
Melinda dengan sukses dia pun akhirnya sudah bisa menambah varian parfume terbaru untuk anak-anak.
"Nanti sore pulang kerja aku akan membagikan Parfume tersebut kepada anak-anak panti asuhan mereka pasti merasa sangat senang sekali."
Melinda mengambil banyak sekali botol Parfume dan Febrian pun memperhatikan Melinda.
"Bu Melinda untuk apa banyak nya botol Parfume ini, seperti nya Ibu Melinda akan memberikan kepada seseorang yaa."
Melinda tersenyum manis kepada Febrian.
"Nanti sore aku akan membagikan Belinda Parfume ini kepada anak-anak panti asuhan, aku berharap mereka semua akan senang menerima nya."
Febrian pun membantu Melinda memasukkan botol-botol tersebut ke dalam kotak.
"Bu Melinda sangat baik sekali, saya sangat yakin sekali mereka semuanya pasti senang mendapatkan Parfume ini."
Febrian semakin terpesona melihat kebaikan Melinda terhadap anak-anak panti asuhan.
__ADS_1
"Sekarang yang aku pikirkan adalah kebahagiaan anak-anak tersebut, mereka yang tidak mempunyai orang tua dan mereka pun tidak tahu rasanya di bacakan dongeng oleh ibu mereka sebelum tidur malam."
Lagi-lagi Melinda meneteskan air mata nya dia mengingat Putri Belinda.
"Febrian, ntah mengapa aku yang selalu merasa kehadiran Putri Belinda di saat aku bersama dengan anak-anak panti asuhan. Aku merasa dia ada diantara mereka walaupun aku sadar kembali jika Putri Belinda yang sudah meninggal dunia."
Febrian memberikan tissue kepada Melinda, agar menghapus air mata nya.
"Maafkan aku yaa Febrian, aku yang selalu saja menangis ketika bersama dengan kamu."
Melinda melanjutkan memasukkan botol-botol Parfume tersebut dan menyuruh satpam untuk membawa nya ke dalam garasi mobil nya..
Melinda pun mengangguk kan kepala dan mereka berdua mulai bersiap-siap untuk pergi karena memang sebentar lagi mereka berdua akan pergi.
Melinda menghampiri kasir dia melihat total pemasukan, dia begitu sangat terkejut sekali ketika banyak nya yang lebih menyukai Belinda Parfume varian anak-anak.
"Aku sangat tidak menyangka sekali begitu sangat banyak yang menyukai Belinda Parfume terbaru, dan menurut ku ini adalah rezekinya untuk anak-anak panti asuhan."
__ADS_1
Melinda yang lebih memilih untuk mendonasikan hasil penjualan Belinda Parfume kids kepada anak-anak yang membutuhkan.
"Kalau begitu aku pergi dulu yaa ke pantai asuhan, aku ingin membagikan uang anak-anak di pantai asuhan."
Melinda menuggu Febrian dan mereka pun memilih untuk pergi dengan satu mobil, karena Febrian dan Melinda mereka yang harus kembali ke toko nya sampai jam delapan malam.
Para pegawai melihat Melinda dan Febrian yang begitu sangat serasi sekali jika mereka berdua menjadi pasangan.
Febrian yang menjalankan mobil Melinda, dan mereka pun mulai pergi menuju ke pantai asuhan.
"Aku tidak akan memberitahu mereka tentang kedatangan ku, aku ingin memberikan surprise kepada mereka semua."
Melinda merasa tidak sabar ingin segera sampai, dia juga merasa sangat merindukan Elisa yang baru sembuh dari sakit nya.
Mereka berdua pun akhirnya sampai di depan pintu gerbang pantai asuhan, Febrian membukakan pintu mobil nya untuk Melinda.
Dan dengan bantuan dari satpam Parfume tersebut bisa masuk ke dalam panti asuhan, Merry yang sedang berada di depan jendela kamar nya dia melihat kedatangan Melinda.
__ADS_1
"Apakah kedatangan nya untuk mengadopsi Elisa, beruntung sekali Elisa."
Merry pun memilih untuk menutup jendela kamar nya, dia sedih sambil memeluk boneka kesayangan nya.