
Hari pertama Elisabeth tanpa ada Melinda di rumah dia menundukkan wajahnya keluar dari kamar dan berjalan menuju ke tempat makan.
Suster Diana melihat Elisabeth yang seperti tertekan dia pun langsung menghampiri Elisabeth.
"Bersikaplah seperti biasanya tidak harus seperti ini sampai menundukkan kepalanya dan wajah mu yang sedih seperti ini."
Suster Diana menghapus air mata Elisabeth.
"Aku takut di usir oleh Omah Regina dan aku harus bagaimana jika hal itu terjadi dengan ku."
Seperti nya Elisabeth mengingat perkataan Suster Diana.
"Cukup diam dan ikuti apa yang di katakan oleh Omah Regina, dan ingat yaa jaga perasaan Putri Belinda. Karena bagaimana pun juga Putri Belinda itu lebih tinggi dari pada kamu."
Elisabeth menganggukkan kepalanya dia mengerti dengan apa yang di katakan oleh Suster Diana dan mereka pun berjalan menuju ke tempat makan.
Tapi ternyata tidak ada siapapun di tempat tersebut dan seperti nya Omah Regina yang sudah menjemput Putri Belinda.
__ADS_1
"Aku sarapan pagi di dalam mobil nya biar lebih cepat kita berangkat."
Suster Diana pun menyiapkan bekal makanan dan juga sarapan pagi untuk Elisabeth.
"Apakah Suster Diana membuat bekal untuk Belinda,? kenapa dia selalu saja ingin di buatkan bekal makanan."
Elisabeth merasa tidak suka jika Suster Diana harus di buatkan bekal oleh Suster Diana.
"Tidak, Putri Belinda tidak lagi di buatkan bekal makanan karena dia sudah mendapatkan makanan khusus dari Omah Regina memesan makanan yang lebih bagus."
Elisabeth merasa tidak terima ketika Putri Belinda yang harus di perlakukan sangat spesial sekali dia pun langsung masuk ke dalam mobil dan membuka bekal sarapan pagi nya.
Suster Diana tidak mendengar perkataan Elisabeth dia pun fokus pada perlengkapan yang di bawa oleh Elisabeth.
Suster Diana melihat Elisabeth yang sangat lahap sekali makan nya dan membuat dia merasa jika Elisabeth memang menyukai makanan nya.
Mereka berdua akhirnya sampai di sekolah dan ternyata berbarengan dengan Putri Belinda dan juga Omah Regina.
__ADS_1
Putri Belinda tersenyum kepada Elisabeth tapi Elisabeth mengabaikan nya dia lebih menarik tangan Suster Diana agar menjauh dari Putri Belinda.
Suster Diana tidak mengerti dengan Elisabeth dia merasa percuma selalu memberitahu Elisabeth jika dia harus bersikap baik kepada Putri Belinda.
"Kenapa dia sangat sombong sekali yaa, padahal dia hanya akan adopsi saja. Andaikan Melinda mengetahui semua ini maka dia pasti akan marah."
Omah Regina langsung membawa Putri Belinda masuk ke dalam kelas nya, dan dia pun langsung berkata kepada teman-teman yang ada di dalam kelas.
"Anak-anak besok Omah dan Putri Belinda mengajak kalian semua untuk bermain-main bersama di wahana permainan anak yaa, anggap saja itu adalah salam perkenalan untuk kalian semua dari Putri Belinda."
Semua anak-anak di dalam kelas bersorak gembira kegirangan sedangkan Putri Belinda terdiam dan Elisabeth merasa sangat kesal sekali.
"Wah ternyata Putri Belinda itu memang terlahir kaya sejak lahir nya, apapun yang dia inginkan pasti langsung dia dapat kan. Beruntung sekali menjadi Putri Belinda."
Veronica langsung tersenyum manis kepada Elisabeth.
"Walaupun sekarang kamu hanya dengan Omah kamu tapi kenyataannya Omah kamu yang punya segalanya, terimakasih loh Putri Belinda."
__ADS_1
Elisabeth merasa sangat kesal dan beruntung nya ibu guru yang sudah datang sehingga mereka semua langsung seketika terdiam.