Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode *262*


__ADS_3

Regina melihat Putri Belinda yang kehilangan sangat tegar sekali.


"Belinda apakah Elisabeth berkata sesuatu dengan mu sayang,? dia membuat kamu sakit hati dengan perkataan nya?."


Putri Belinda tersenyum tipis kepada Omah nya.


"Dia takut kehilangan Mama Melinda dan aku bilang aku tidak akan mengambil Mommy nya itu tapi dia tetap merasa sangat ketakutan sekali dan terus menerus menangis ketika melihat ku."


Regina ingin sekali mempertemukan Putri Belinda dengan Melinda tapi dia takut Ronny yang marah dan tidak lagi mengijinkan dirinya untuk bisa bertemu dengan Putri Belinda.


"Dan kamu pun tadi hanya tersenyum tipis sambil melambaikan tangan saja kepada Suster Diana,? kamu tidak merindukan Suster Diana?."


Putri Belinda tersenyum manis kepada Omah nya.


"Aku rindu Mama dan aku juga rindu Suster Diana, aku ingin memeluk mereka berdua tapi aku kembali sadar jika mereka berdua sekarang milik Elisabeth."


Putri Belinda ingin segera sampai di toko dia ingin bertemu dengan hantu Merry.


Mereka pun akhirnya sampai di toko dan Putri Belinda langsung berlari menuju ke Papa nya.


"Mulai besok aku akan sekolah bersama dengan teman yang baik-baik, aku sangat bahagia sekali Papa."


Setelah menyampaikan perasaan nya Putri Belinda pun langsung pergi ke kamar nya dan Regina menghampiri Ronny.


"Putri Belinda benar-benar berubah, dia menjadi anak yang tegar dan berani bahkan dia pun tidak menghampiri Suster Diana. Dia hanya tersenyum tipis dan melambai tangan."

__ADS_1


Ronny merasa berhasil dirinya yang sudah bisa merubah Putri Belinda seperti yang dia inginkan.


"Ya, aku lebih suka Putri Belinda seperti ini karena aku yakin Elisabeth itu sangat berbahaya sekali untuk Putri Belinda."


Regina pun merasakan hal yang sama dia pun memilih untuk berpamitan dengan Ronny karena harus pergi ke kantor nya.


"Ibu pergi ke kantor dulu, Putri Belinda akan ibu antarkan di ke sekolah setiap hari."


Regina pun pergi dan dia pun masuk ke dalam mobil nya.


Ronny bisa bernafas lega ketika mendengar Putri Belinda yang bisa berubah seperti yang dia inginkan.


Putri Belinda masuk ke dalam kamar nya dia menutup rapat pintu dan juga gorden jendela kamar nya.


Putri Belinda duduk di atas tempat tidur nya dan Merry pun hadir di samping Putri Belinda.


Putri Belinda melihat wajah Merry yang sangat pucat sekali.


"Belinda kamu harus berhati-hati yaa, seperti nya akan ada orang jahat yang sedang mengintai mu sekarang."


Putri Belinda pun merasa sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan tersebut.


"Siapa yang akan menyakiti aku, siapa yang akan berbuat seperti itu kepada ku. Apakah itu adalah Elisabeth???."


Putri Belinda berpikir negatif terhadap Elisabeth.

__ADS_1


"Aku akan selalu melindungi mu Putri Belinda, karena aku sangat sayang kepada mu. Tapi kamu juga harus hati-hati yaa."


Merry seketika langsung menghilang dan Putri Belinda merasa akan ada seseorang yang datang ke kamar nya dan itu ternyata Om Rizal.


Om Rizal masuk dan dia melihat gorden yang di tutup.


"Kenapa harus di tutup sayang, bukan kah ini masih siang dan di kamar menjadi sangat gelap sekali."


Om Rizal membuka kembali gorden jendela tersebut dan langsung menghampiri Putri Belinda.


"Bagaimana sayang,? besok kamu sudah siap untuk sekolah?. Kamu harus semangat yaa sayang, kamu harus menjadi anak pintar dan berprestasi di sekolah."


Om Rizal mencium kening Putri Belinda dia begitu sangat sayang sekali dengan Putri Belinda.


"Om Rizal bagaimana jika ada seseorang yang ingin menyakiti ku,? karena aku merasa sangat beruntung sekali ketika aku yang masih di berikan kehidupan kembali."


Om Rizal pun langsung menatap wajah Putri Belinda.


"Siapa yang akan menyakiti mu sayang,? Om tidak akan pernah membiarkan ada seorang yang menyakiti mu sayang."


Putri Belinda merasa tenang karena ada yang melindungi nya.


"Terimakasih banyak Om Rizal yang selalu mau melindungi aku."


Putri Belinda merasa sangat beruntung sekali dia di kelilingi orang-orang yang sayang dengan nya.

__ADS_1


__ADS_2