Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode *266*


__ADS_3

Keesokan harinya Elisabeth tidak mau pergi ke sekolah dia tetap ingin berada di dalam kamar nya.


Suster Diana pun mencoba untuk membuat Elisabeth mau untuk pergi ke sekolah tapi Elisabeth yang tetap saja dia tidak mau bersiap-siap untuk pergi ke sekolah.


"Bagaimana ini lebih baik aku bilang saja dengan Bu Melinda, agar Bu Melinda yang bicara dengan Elisabeth."


Suster Diana keluar dari kamar Elisabeth dan dia melihat Melinda yang sedang sarapan pagi.


"Bu Melinda, Elisabeth tetep tidak mau pergi ke sekolah dia hanya ingin diam di dalam kamar saja."


Regina pun langsung memandangi wajah Suster Diana dan Melinda akhirnya dia pun pergi untuk memaksa Elisabeth untuk tetap mau pergi ke sekolah.


Setelah melihat Melinda yang pergi, Regina pun mulai berani berbicara dengan Suster Diana.


"Seperti nya Elisabeth ketakutan sekali Melinda bertemu dengan Belinda, dia benar-benar anak yang egois sekali."


Regina mengambil bekal makanan yang sudah di buatkan Suster Diana untuk Putri Belinda.


"Terimakasih banyak yaa Suster Diana, ini adalah bekal spesial untuk Putri Belinda."


Regina pun segera pergi karena dia yang akan menjemput Putri Belinda.


"Aku membuatkan bekal yang spesial untuk Putri Belinda dengan menuliskan perasaan hati ku yang begitu sangat merindukan Putri Belinda, aku menuliskan di dalam kertas putih yang berbentuk sebuah love."

__ADS_1


Suster Diana yang tidak bisa berbicara secara langsung dengan Putri Belinda akhirnya dia mencoba untuk membuatkan tulisan di sebuah kertas putih dia masukkan ke dalam kotak bekal tersebut.


Melinda masuk ke dalam kamar Elisabeth, Elisabeth yang masih memakai baju piyama nya dan akhirnya Melinda pun langsung menghampiri Putri Belinda.


"Sayaaaaang, ayo kita pergi sayaaaaang. Kita ke sekolah sayang."


Melinda pun memegang tangan Elisabeth agar mau masuk ke dalam toilet untuk bisa mandi dan segera pergi ke sekolah.


"Tidak Mommy, aku tidak mau pergi ke sekolah Mommy aku tidak mau melihat anak perempuan itu Mommy dia begitu sangat menyebalkan aku benci dia."


Melinda pun mencoba untuk menenangkan perasaan Elisabeth, dia tidak mau Elisabeth sampai harus pindah dari sekolah itu.


"Mommy aku tidak mau Mommy sampai harus bertemu dengan anak perempuan itu, jika Mommy sampai bertemu dengan anak perempuan itu maka aku akan marah besar kepada Mommy aku akan kembali ke panti asuhan lagi."


"Tidak sayaaaaang, jangan kembali ke panti asuhan sayaaaaang. Mommy akan selalu mengikuti apa yang di inginkan oleh Elisabeth yaa sayang tapi kamu jangan pergi meninggalkan Mommy."


Melinda memeluk erat tubuh Elisabeth dan ini yang membuat Elisabeth merasa sangat senang sekali.


"Mommy harus janji yaa tidak akan bertemu dengan anak perempuan itu yaa Mom, aku akan selalu di samping Mommy."


Melinda pun mulai berjanji dengan Elisabeth mereka berdua pun memulai perjanjian mereka berdua.


"Aku sayang Mommy aku tidak akan pernah meninggalkan Mommy."

__ADS_1


Melinda yang begitu sangat menyayangi Elisabeth karena menurut nya Elisabeth itu adalah pengantin Putri Belinda.


Melinda akan mengikuti apapun yang di katakan oleh Elisabeth agar mereka berdua tetep bersama.


"Aku sekarang mau mandi ya Mom, Mommy tunggu aku yaa."


Ketika Elisabeth mandi, Melinda menyiapkan pakaian seragam sekolah Elisabeth karena kebetulan masih ada waktu banyak. Elisabeth yang tidak akan telat untuk masuk ke sekolah.


Suster Diana masuk ke dalam kamar dan Melinda pun membicarakan tentang perjanjian nya bersama dengan Elisabeth.


"Aku sudah berjanji dengan Elisabeth jika aku tidak akan pernah bertemu bahkan melihat anak perempuan yang di adopsi oleh Ibu. Jika sampai aku melanggar maka Elisabeth akan pergi meninggalkan ku dia akan kembali ke panti asuhan dan itu membuat ku sangat sedih sekali."


Suster Diana tidak menyangka jika Elisabeth sampai melakukan hal tersebut, Elisabeth yang begitu sangat jahat sekali sampai dia tidak mau Melinda bertemu dengan Putri Belinda anak kandung nya sendiri.


Tapi Suster Diana tidak mau berbicara banyak dia memilih untuk keluar dari kamar tersebut dan menunggu Elisabeth di meja makan saja.


Elisabeth yang sudah selesai mandi dia langsung memakai baju seragam sendiri dan bersiap-siap untuk pergi ke sekolah bersama dengan Suster Diana.


"Mommy langsung pergi ke kantor yaa, jangan pernah pergi ke sekolah aku. Aku akan selalu mengingat itu seperti hari supaya Mommy tidak lupa yaa."


Melinda tersenyum manis kepada Elisabeth dan mereka pun menuju ke tempat sarapan.


"Seperti nya Elisabeth sarapan di mobil saja saya sudah menyiapkan makanan nya."

__ADS_1


Suster Diana dan Elisabeth pun menuju ke dalam mobil dan bersiap untuk pergi.


__ADS_2