
Ronny akhirnya sampai di lantai bawah dia melihat wajah pegawai wanita tersebut yang pucat dan Ronny pun langsung menghampiri nya.
"Cepat segera bawa dia ke rumah sakit, Rizal siapkan mobil untuk mengantar nya."
Para pegawai pun mulai merasa panik sekali ketika melihat Ronny yang memilih untuk membawa Veronica, Ronny mengendong Veronica karena keadaan nya yang sudah sangat lemas sekali.
Mereka berdua pun langsung membawa ke Rumah Sakit yang terdekat.
"Ada apa ini Ronny, bukan kah sebelum nya Veronica yang dalam keadaan baik-baik saja."
Rizal memperhatikan Veronica yang semakin pucat dan terlihat nafas nya yang sangat sesak.
"Sudah jangan banyak bicara cepat bawa ke Rumah Sakit, aku tidak mau nyawa pegawai ku yang kembali melayang."
Rizal pun kembali fokus mengendarai mobil nya, dan tiba-tiba saja mobil yang berhenti tidak bisa di jalankan.
__ADS_1
"Ada apa ini Rizal, kenapa kamu bisa-bisa berhenti di jalan yang penuh dengan pepohonan seperti ini."
Rizal pun dia tidak bisa menahan rasa takut nya ketika dia yang seperti melihat para pegawai yang sudah meninggal dunia di hadapan nya.
Rizal begitu sangat bergetar sekali dia ingin memberitahukan Ronny tapi suara nya yang seperti tidak bisa bicara sedikit kata pun. Veronica pun mendadak batuk-batuk dan dia seperti kesulitan untuk bernafas.
Mata Ronny yang tetap fokus pada Veronica dia tidak melihat apa yang di lihat oleh Rizal di hadapan mobil nya. Veronica pun semakin batuk dan mengeluarkan darah segar seketika Veronica pun langsung tidak bernyawa.
"Veronica sudah tidak bernyawa, dia sudah tiada."
"Apakah kedatangan mereka itu untuk menjemput nyawa Veronica, kenapa selalu saja merasa kesepian dan ingin bermain bersama dengan para pegawai ku yang tidak berdosa."
Ketika melihat mereka sudah pergi, Rizal kembali menyalakan mesin mobil nya dan walaupun kondisi Veronica yang sudah tidak bernyawa Ronny dan Rizal tetep membawa Veronica ke rumah sakit.
Di kematian Veronica Ronny yang terlihat lebih bertanggung jawab, dia sampai menghubungi pihak keluarga Veronica untuk datang ke Rumah Sakit.
__ADS_1
Veronica pun di periksa kembali oleh pihak medis tapi ternyata memang sudah tidak bernyawa.
"Apa yang harus aku katakan kepada keluarga nya, Veronica tidak bersalah dia menjadi korban begitu juga dengan nyawa pegawai ku yang lain nya."
Ronny menjadi ingin tahu apa penyebab nya, dia pun mulai memikirkan dengan saran Rizal yang ingin mendatangkan para normal untuk melihat gedung nya.
"Rizal kamu pernah bilang jika kamu akan mendatangkan Irene, wanita yang bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di toko parfume ku ini."
Rizal pun merasa Ronny yang sudah merasa sangat pusing sekali dengan kejadian misterius yang terus menerus tidak pernah berhenti.
"Irene di larang pergi ada anak kecil yang melarang nya pergi, jika Irene melanggar nya maka Irene akan celaka."
Setelah mengetahui Putri Belinda yang masih hidup, Ronny semakin yakin jika bukan Putri Belinda yang selama ini ada di gedung tersebut.
"Sosok anak kecil perempuan itu sebenarnya siapa, di saat dulu aku merasa jika anak kecil perempuan itu adalah Putri Belinda. Tapi ternyata bukan Putri Belinda siapa sosok anak kecil perempuan yang menjadi penunggu gedung tersebut."
__ADS_1
Ronny semakin memikirkan nya dia yang tidak mau pegawai nya menjadi korban selanjutnya.