
Mendengar perkataan Suster Diana, Ronny semakin merasa di titik terendah dalam hidupnya.
"Melinda cepat atau lambat dia pasti akan meninggalkan aku, aku harus bisa fokus pada bisnis ku. Aku akan menjual semua toko kecuali toko yang ke 7 ini yang akan aku buat maju dan sukses."
Ronny pun segera menghubungi teman-teman nya dia menawarkan ke lima toko nya tersebut.
"Semoga saja secepatnya mereka membelinya dan aku akan fokus pada satu toko saja, aku merasa gedung yang aku buat menjadi toko ini akan menjadi sukses setelah sudah banyak memakan banyak korban jiwa."
Ronny kembali menuju ke toko nya dia yang dengan selamat terbebas dari kecurigaan polisi karena Monica yang kecelakaan karena tertabrak truk.
Setelah kematian Monica para pegawai pun merasakan sesuatu yang berbeda, mereka seperti merasakan sensasi suasana yang sepi sunyi dan kadang seperti mendengar suara hentakan kaki tapi tidak ada orang sama sekali.
"Kenapa sih toko ini tidak di tutup sementara saja, sampai tujuh hari meninggal nya Monica, aku merasa seperti ada yang aneh loh seperti melihat kehadiran Monica dia kan selalu berkerja untuk menerima tamu di depan."
Para pegawai yang merasa mulai tidak betah karena kecelakaan yang terus-menerus terjadi di gedung tersebut.
Yang paling mengenaskan adalah Monica dia sampai kehilangan nyawa nya.
"Aku sih lebih baik mengundurkan diri saja, karena jujur saja aku merasa sangat ketakutan sekali berkerja di sini. Seperti nya gedung ini sebelumnya pernah terjadi sesuatu di dalam nya."
__ADS_1
Ronny pun datang ke toko nya dia melihat para pegawai nya yang sedang berkumpul karena belum ada satu orang pun pembeli di toko nya.
Mereka semuanya pun langsung menundukkan kepalanya ketika melihat kehadiran Ronny.
"Ada apa ini,? kenapa kalian terlihat sangat lemas sekali hari ini?."
Para pegawai merasa jika Ronny yang tidak mempunyai perasaan, di saat salah satu pegawai meninggal dia masih membuka toko nya tidak meliburkan.
Para pegawai nya yang ingin sekali bisa melihat untuk terakhir kalinya proses pemakaman Monica.
"Pak, di mana hati nurani bapak sebagai seorang bos. Di saat salah satu pegawai bapak meniggal dunia di depan toko ini tapi bapak tidak ada sedikit pun perasaan berduka cita dengan menutup sementara toko ini dan mengijinkan pegawai bapak untuk datang ke rumah duka."
Seketika Ronny pun langsung terdiam ketika mendengar perkataan salah satu pegawainya.
Ronny akhirnya membiarkan pegawai untuk datang ke rumah duka Monica.
"Baiklah, maafkan saya. Silahkan kalian semua pergi ke rumah duka Monica. Saya akan segera menyusul kalian semua."
Setelah mempersiapkan pegawai nya untuk pergi, Ronny memilih untuk berjalan menuju ke lantai tiga yaitu yang dia pakai sebagai kamar nya.
__ADS_1
"Ketika meniggal nya Putri Belinda, Pak Ronny langsung membeli gedung ini dan menganti nama Parfume. Sampai Ibu Melinda despresi kehilangan Putri Belinda tapi suami nya tidak mempunyai perasaan sama sekali."
Para pegawai nya pun mulai mengetahui sifat asli Ronny dan mereka semua pun dengan cepat keluar dari toko karena ingin melihat proses pemakaman Monica.
Ronny yang masuk ke dalam kamar nya dia sibuk memikirkan bagaimana cara nya agar bisnis nya bisa sukses.
"Setelah semua toko-toko ku terjual semuanya, aku akan mengadakan promosi besar-besaran sehingga membuat semua orang mengetahui kualitas produk Parfume ku ini. Dan setelah itu aku akan menaikkan harga nya dua kali lipat agar bisa mendapatkan keuntungan yang besar."
Ronny pun tersenyum dalam halusinasi nya dan dia pun duduk di sofa sambil melihat handphone nya, dia melupakan niat nya yang akan datang ke pemakaman Monica.
Ketika Ronny hendak pergi ke kamar mandi, pintu kamar mandi pun terbuka sendiri dan seperti ada hembusan angin di pundak nya yang membuat nya merasa sangat tidak nyaman sekali.
"Ahhhh, apa-apa an ini sangat menggangu sekali."
Ronny mengabaikan kan nya dia pun langsung mencuci wajah nya, tapi ketika dia sedang bercermin dia seperti melihat sosok Monica ada di belakang nya dengan wajah yang penuh dengan darah.
Ronny pun langsung mencuci kembali wajah nya berkali-kali, dia merasa itu hanya halusinasi nya saja.
Ketika Ronny bercermin kembali sosok tersebut tidak ada di belakang nya.
__ADS_1
"Astaga sekarang bertambah lagi yang menggangu ku, sudah cukup aku di buat pusing dengan sosok hantu anak kecil sekarang harus bertambah lagi dengan Monica yang datang menghantui ku."
Karena tidak mau merasa di ganggu selalu, Ronny pun akhirnya memutuskan untuk datang melihat proses pemakaman Monica.