
Regina menghampiri Suster Diana dan juga Putri Belinda.
"Suster Diana seperti nya sudah waktunya kita pulang karena Melinda dia yang harus pergi ke Bali nanti sore."
Walaupun merasa sangat berat harus pisah dengan Putri Belinda tapi Suster Diana pun harus bisa melakukan nya.
"Maafkan Suster yaa sayaaaaang, sebenarnya masih ingin bersama dengan Putri Belinda tapi bagaimana lagi yaa."
Suster Diana memeluk erat Putri Belinda.
"Tidak apa-apa Suster, nanti juga kita pasti akan bersama lagi yaa."
Regina pun merasa sangat sedih melihat nya dan Suster Diana pun melepaskan pelukan erat nya.
"Omah pergi dulu yaa sayaaaaang, kamu baik-baik yaa besok kita akan bertemu lagi di sekolah."
__ADS_1
Putri Belinda pun tersenyum ketika melihat Omah Regina dan Suster Diana pergi, Ronny tidak mau Putri Belinda merasa sedih.
"Jangan sedih yaa sayang nanti juga ada saat nya kamu bisa bersama dengan Suster Diana selamanya."
Ronny membawa kembali Putri Belinda masuk ke dalam toko dan Regina dan Suster Diana dalam perjalanan menuju ke rumah nya.
"Aku merasa sangat bahagia sekali Bu, tapi aku merasa sangat sedih sekali ketika Putri Belinda yang menceritakan semuanya yang terjadi begitu sangat tega sekali seorang Ayah memperlakukan anak seperti itu."
Regina pun hanya bisa terdiam saja karena dia tidak mungkin harus marah dengan Ronny karena sekali kenyataan Ronny yang jauh lebih sayang kepada Putri Belinda.
Suster Diana pun berharap seperti itu.
"Bu, saya tidak mau di tinggalkan di rumah ya Bu. Saya tidak mau mengurus Elisabeth sendirian saya takut Elisabeth melakukan hal-hal yang membuat saya tidak bisa berbuat apa-apa."
Regina pun langsung berpikir dengan kepergian Melinda yang sampai tiga hari lamanya.
__ADS_1
"Bagaimana jika kita bawa Putri Belinda menginap di rumah selama Melinda pergi, dia juga harus mengetahui rumah Omah dan Opah nya."
Suster Diana merasa tidak setuju dengan keinginan Regina yang membawa Putri Belinda masuk ke rumah nya.
"Apakah itu tidak membuat Putri Belinda dalam permasalahan besar,? di sekolah saja mereka berdua yang selalu saja bertengkar bagaimana jika di pertemukan dalam satu rumah."
Regina merasa Suster Diana yang sekarang lebih takut kepada Elisabeth, padahal Putri Belinda itu jelas-jelas adalah yang seharusnya memiliki semuanya.
"Jika Elisabeth melakukan sesuatu kepada Putri Belinda, maka lebih baik dia keluar dari rumah. Karena rumah itu akan menjadi milik Putri Belinda dan kekayaan ku pun milik Putri Belinda jika bisnis Elisabeth Parfume. Elisabeth tidak akan mendapat apapun dari keluarga ini."
Mereka berdua pun akhirnya sampai di depan gerbang rumah, dan ternyata Melinda dan Elisabeth belum pulang.
Suster Diana memilih untuk langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk Elisabeth.
"Sampai kapan aku harus seperti ini, menyembunyikan cucu pertama ku demi untuk kesehatan mental Melinda. Maafkan Omah sayang. Sebenarnya Omah tidak tega kamu harus tinggal di dalam toko seperti itu. Kamu yang harus bahagia menikmati semuanya, semoga akan ada jalan yang terbaik untuk kamu Putri Belinda sayang."
__ADS_1
Regina menunggu kedatangan Melinda dan juga Elisabeth, dia ingin memastikan mereka pulang dengan selamat dan Melinda dalam kondisi baik-baik karena harus pergi ke luar kota.