Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode 06.


__ADS_3

Melinda merasa sangat menghawatirkan sekali kondisi Belinda tapi dia harus proporsional dengan pekerjaan dengan berat hati Melinda pun membiarkan Suster Diana yang membawa Belinda ke Dokter Specialis Anak.


*Suster Diana, saya akan mentransferkan uang untuk kamu besok pagi ke Dokter Specialis Anak, maafkan saya yang tidak bisa pulang untuk menemani kalian berdua karena saya yakin sudah terkait kontrak pekerjaan*


Melinda pun mencoba untuk menenangkan pikiran dan perasaan dia tidak boleh terlihat sedih di hadapan semua orang yang ada di acara tersebut.


Melinda kembali menghampiri suami nya dan mengobrol kembali seakan tidak terjadi apa-apa dengan anak nya.


Suster Diana yang membaca pesan tersebut dia pun merasa sangat kasihan sekali melihat Belinda yang kekurangan kasih sayang kedua orang tuanya.


"Kasihan sekali kamu sayaaaaang, kamu memang terlahir dari keluarga yang sangat banyak harta tapi kamu tidak bisa memiliki kasih sayang kedua orang tua mu."


Suster Diana semakin menyayangi Belinda dan dia melihat ada transferan untuk yang sudah di kirimkan oleh Melinda.


"Uang nya sudah di ditransferkan lebih aku sekarang pergi ke Rumah Sakit, cepat lebih baik."

__ADS_1


Suster Diana bersiap-siap untuk pergi bersama dengan Putri Belinda, dia menghampiriku salah satu supir pribadi.


"Pak, tolong antarkan saya ke Rumah Sakit Bunda. Saya akan membawa Putri Belinda ke Dokter Specialis Anak."


Supir pribadi tersebut pun terkejut ketika mendengar perkataan Suster Diana.


"Ada apa dengan Putri Belinda, apakah dia sakit ketika di tinggalkan oleh orang tua nya?."


Tampak wajah supir tersebut begitu sangat panik sekali.


"Nanti saya ceritakan di perjalanan yaa, sekarang lebih baik ayo kita berangkat sekarang juga."


Suster Diana pun mulai menceritakan semuanya kepada supir tersebut.


"Kondisi Putri Belinda sangat lemas sekali, dia tidak seperti bayi di usia nya. Saya akan membawa Putri Belinda agar bisa mendapatkan penanganan khusus dari Dokter."

__ADS_1


Supir tersebut merasa sangat kasihan sekali karena dia tahu perjuangan untuk bisa hamil dan melahirkan Putri Belinda harus menunggu sampai 7 tahun lamanya.


"Semoga saja cepat teratasi yaa, kasihan sekali jika Putri Belinda harus bulak-balik Rumah Sakit."


Suster Diana pun berharap yang terbaik untuk Putri Belinda. Dan akhirnya mereka pun sampai di Rumah Sakit Besar tersebut, Suster Diana langsung masuk ke dalam dan melakukan pendaftaran serta menuggu panggilan.


Suster Diana melihat Putri Belinda yang tidak menangis dia tersenyum ketika Suster Diana menatap wajah nya.


"Sayaaaaang, mungkin sampai kamu besar kamu akan selalu bersama dengan Suster Diana yaa. Tidak apa-apa yaa sayang yang penting Suster Diana akan selalu sayaaaaang kepada kamu yaa."


Akhirnya nama Putri Belinda pun dia panggil dan Suster Diana langsung masuk menjelaskan apa yang terjadi dengan Putri Belinda.


Dokter pun melakukan pemeriksaan yang akhirnya menetapkan jika Putri Belinda harus melakukan terapi.


Suster Diana pun merasa sangat sedih sekali tapi dia harus tetep bersemangat karena Putri Belinda yang merupakan tanggung jawab nya.

__ADS_1


"Baiklah Dok, saya menginginkan yang terbaik untuk Putri Belinda. Karena apapun itu orang tua nya pasti akan mampu membayar berapa pun biaya."


Dokter Spesialis Anak tersebut menyarankan agar Putri Belinda di terapi seminggu dua kali.


__ADS_2