"Apakah sekarang anak mu itu masih hidup,? atau kamu tidak pernah tahu bagaimana kabar anak perempuan mu itu."
Suster Diana menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
"Aku tidak tahu apakah dia masih hidup atau tidak, tapi aku hanya berharap dia bahagia bersama dengan Ayah nya."
Regina memberikan tissue kepada Suster Diana dan Suster Diana pun langsung menghapus air mata nya.
"Aku tidak boleh kelihatan sedih di hadapan Putri Belinda, aku harus bahagia."
"Lebih baik kamu memakai bedak dan listrik yaa agar kamu kelihatan lebih segar dan cantik karena kita yang sehari-hari melihat kamu yang begitu sangat polos sekali."
Suster Diana pun mengikuti apa yang di katakan oleh Regina dia mencoba untuk sedikit merias wajah nya.
Suster Diana terlihat sangat cantik sekali dan membuat Regina merasa pangling melihat Suster Diana.
Setelah selesai make up, Regina kembali menjalankan mobilnya dan akhirnya mereka berdua pun sampai di depan pintu gerbang Putri Belinda Parfume.
"Aku merasa kasihan dengan Putri Belinda yang harus tinggal di toko, aku akan memberikan apartemen untuk di tempati oleh Ronny dan Putri Belinda. Bisakah saja Rizal yang tinggal di toko tersebut."
__ADS_1
Regina memasukkan mobil nya dan Rizal langsung keluar dari toko karena dia mengenal mobil Regina.
"Seperti ibu Regina sudah datang."
Rizal pun langsung menghampiri mobil tersebut dan dia begitu sangat terkejut sekali ketika melihat Suster Diana yang berbeda dengan sebelumnya.
"Selamat pagi menjelang siang Pak Rizal."
Regina memperhatikan Rizal yang terus menerus memandangi wajah Suster Diana.
"Apakah kamu terpesona dengan kecantikan Suster Diana,? tidak usah malu-malu seperti itu."
Regina pun memilih untuk berjalan cepat dan meninggalkan mereka berdua.
Melihat Regina yang sudah sampai di depan pintu toko, Suster Diana pun langsung berlari menghampiri Regina.
"Wow cantik sekali Suster Diana, tidak seperti yang aku lihat sehari-hari yaa. Ternyata wanita polos itu berubah menjadi princess ketika dia ber make up."
Rizal pun langsung menghampiri mereka berdua dan mengantarkan ke kamar Putri Belinda yang berada di lantai tiga.
Ronny memperhatikan Rizal yang terus saja mendekati Suster Diana.
"Seperti nya akan ada sebuah pernikahan setelah drama Putri Belinda."
__ADS_1
Ronny merasa setuju jika Rizal bersama dengan Suster Diana karena Ronny mengetahui jika Suster Diana itu wanita yang baik.