Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode *227*


__ADS_3

Suster Diana tidak bisa menyalahkan Elisabeth begitu juga dengan guru nya karena Elisabeth yang tidak pernah tahu jika Veronica itu alergi seafood karena dia yang tidak dekat dengan Veronica.


Jam pulang pun tiba Elisabeth terlihat biasa saja, tidak ada sedikit pun wajah sedih.


"Suster Diana ayo kita cepat pulang, aku yang harus istirahat kan. Karena besok akan sibuk dengan pemotretan dan juga syuting iklan, aku benar-benar tidak sabar."


Elisabeth masuk ke dalam mobil dan pun tidak membahas kondisi Veronica seperti apa.


"Kita harus pergi ke Rumah Sakit untuk melihat Veronica, kamu jangan sampai tidak meminta maaf kepada Veronica dan juga jika nanti ada keluarga nya di sana."


Suster Diana mengeluarkan handphone nya, dia ingin mengirimkan pesan kepada Melinda.


*Bu Melinda, sekarang saya dan juga Elisa akan menuju ke Rumah Sakit Permata. Kita berdua akan melihat kondisi Veronica*


*Baiklah Suster Diana, saya pun sekarang akan ke sana kita bertemu di Rumah Sakit*

__ADS_1


Di saat sedang sibuk dengan rencananya nya, Melinda dengan berat dia harus meninggalkan Ibu nya dan asisten pribadi unggul menyelesaikan pekerjaan.


Regina curiga melihat wajah Melinda yang sampai terlihat lemas sekali.


"Ada apa lagi dengan Elisabeth,? dia melakukannya apalagi di sekolah."


Melinda pun menceritakan semuanya kepada Ibunya.


"Elisabeth dia berniat untuk memberikan bekal makan siang untuk teman-teman nya di sekolah, dan ternyata salah satu anak mempunyai alergi terhadap seafood dan sekitarnya dia sampai di bawa ke Rumah Sakit Permata. Suster Diana dan Elisabeth sekarang mereka menuju ke sana."


"Maafkan aku Bu, aku harus pergi ke rumah sakit sekarang juga."


Melinda dengan cepat dia langsung pergi, dan Regina pun hanya berdua bersama kamu Febrian.


"Aku merasa Melinda tidak akan pernah fokus pada pekerjaan nya jika Elisabeth dia selalu saja seperti ini membuat permasalahan."

__ADS_1


Febrian pun merasakannya hal tersebut dia merasa Melinda yang tidak terlalu fokus pada pekerjaan.


"Febrian aku hanya bercerita kepada mu saja, jangan kamu ceritakan hal ini kepada Melinda. Aku melihat Rizal dia sedang bersama dengan anak perempuan dan aku merasa anak itu sangat mirip dengan Putri Belinda, bisakah kamu mencari tahu tentang anak pertama itu dan aku pun seketika berpikir jika Putri Belinda itu masih hidup di dunia ini."


Febrian begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Regina.


"Apakah Ibu Regina yakin jika anak perempuan tersebut sangat mirip dengan Putri Belinda?. Jika sampai benar anak perempuan itu Putri Belinda lalu siapa yang di makam kan dengan atas nama Putri Belinda?."


Regina pun langsung terdiam dia mencoba untuk mengingat kejadian tersebut dia saat pemakaman Putri Belinda.


"Di saat Putri Belinda meninggal dunia, Melinda langsung despresi dan seperti nya dia tidak melihat wajah Putri Belinda yang terakhir kalinya begitu juga dengan Suster Diana dia menemani Putri Belinda."


Setelah mengingat kembali kejadian tersebut memberikan Regina seperti mempunyai sedikit harapan jika Putri Belinda masih hidup.


"Jika Putri Belinda masih hidup bagaimana dengan Elisabeth,? dia tidak mau mau menerima kehadiran Putri Belinda karena sekarang pun kita yang sudah mengetahui sikap asli nya seperti apa."

__ADS_1


Perkataan Febrian ada benarnya juga, Melinda tidak mungkin membawa kembali Elisabeth ke panti asuhan karena dia yang sudah mengurus nya dan sekarang sudah sah dari hukum. Seketika Regina merasa sangat kasihan sekali jika sampai Putri Belinda yang masih hidup harus melihat Mama nya bersama dengan anak perempuan yang lain.


__ADS_2