
Melinda berniat untuk langsung pulang karena setiap dia melihat Elisabeth semua perasaan nya berubah menjadi lebih baik.
"Aku ingin memberikan boneka untuk Elisabeth, aku ingin selalu membuat Elisabeth merasa sangat bahagia ketika bersama dengan ku."
Melinda pergi ke toko boneka dia melihat ada boneka yang sangat besar sekali, boneka Teddy bear.
"Aku ingin memberikan boneka Teddy bear ini, Elisabeth pasti suka."
Melinda memilih warna biru dan dia pun langsung memasukkan ke dalam bagasi mobil nya.
"Semoga saja Elisabeth suka yaa, dan seperti hari ini ayah pulang dari luar kota di rumah pasti sangat ramai sekali."
Melinda dengan cepat dia masuk ke dalam mobil nya dia ingin segera sampai di rumah nya.
Suasana berbeda ada di rumah nya, Elisabeth menunggu kedatangan Mommy nya sedangkan Regina dan suaminya sudah memulai makan malam nya.
Elisabeth merasa sangat risih sekali ketika dia harus makan malam tanpa Mommy Melinda. Elisabeth pun ingin meminta Mommy Melinda untuk keluar dari rumah ini dan mencari rumah yang baru.
__ADS_1
Mommy Melinda pun datang dan Elisabeth yang langsung berlari menghampiri Mommy Melinda.
"Mommy kenapa telat pulang dan malam kemarin Mommy tidak pulang yaa ke rumah."
Melinda mencoba untuk mengalihkan pertanyaan Elisabeth dengan memberikan hadiah boneka untuk nya.
"Mommy membelikan boneka untuk kamu sayaaaaang, boneka Teddy bear yang sangat besar sekali."
Pegawai rumah pun mengambil boneka tersebut dan Elisabeth merasa sangat bahagia sekali.
"Terimakasih banyak Mommy."
"Kenapa kamu tidak membeli boneka itu dia, sekarang Ibu dan Ayah memiliki seorang anak perempuan kita berdua sepakat untuk menyekolahkan nya di tempat sekolah Elisabeth."
Perkataan Regina membuat kaget orang-orang yang ada di sekitarnya.
"Ibu dan Ayah memiliki anak asuh,? kenapa tidak bilang sebelumnya dengan aku dan siapa anak perempuan itu."
__ADS_1
Elisabeth mulai merasa hawatir jika sampai anak perempuan itu tinggal bersama dengan nya bahkan satu kamar dengan nya.
"Yasudahlah tidak perlu di bahas yaa, Ayah dan Ibu hanya ingin menyampaikan nya saja tapi tenang saja dia tidak akan mau untuk tinggal bersama dengan kita. Dia lebih memilih untuk tinggal bersama dengan Papa nya."
Melinda semakin merasa penasaran siapa anak perempuan yang di maksud oleh orang tua nya.
"Elisabeth, semoga nanti kamu bisa menjadi teman baik nya."
Wajah Elisabeth seketika langsung berubah dan dia mengabaikan ucapan Omah Regina.
Melinda di buat tidak nafsu makan dia penasaran sekali kenapa orang tua sampai harus mempunyai anak perempuan sedangkan Elisabeth yang sudah ada di rumah ini.
Sedangkan Suster Diana baru menyadari ternyata bekal makanan nya itu untuk anak asuh Regina.
"Suster Diana buatkan bekal makanan tapi ganti topping nya yaa, buatkan yang sangat spesial sekali lebih enak dari sebelumnya."
Elisabeth semakin emosional dia akan mendapatkan saingan di dalam rumah nya, Elisabeth tidak mau rasa sayang Mommy Melinda hilang begitu saja kepada dirinya.
__ADS_1
Elisabeth pun tiba-tiba saja dia pergi meja makan nya, sikap Elisabeth benar-benar memperlihatkan jika dia tidak suka dengan adanya anak perempuan lain selain dirinya.
Suster Diana pun langsung berlari menghampiri Elisabeth. Karena dia tahu Elisabeth yang kelihatan sangat marah sekali dengan adanya anak perempuan lain.