
Tanpa sepengetahuan Rizal, Ronny malam-malam pergi ke suatu tempat yang bisa membuat usaha nya lancar tapi dengan syarat dia akan kehilangan salah satu pegawai nya.
Ronny sudah tidak tahu harus bagaimana lagi karena dia memang sudah tidak mempunyai perasaan, Ronny menjalankan apapun demi bisa mendapatkan banyak uang walaupun dia harus mengorbankan nyawa pegawai nya sendiri.
"Aku akan jauh lebih sukses daripada Melinda, lihat saja nanti kesuksesan ku akan lebih tinggi."
Rizal menarik tangan Ronny dia yang ingin membicarakan rencana nya.
"Aku ingin bicarakan dengan mu Ronny, ayolah sekarang kita segera pergi ke lantai tiga yaitu ruangan istrirahat mu."
Ronny pun akhirnya mengikuti keinginan Rizal dan mereka berdua pun akhirnya dalam satu ruangan.
"Nanti malam aku akan mendatangkan Irene, dia adalah wanita yang bisa melihat mahluk tidak kasat mata. Jadi kita bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di balik gedung ini sebenarnya."
__ADS_1
Ronny merasa tidak tertarik tapi dia juga seperti harus mengikuti apa yang di inginkan oleh Rizal.
"Baiklah jika itu adalah keinginan mu Rizal, hadirkan wanita hebat itu nanti malam. Tapi jika terjadi sesuatu dengan nya, kamu jangan sampai kaget dengan apa yang terjadi kepada nya. Karena aku merasa kekuatan mistis dalam gedung ini sangat besar sekali."
Rizal pun sedikit merasa ketakutan tapi ini dia lakukan untuk menghilangkan rasa penasaran nya.
"Baiklah Ronny, tapi kita harus bisa bersama yaa untuk menghadapi semuanya."
Karena merasa sudah selesai pembicaraan mereka berdua Ronny dan Rizal di kejutkan dengan melihat pegawai wanita yang jatuh tergeletak di lantai dengan banyak nya darah segar yang keluar dari tubuh nya.
Rizal memeriksa detak nadi nya yang sudah sangat melemah sekali sedangkan Ronny melihat ke lantai bawah para pembeli nya yang begitu sangat banyak sekali.
"Kita tidak mungkin membawa nya ke bawah dengan sedang banyak nya pembeli di bawah sana, sudah kita biarkan saja dia masukkan ke dalam gudang setelah itu kita buang mayat wanita itu."
__ADS_1
Rizal begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Ronny yang sudah tidak mempunyai hati nurani, dia memperlakukan pegawai sudah seperti binatang saja.
"Ronny, apakah ini ada kaitannya dengan ramai toko mu ini dengan menjadi kan korban pegawai mu. Kamu benar-benar tidak mempunyai hati Ronny."
Ronny mengangkat pegawai wanita itu yang sudah tidak bernyawa dia buang dari jendela belakang gedung.
"Aku akan membuangnya ke belakang gedung, dan kamu bersihkan darah-darah yang ada lantai setelah itu pergi untuk membuang mayat wanita ini."
Rizal dengan tangan yang bergetar dia pun mengikuti apa yang di katakan oleh Ronny, Ronny membungkus tubuh pegawai tersebut dengan kain dan langsung membuang dari jendela.
Rizal benar-benar tidak mengerti kenapa Ronny sampai bisa seperti ini hanya karena ingin mendapatkan uang.
Setelah selesai membersihkan Ronny langsung menarik tangan Rizal untuk menuju ke belakang gedung.
__ADS_1
Rizal tidak percaya dengan banyak pembeli yang sampai membuat mereka berdua kesusahan untuk bisa keluar dari toko tersebut.
Rizal dan Ronny tetap berusaha untuk keluar karena mereka berdua tidak mau sampai ada orang yang mencurigai mereka berdua, Rizal dan Ronny masuk ke dalam mobil nya untuk menuju ke belakang gedung tersebut.