Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode 37.


__ADS_3

Ronny yang melihat Melinda tidak sadarkan diri dia memilih untuk menemani Melinda di kabar, melihat Ronny yang menunggu Melinda membuat Suster Diana dan orang tua Melinda lebih memilih untuk diam di kamar Belinda.


Ronny terus saja memandangi wajah Melinda yang sangat pucat dan lemah sekali, Ronny akan membuktikan kepada Melinda jika setelah kejadian ini hidup mereka berdua akan kaya raya.


Ronny memegang tangan Melinda, dia kelihatan sangat menghawatirkan Melinda.


Melinda pun akhirnya sadarkan diri dia melihat Ronny yang ada di samping nya.


"Dimana Belinda, kamu buang Belinda di mana? karena tidak mungkin kamu tega untuk membunuh anak kandung mu sendiri."


Ronny menghelakan nafas panjang nya.


"Melinda, aku tidak membuang Belinda apalagi sampai membunuh nya. Itu semuanya terjadi karena kecelakaan."


Melinda memaksa dirinya untuk duduk padahal dia masih sangat pusing sekali.

__ADS_1


"Aku tidak percaya, kenapa semua ini terjadi ketika kamu yang mengajak Putri Belinda untuk pergi?. Apakah sebelum kamu yang sudah mempersiapkan semuanya dengan teman lelaki mu itu?."


Ronny mencoba untuk membuat Melinda percaya jika bukan dirinya yang melakukan.


"Melinda aku menyesali dengan apa yang sudah terjadi dengan Putri Belinda, dan aku pun merasa sangat sedih sekali. Aku adalah Papa kandungan nya dan coba kamu berpikir, tidak mungkin ada seorang Ayah yang ingin membunuh anak nya seperti."


Ronny sampai memegang tangan Melinda dia sampai bersujud di hadapan istrinya tersebut.


"Aku tidak pernah melakukan nya, aku sangat sayang sekali dengan Putri Belinda. Dan aku menyesali dengan apa yang sudah terjadi."


"Pergilah Ronny, aku belum mau melihat wajah mu. Kamu bisa pergi untuk bersenang-senang di luar sana untuk merayakan apa yang sudah kamu lakukan kepada anak kandung mu sendiri."


Melinda pun sampai mendorong tubuh suaminya itu dengan sekuat tenaga nya.


"Tapi kamu harus ingat yaa aku tidak akan pernah diam, aku akan melaporkan ke pihak kepolisian. Karena aku sangat meragukan sekali tentang kematian Putri Belinda yang seperti sudah di rencanakan."

__ADS_1


Melinda pun memilih untuk keluar dari kamar nya, dia meninggalkan Ronny sendiri di dalam kamar nya.


"Sudah ku duga Melinda yang pasti lebih memilih untuk melaporkan kejadian ini kepada polisi, beruntung nya Rizal yang sudah mematikan rekaman cctv di sana. Rizal juga membayar semua yang ada di sana tapi aku pun tetap harus waspada tidak boleh ada yang bisa mengungkapkan kematian Putri Belinda."


Ronny mengeluarkan handphone dia mengirimkan pesan kepada Rizal.


*Melinda menuduhku jika aku yang membuat Putri Belinda tiada, dia sekarang sedang mencurigai pembunuhan berencana terhadap kematian Putri Belinda. Aku berharap kamu bisa lebih pintar dari Melinda karena aku yang sudah membayar mu sangat besar*


Membaca pesan dari Ronny, Rizal pun memilih untuk pergi dari kota dan memilih untuk tinggal di perkampungan.


*Maafkan saya Ronny, semua itu tanggung jawab mu yaa. Jangan pernah menghubungi ku lagi yaa huni kita berdua sudah selesai karena saya yang sudah berhasil untuk melakukan apa yang kau minta yaitu membunuh Putri Belinda.*


Membaca balasan pesan dari Rizal, Ronny merasa sangat kesal sekali.


"Bagaimana ini yaa, semoga saja polisi bisa mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi."

__ADS_1


Ronny pergi ke kamar mandi dia membasuh wajah nya berkali-kali.


__ADS_2