Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode 07.


__ADS_3

Suster Diana yang sudah melakukan pemeriksaan dia langsung mengirimkan pesan kepada Melinda.


*Bu, saya sudah membawa Putri Belinda ke Dokter Specialis Anak dan Putri Belinda harus menjalankan terapi khusus seminggu dua kali*


Melinda merasa sangat terkejut sekali ketika membaca pesan dari Suster Diana, dia yang baru saja mendapatkan kebahagiaan bersama dengan suaminya tapi dia juga yang merasa kesedihan dengan apa yang sudah terjadi dengan Putri nya.


*Suster Diana saya mohon jaga baik-baik Putri Belinda, berapa saya akan membayar nya jika terjadi sesuatu dengan Putri Belinda*


*Baik Bu Melinda saya akan menjaga baik-baik Putri Belinda, ibu tidak usah menghawatirkan kondisi Putri Belinda dia akan baik-baik saja bersama dengan saya sekarang ibu lebih baik fokus dengan pekerjaan ibu saja*


*Terimakasih banyak Suster Diana*


Melinda terlihat sangat lemas sekali ketika sudah mengirimkan pesan kepada Suster Diana, Ronny memperhatikan istri nya tersebut seperti nya terjadi sesuatu dengan Putri nya.


"Ada apa Melinda, kenapa wajah kamu sedih seperti itu. Apa yang sudah terjadi dengan Belinda?."


Melinda memeluk erat tubuh suaminya tersebut dia menagis di pelukan suaminya.

__ADS_1


"Belinda dia harus melakukan terapi seminggu dua kali, aku merasa sangat sedih sekali Pap. Dia masih kecil loh dia baru satu tahun usia nya tapi dia harus melakukan ini semua."


Ronny mencoba untuk menenangkan perasaan dan pikiran Melinda.


"Melinda kamu jangan sampai berpikiran negatif terhadap Belinda, dia akan normal akan sama seperti anak-anak yang lain nya."


Ronny mengetahui jika istri nya pasti berpikiran negatif terhadap Putri Belinda.


"Ingat perjuangan kamu untuk bisa hamil Belinda, penantian panjang selama tujuh tahun. Dan sekarang Belinda seperti ini saja kamu seperti merasa putus asa langsung berpikiran negatif ke mana-mana."


Melinda melepaskan pelukan erat nya dia pun menghapus air mata nya.


Melinda pun mulai merasa semangat kembali dia kembali dengan pekerjaan dan mencoba untuk melupakan semua yang terjadi.


Ketika Melinda sibuk sekali dengan pekerjaan nya, Suster Diana pun juga sibuk dengan Putri Belinda.


Pada saat hendak masuk ke dalam mobil, tiba-tiba saja Putri Belinda menangis kencang sekali tanpa sebab dan membuat Suster Diana merasa sangat terkejut sekali.

__ADS_1


"Putri Belinda sayaaaaang kamu kenapa Nak,?"


Tubuh Putri Belinda tiba-tiba saja langsung panas dan Suster Diana pun merasa sangat hawatir sekali.


"Pak supir saya tidak jadi pulang ini tubuh Putri Belinda tiba-tiba saja panas lebih baik saya kembali ke dalam yaa."


Suster Diana kembali masuk ke dalam dia terlihat sangat gugup sekali karena Putri Belinda yang tidak henti-hentinya dia menagis histeris seperti kesakitan.


"Astaga, ada apa lagi dengan Putri Belinda. Dia sakit apa lagi kasihan sekali dia masih kecil sudah harus seperti ini."


Suster Diana langsung membawa Putri Belinda ke ruangan dan dia langsung di periksa oleh Dokter.


Suster Diana menunggu hasil pemeriksaan Dokter, dia memegang handphone dia hendak memberitahu kepada Melinda tapi baru saja dia mengirimkan pesan kepada nya.


"Aku merasa sangat binggung sekali harus bagaimana yaa, jika aku menghubungi Ibu Melinda dia pasti tidak akan tenang untuk bekerja tapi jika sampai tidak memberitahu kepada orang tua nya aku takut terjadi sesuatu dengan Putri Belinda."


Suster Diana lebih memilih untuk menunggu hasil pemeriksaan dari Dokter.

__ADS_1


"Semoga saja baik-baik saja dan tidak harus di rawat inap, kasihan sekali kamu Nak yang sabar yaa akan ada pelangi setelah hujan."


Suster Diana menunggu dia terlihat sangat panik sekali karena dia yang baru saja di tugaskan untuk menjadi Suster untuk Belinda tapi Belinda langsung masuk ke Rumah Sakit. Walaupun dia tahu jika itu bukan kesalahan dan keinginan nya.


__ADS_2