
***Keesokan harinya***
Elisabeth yang kelihatan begitu sangat ceria sekali dia sangat bersemangat untuk sekolah.
"Hari ini aku sangat semangat sekali, aku ingin secepatnya masuk ke sekolah."
Suster Diana pun menyiapkan bekal makanan untuk Elisabeth, dia menunggu di kursi depan memakan roti dan meminum segelas susu hangat.
Melinda melihat Elisabeth yang begitu sangat ceria sekali dia pun langsung menghampiri nya.
"Apa yang membuat kamu begitu sangat ceria sekali hari ini tidak seperti biasanya,? apakah kamu yang benar-benar sudah merubah sikap mu menjadi lebih baik?."
Elisabeth tersenyum manis kepada Melinda.
"Aku akan bersikap lebih baik lagi, Mommy akan melihat nya. Aku tidak akan lagi berbuat nakal di sekolah."
Elisabeth harus bisa meyakinkan kepada Mommy nya jika dia bisa menjadi anak yang di inginkan nya, walaupun sebenarnya Elisabeth yang sedang ingin melakukan sesuatu di sekolah nya.
__ADS_1
"Baiklah Sayaaaaang segera berangkat ke sekolah, lihat Suster Diana yang sudah menyiapkan bekal untuk kamu di sekolah."
Elisabeth pun berpamitan dengan Melinda dia langsung berlari karena melihat Regina dan suaminya yang baru keluar dari kamar nya.
Elisabeth yang sangat tidak menyukai Regina bahkan dia pun memiliki rencana agar Mommy nya bisa pindah dari rumah tersebut.
"Ayo Suster Diana, aku tidak mau selalu saja di berikan nasihat yang sangat panjang sekali."
Elisabeth pun langsung berlari membuka pintu mobil nya dan Suster Diana pun mengikuti Elisabeth di perjalanan menuju ke sekolah tidak ada yang mencurigakan. Elisabeth terlihat diam dan tenang sekali sampai akhirnya mereka berdua pun sampai di depan pintu gerbang sekolah.
Suster Diana memegang erat tangan Elisabeth, dia pun sampai mengantar nya sampai ke dalam kelas.
Suster Diana melihat Veronica yang baru saja datang ke kelas, Elisabeth pun tersenyum manis kepada Veronica.
"Selamat pagi Veronica, semoga hari ini menyenangkan."
Veronica mengabaikan perkataan Elisabeth dia merasa semua itu tidak nyata, Veronica pun merasa semakin berhati-hati dengan Elisabeth.
__ADS_1
"Seperti nya hari ini sikap ku harus baik dengan Veronica, karena aku yang tidak mau rencana ku gagal. Aku ingin mereka percaya bahwa aku ini memang sangat baik sekali dan apapun yang terjadi dengan Veronica aku tidak akan pernah di salahkan."
Ucap Elisabeth di dalam hati nya, dia terus saja tersenyum kepada Veronica dan akhirnya guru pun datang dia melihat Elisabeth dan juga Veronica.
"Elisabeth dan Veronica, semoga kalian berdua bisa bersikap baik yaa satu sama lain nya yaaa. Tidak bertengkar lagi yaa, kalian berdua harus berkawan baik."
Elisabeth pun langsung berdiri dari tempat duduk nya.
"Bu guru, aku ingin berteman baik dengan Verona karena kemarin pulang sekolah aku sudah meminta maaf kepada Veronica. Aku benar-benar ingin berteman dengan Veronica."
Veronica pun langsung membalikkan badannya dia melihat Elisabeth, tapi ntah mengapa Veronica yang tidak percaya dengan perkataan Elisabeth.
"Bagaimana Veronica apakah kamu juga ingin berteman dengan Elisabeth,? Elisabeth sudah bersungguh-sungguh loh ini menjadi teman baik kamu."
Veronica pun tersenyum tipis kepada Ibu guru.
"Maafkan aku Elisabeth, aku tidak mau menjadi teman baik kamu. Kita cukup kenal nama saja yaa di sekolah, menurut aku jika seseorang sudah berbuat jahat dia pasti selalu mengulangi kejahatan nya."
__ADS_1
Elisabeth merasa sangat kesal sekali ketika mendengar perkataan dari Veronica.