Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode 17.


__ADS_3

~Keesokan harinya~


Melinda ingin memberikan kejutan kepada Belinda jika hari ini dirinya tidak berkerja dia bisa menemani Belinda seharian.


Belinda yang sudah sangat cantik dia pun duduk di meja makan di temani oleh Suster Diana.


"Mama dan Papa seperti nya sudah pergi yaa, mereka berdua sudah pergi untuk bekerja."


Suster Diana tidak menjawab pertanyaan dari Belinda karena dia tidak mau Belinda menjadi sedih. Suster Diana menunggu makanan yang di sediakan untuk Belinda.


Ketika makanan datang yang begitu sangat banyak sekali, Suster Diana pun bertanya-tanya makan untuk siapa sedangkan Melinda dan juga Ronny yang mungkin sudah pergi untuk bekerja.


"Ayo sayang makan yang banyak yaa supaya kuat dan sehat selalu."


Ketika Suster Diana menyuapi Belinda makan, Melinda datang dari arah dapur dan tersenyum manis kepada Belinda.


"Itu Mama, apakah Mama tidak berkerja atau dia belum berangkat kerja."


Melinda memilih untuk duduk di samping Belinda.


"Suster Diana berikan makanan Belinda kepada saya dan Suster Diana silahkan makan di meja ini bersama dengan kami."


Suster Diana yang merasa sangat ragu dia pun akhirnya mengikuti apa yang di katakan oleh Melinda.


"Makan yang banyak yaa sayaaaaang, ini adalah masakan Mama dan hari ini kita akan bermain bersama yaa sayaaaaang."


Belinda pun langsung terdiam ketika dia mendengar perkataan Mama yang tidak bekerja sedangkan dia mengingat perkataan Papa nya, jika mereka berdua berkerja keras untuk bisa membiayai pengobatan nya di Rumah Sakit.


"Kenapa Mama tidak berkerja, nanti bagaimana Mama dan Papa membayar pengobatan ku di Rumah Sakit. Papa kan pernah bilang jika pengobatan ku itu sangat mahal sekali Mam."


Seketika hati Melinda merasa sangat sakit sekali ketika mendengar perkataan tersebut tangan nya pun sampai bergetar ketika memegang sendok.

__ADS_1


Suster Diana pun hanya menundukkan kepalanya saja karena ucapan dari Papa nya Belinda pasti akan selalu di ingat oleh Belinda.


"Belinda sayaaaaang, jangan pernah pikirkan tentang biaya pengobatan kamu yaa. Yang Mana dan Papa inginkan kamu sembuh yaa sayaaaaang, Mama dan Papa berkerja keras itu untuk kamu untuk masa depan kamu jadi kamu jangan memiliki pemikiran yang seperti itu yaa sayang."


Melinda mencium kening Belinda sampai meneteskan air mata nya.


"Aku ingin sembuh, aku ingin sekolah bersama dengan teman-teman ku dan aku ingin bisa berlari-lari bersama dengan teman-teman ku."


Melinda menganggukkan kepalanya sambil meneteskan air mata nya dia yang berharap jika Belinda bisa sembuh total dari penyakit nya.


Tiba-tiba datang Ronny dan kedatangan Ronny membuat Belinda merasa sangat ketakutan sekali.


Ronny mencoba untuk tersenyum manis kepada Belinda tapi Belinda yang memilih untuk diam sambil menundukkan kepalanya dia tidak mau memandangi wajah Papa nya di pikiran Belinda Papa nya itu sangat jahat sekali.


Melinda mencoba untuk menenangkan perasaan Belinda, karena Melinda merasakan apa yang di rasakan oleh putrinya tersebut sakit hati yang di ucapkan oleh seorang itu tidak mudah untuk bisa di lupakan.


"Selamat pagi Putri Belinda, Papa datang ke sini ingin meminta maaf kepada Putri Belinda atas perkataan Papa yang membuat Putri Belinda merasa sakit hati."


Melinda memperhatikan Belinda yang tetap saja diam ketika mendengar perkataan dari Papa nya.


Belinda pun mengikuti apa yang di perintahkan oleh Mama nya, tapi kenapa pandangan mata Belinda ketika melihat Papa nya seperti seorang yang sangat menyeramkan sekali.


"Aku takut Mama, kenapa wajah Papa menjadi sangat menyeramkan sekali yaa."


Belinda sampai menutupi wajahnya dengan kedua tangan nya.


Belinda seperti merasakan jika Papa nya yang mempunyai niat jahat kepada dirinya.


"Sayang, jangan seperti itu yaa sayaaaaang. Papa baik kok sama Belinda Papa tidak jahat sayang ayo coba buka matanya sayang jangan seperti ini yaa."


Belinda pun membuka mata nya dan dia pun akhirnya mau menatap wajah Papa nya, Belinda memaksa kan senyum di hadapan Papa nya.

__ADS_1


"Ayo peluk Papa sayang, peluk Papa dengan sangat erat sekali sayang."


Ronny pun menghampiri Belinda dan Belinda pun memeluk erat tubuh Papa nya, Ronny pun merasakan detak jantung Belinda yang begitu sangat cepat sekali dia seperti sedang menahan ketakutan.


"Maafkan Papa yaa sayang, sekarang Papa pergi kerja dulu yaa sayang."


Ronny mencium kening Belinda dan membuat Belinda tersenyum manis.


"Hati-hati yaa Papa berkerja nya."


Ronny menghampiri Melinda untuk berpamitan dengan istrinya tersebut.


"Hati-hati yaa Pap, sukses selalu pekerjaan nya."


Ronny melambaikan tangan nya ketika dia hendak keluar dari rumah nya.


Melinda begitu sangat bahagia sekali ketika melihat Belinda yang bisa menerima kehadiran Papa nya, dia tidak berpikiran negatif terhadap Papa nya.


"Papa baik kan sayaaaaang, jangan berpikiran negatif yaa terhadap Papa. Sekarang habiskan makanan nya karena ini semua adalah masakan Mama."


Suster Diana pun berpikiran yang sama seperti Belinda, Suster Diana merasa jika Papa nya Belinda seperti sedang merencanakan sesuatu kejahatan kepada Belinda.


Tapi Suster Diana pun mencoba untuk berpikiran positif karena tidak mungkin seorang Ayah tega melakukan sesuatu hal terhadap anak kandungnya sendiri apalagi Putri Belinda adalah anak yang di tunggu-tunggu di pernikahan mereka.


"Belinda selesai makan Mama akan mengajak Belinda ke suatu tempat yang pasti akan membuat Belinda merasa sangat senang sekali, Apa yang di inginkan oleh Belinda akan terwujud kan."


Belinda begitu sangat penasaran sekali apa yang di maksud dengan perkataan Mama nya.


"Sekarang Belinda dan Suster Diana bersiap-siap yaa, Mama akan menunggu kalian berdua di mobil."


Belinda melirikan mata nya kepada Suster Diana dan Suster Diana pun langsung membawa Belinda ke kamar nya untuk menganti baju.

__ADS_1


Melinda pun berjalan menuju ke mobil nya, dia ingin sekali memanfaatkan kesempatan ini untuk bisa bersama dengan Belinda.


Keinginan Melinda yang sebenarnya ingin bisa merawat Belinda tapi suaminya yang lebih memilih untuk dirinya mengelola bisnis nya.


__ADS_2