Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode 54.


__ADS_3

Ronny telah kehilangan orang yang berperan penting dalam bisnis nya, Ronny begitu sangat angkuh sekali sampai dia merasa bisa menjadi pemimpin tanpa bantuan orang-orang yang membuat bisnis nya lancar.


Ronny pergi ke lantai 3 untuk beristirahat karena dia begitu sangat lelah sekali, di saat Ronny yang yang langsung membaringkan tubuh nya dan mematikan lampu Ronny merasa ada sentuhan dingin pada punggung nya seperti sentuh tangan mungil yang mencoba untuk memeluk tubuh nya dari belakang.


Ronny tidak mau menanggapi nya, dia pun memilih untuk diam dan sekarang tidur.


*** Keesokan harinya ***


Suster Diana selesai memberikan sarapan untuk Melinda, dia pun langsung memberikan obat agar Melinda tidak teriak-teriak kembali.


"Bu, saya ke dapur dulu yaa. Untuk mengambil buah-buahan untuk ibu."


Melinda hanya menganggukkan kepalanya dia pun mengambil remote untuk menyalakan televisi.


Melinda langsung menonton acara pembukaan toko parfume baru Ronny.


Acara yang sangat spesial sekali dan Ronny dengan percaya dirinya dia pun menyampaikan kata sambutan pada para wartawan yang sudah menunggu nya.

__ADS_1


Para wartawan mencari sosok Melinda yang tidak ada di samping Ronny, karena biasanya Melinda yang selalu menyambut para wartawan dan tamu yang datang.


Melinda yang melihat acara tersebut dia menunjukkan tangan nya ke arah televisi.


"Jahat sekali dia orang jahat aku benci dia."


Melinda tiba-tiba kembali berteriak kencang dan Suster Diana yang sedang berada di dapur dia langsung menghampiri Melinda dan meninggalkan buah-buahan, yang akan di berikan kepada Melinda.


"Ibuuuuuu, ada apa Buu. kenapa harus teriak-teriak seperti ini."


Suster Diana pun melihat nya ternyata Melinda yang sedang menonton acara peresmian pembukaan toko baru untuk produk parfume nya.


Suster Diana melihat Ronny yang terlihat sangat sombong sekali dan dia pun berkata.


"Mulai sekarang BELINDA Parfume akan di gantikan nama nya menjadi ROMEO Parfume dan mulai sekarang saya yang menjadi pemilik ke 7 toko ROMEO Parfume."


Pernyataan Ronny pun membuat orang-orang yang ada di sana terkejut mendengar nya dan tiba-tiba saja ada yang melambai tangan nya untuk bertanya kepada Ronny.

__ADS_1


"Bolehkah saya bertanya,? lalu di mana Ibu Melinda kenapa dia tidak datang ke sini dan juga apa alasan anda untuk menganti nama Parfume tersebut bukan kah putri cantik anda yang mengalami kecelakaan sampai meninggal."


Dokter Robby menyamar dan membuat tidak ada yang mengenalnya.


Pertanyaan Dokter Robby membuat Ronny merasa bingung sekali untuk menjawab apa karena yang biasa menjawab pertanyaan itu adalah Melinda.


Dokter Robby terus saja memandangi wajah Ronny yang pucat dan kebingungan.


"Hmmmmm, masalah Melinda yang tidak bisa day saya tidak bisa bisa menjawab nya karena itu merupakan bukan untuk konsumsi publik, dan jika alasan kenapa saya Menganti nama nya nama Romeo bisa lebih banyak yang mencari nya."


Merasa ketakutan dengan pernyataan yang lain, Ronny memilih untuk langsung pada acara intinya yaitu pengguntingan pita dan peresmian di buka nya toko tersebut.


Melinda menagis ketika Ronny yang melakukan nya sendirian.


"Ronny sudah tidak membutuhkan ku lagi, dia serakah sekali ingin mengambil semua nya dari ku."


Melinda begitu sangat emosional sekali dengan suaminya, dia merasa di khianati dan di buang begitu saja oleh suaminya.

__ADS_1


__ADS_2