
Elisabeth semakin benci dengan Putri Belinda, dia pun mempunyai rencana jahat pada Putri Belinda.
"Aku ingin membuat Putri Belinda kesakitan atau tidak masuk sekolah besok sehingga semua rencana itu bisa batal."
Di saat jam makan siang, Elisabeth meminta air panas kepada guru nya. Dia ingin membuat susu hangat karena dia merasa tidak enak badan, alasan tersebut yang di katakan Elisabeth kepada guru nya.
Di saat guru nya hendak membawakan air panas tersebut Elisabeth menolak nya sehingga dia bisa menyakinkan jika dia bisa membawa air panas tersebut sendiri.
Putri Belinda yang sedang makan dia tiba-tiba melihat hantu Merry berada di dalam kelas nya, hantu Merry menggelengkan kepalanya berkali-kali dan seperti memberikan pertanda sesuatu akan terjadi kepada nya.
Putri Belinda pun langsung berdiri dari tempat duduk nya dia tiba-tiba merasa sangat panik sekali dan Veronica pun langsung menayakan kondisi Putri Belinda.
"Belinda kamu kenapa,? kamu yang seperti nya sangat gelisah sekali."
Putri Belinda terdiam dia yang seperti tidak bisa menjawab pertanyaan dari Veronica karena dia juga tidak tahu apa yang akan terjadi kepada nya.
Dan tiba-tiba saja Elisabeth datang dengan membawa gelas, Putri Belinda memandangi gelas tersebut.
"Seperti nya itu adalah gelas yang berisi air panas, apakah ini yang akan terjadi kepada ku. Elisabeth akan menyiram ku dengan air panas tersebut."
Putri Belinda pun terlihat sangat tegang sekali dia berkata dalam hati nya, Veronica pun langsung memperhatikan Putri Belinda yang fokus pada Elisabeth.
Dan ketika Elisabeth mulai mendekati Putri Belinda dia pun berpura-pura terjatuh di hadapan Putri Belinda tapi Veronica menepis gelas tersebut sehingga air panas tersebut menyiram tubuh Elisabeth.
Seketika Elisabeth pun langsung berteriak kencang kepanasan dan membuat semua guru masuk ke dalam kelas.
__ADS_1
"Astaga Elisabeth sudah ibu bilang, tunggu sebentar nanti ibu yang bawakan air panas tersebut dan sekarang kena ke badan kamu kan."
Elisabeth pun langsung di bawa ke klinik sekolah dan Putri Belinda menteskan air mata dia tidak menyangka jika Elisabeth bisa melakukan itu semua kepada nya.
"Jahat banget Elisabeth, untung saja air panas itu tidak kena wajah kamu Putri Belinda."
Veronica sampai memeluk Putri Belinda.
"Ntah apa yang akan terjadi setelah ini, apakah Elisabeth akan memberitahu kepada Mama jika semuanya adalah kesalahan ku. Apa yang di inginkan oleh Elisabeth, apakah dia ingin aku kembali ke panti asuhan tapi aku adalah anak kandung nya dan dia hanya anak adopsi nya."
Putri Belinda menangis dan membuat teman-teman yang ada di kelas merasa sangat kasihan sekali melihat Putri Belinda.
"Putri Belinda kita akan selalu melindungi kamu, kita akan bilang jika semua ini adalah kesalahan Elisabeth dia yang sangat jahat sekali kepada kamu."
Putri Belinda merasa sangat bahagia sekali ketika banyak yang sayang kepada dirinya.
Putri Belinda benar-benar di kelilingi dengan orang-orang yang baik hati.
Keadaan di klinik Elisabeth yang terus saja berteriak-teriak kesakitan dan sampai harus memanggil Suster Diana, Regina pun ikut datang karena dia ingin mengetahui apa yang terjadi dengan Elisabeth.
Elisabeth hanya ingin Suster Diana yang masuk sendirian tapi Regina mencoba untuk mendengarkan percakapan mereka berdua.
"Astaga, apa yang terjadi dengan kamu sayaaaaang."
Suster Diana kelihatan sangat panik sekali.
__ADS_1
"Mana handphone ku, aku ingin video call dengan Mommy Melinda."
Suster Diana tidak memberikan handphone tersebut karena dia belum belum mendapat penjelasan dari Elisabeth.
"Apa yang sebenarnya terjadi Elisa, bicarakan dulu dengan Suster dan setelah itu kamu bisa berbicara dengan Mommy Melinda."
Elisabeth tidak mau memberitahu apapun kepada Suster Diana dan Regina pun memilih untuk menelephone rumah sakit untuk membawa Elisabeth ke rumah sakit dengan mobil ambulance.
Regina masuk ke dalam ruangan dan Elisabeth pun langsung terdiam dia tidak menangis dia juga tidak mengeluh kesakitan.
"Sebentar lagi akan datang ambulance dan kamu akan mendapatkan penanganan khusus."
Regina keluar dari ruangan tersebut dia lebih memilih untuk menunggu kedatangan ambulance di luar.
Putri Belinda menghampiri Omah Regina dia kelihatan sangat ketakutan sekali.
"Ini bukan salah ku Omah, Elisabeth yang tiba-tiba datang membawa gelas yang berisi air panas dia yang tiba-tiba saja seperti ingin menyiramkan air panas tersebut kepada ku tapi Veronica dia langsung menepis nya dan ternyata air panas tersebut malah kena ke badan Elisabeth."
Akhirnya Regina mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
"Sudah sayaaaaang jangan merasa bersalah karena ini bukan kesalahan kamu yaa, sekarang akan datang ambulance untuk membawa Elisabeth ke rumah sakit. Sekarang kamu kembali ke kelas yaa sayang, nanti Omah akan meminta Om Rizal untuk menjemput kamu yaa."
Putri Belinda pun langsung kembali ke dalam kelas dia yang sudah tenang karena sudah mengungkapkan semuanya kepada Omah Regina.
"Sudah ku duga Elisabeth pasti akan bilang yang sebaiknya kepada Melinda dan membuat Melinda semakin membenci dan bertanya-tanya siapa anak perempuan yang di maksud. Lebih baik aku mendiamkan saja, apa yang di lakukan oleh Elisabeth itu akan menjadi Boomerang bagi dirinya sendiri."
__ADS_1
Dan akhirnya ambulance pun datang, Elisabeth pun segera di masukkan ke dalam ambulance di bawa ke Rumah Sakit.
Regina dan Suster Diana pun ikut pergi ke Rumah Sakit.