
Melinda mulai membicarakan rencana nya bersama dengan Elisabeth, mereka yang ingin pergi ke pantai asuhan.
"Suster Diana, kita berencana untuk datang ke pantai asuhan nanti di saat Elisa libur sekolah. Elisa ingin memberikan produk Parfume terbaru kita yang di beri nama Elisabeth Parfume."
Suster Diana tersenyum dia mengetahui jika tujuan Elisa hanya pamer kepada teman-teman yang ada di pantai asuhan.
"Saya ikut saja rencana ibu dan Elisa, jika memang kalian berdua ingin ke pantai asuhan hari libur."
Suster Diana merasa jika dia pergi ke pantai asuhan dia bisa bertemu dengan Merry, Suster Diana ingin sekali bisa dekat dengan Merry.
"Yasudah sayaang, lebih baik sekarang kamu pulang ke rumah yaa. Karena sangat membosankan sekali jika kamu hanya berada di toko ini."
Elisa pun mulai merencanakan rencana karena dia yang merasa jika Mommy Melinda yang sudah sangat sayang kepada nya.
"Mommy, bolehkah aku meminta uang. Aku ingin sekali membeli mainan dan juga pakaian."
Suster Diana menundukkan kepalanya dia merasa Elisa yang sudah berani meminta apapun kepada Melinda.
"Boleh sayaaaaang, nanti Ibu berikan uang nya yaa sama Suster Diana."
__ADS_1
Melinda mengeluarkan dompetnya dia mengeluarkan uang yang banyak dari dompet nya.
"Ini Suster Diana 10 juta untuk Elisa yang ingin membeli mainan dan juga pakaian atau peralatan untuk Elisa."
Elisa begitu sangat terkejut sekali ketika melihat banyak nya uang yang di berikan oleh Mommy Melinda untuk dirinya.
"Terimakasih banyak Mommy, sangat baik sekali Mommy. Aku sayang Mommy."
Elisa memeluk erat tubuh Melinda dia begitu sangat senang sekali.
"Yasudah sekarang lebih baik kamu pergi bersama dengan Suster Diana yaa, hati-hati yaa sayang. Mommy di sini sedang banyak pekerjaan."
"Suster Diana, aku ingin mainan yang banyak yaa. Dan pakaian sepatu dan tas juga, aku ingin setiap hari ke sekolah memakai sepatu dan tas yang berbeda-beda karena aku adalah anak yang sangat berkecukupan."
Suster Diana hanya bisa terdiam saja, dia tidak mau banyak bicara karena dia melihat Melinda yang begitu sangat menyayangi Elissa.
Mereka berdua pun akhirnya sampai di tempat yang di tuju, dan Elisa langsung membuka pintu mobil dia berlari mencari semua yang dia inginkan.
Suster Diana hanya berada di belakang Elisa, tapi dia melihat baju merah yang begitu sangat cantik sekali. Suster Diana mengambil baju tersebut.
__ADS_1
"Aku ingin sekali bisa membelikan baju dress ini untuk Merry, dia pasti sangat cantik memakai baju ini."
Elisa memperhatikan Suster Diana yang sedang memegang baju dress yang berwarna merah tersebut.
"Untuk siapa baju dress merah itu yaa, bukan kah Suster Diana tidak mempunyai anak perempuan."
Karena merasa penasaran akhirnya Merry pun menghampiri Suster Diana.
"Suster Diana, untuk siapa baju itu ?."
Suster Diana begitu sangat terkejut sekali ketika dia mendengar suara Elisabeth.
"Untuk Merry, Suster Diana ingin membelikan nya karena warna kulit nya yang sangat putih sekali walaupun belum pernah melihat wajah jelas nya."
Elisabeth pun mengatakan sesuatu yang tidak pernah di ketahui oleh Suster Diana tentang Merry.
"Warna kulit Merry memang sangat putih sekali seperti salju tapi wajah Merry itu tidak semulus kulit nya, wajah banyak memar dia sangat tidak cantik sekali."
Merry tidak mau ada yang memuji orang lain selain dirinya.
__ADS_1