Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode (131)


__ADS_3

Ronny begitu sangat ingin sekali mendapatkan penjelasan dari Rizal, dia yang merasa di bohongi selama ini oleh Rizal.


"Jika Putri Belinda masih hidup lalu sekarang dia tinggal di mana yaa, astaga inikah yang di namakan sebuah penyesalan di mana aku yang ingin sekali Putri Belinda bersama dengan ku."


Ronny dengan kecepatan yang tinggi dia pun sampai di toko nya, dia keluar dari mobil dan mencari Rizal tapi ternyata Rizal yang tidak ada di toko.


"Pergi ke mana dia yaa, sangat membuat ku marah."


Ronny mengeluarkan handphone nya, dia mencoba untuk mengirimkan pesan kepada Rizal.


*Aku tunggu kedatangan di ruangan ku sekarang juga Rizal, ada yang ingin aku bicarakan tentang kematian Putri Belinda*


Rizal yang membaca pesan tersebut dia langsung masuk ke dalam mobil untuk bertemu dengan Ronny.


"Kematian Putri Belinda, ada apa dengan itu semua yaa. Kenapa Ronny seakan ingin membahas nya kembali."


Rizal yang merasa penasaran dia pun dengan kecepatan tinggi menjalankan mobilnya hingga sampai dengan cepat di toko nya.

__ADS_1


Rizal pun langsung berjalan menuju ke lantai tiga dia merasa sangat gugup sekali karena tidak tahu apa yang akan di bahas tentang kematian Putri Belinda.


Rizal membuka pintu dan Ronny yang sudah menunggu Rizal.


"Ceritakan kembali kepada ku bagaimana kamu membuat Putri Belinda meninggal dunia,? dan apakah kamu yakin jika Putri Belinda sudah meninggal dunia?."


Rizal menundukkan kepalanya dan membuat Ronny semakin curiga terhadap Rizal, apakah dia benar-benar melakukan nya sendirian.


"Aku tidak tega melakukan nya, Putri Belinda di bawa oleh seseorang dan aku memberikan dia uang agar bisa menutup mulut mereka."


"Lalu jika Putri Belinda selamat siapa yang ada di peti mati itu,? dia pun anak perempuan dengan dress merah siapa anak itu???."


Ronny semakin emosional dan Rizal mulai bisa menceritakan semuanya kepada Ronny.


"Dia adalah korban yang benar-benar terjatuh, aku memberikan uang kembali kepada orang tua agar mau anak nya berpura-pura menjadi jasad Putri Belinda. Dan mereka mengambil uang ku dengan sangat terpaksa karena kondisi ekonomi."


Setelah mendengar penjelasan dari Rizal, Ronny pun langsung terdiam dan dia mengingat ibu-ibu yang ada di makam Putri Belinda.

__ADS_1


Ibu-ibu yang memanggil nama Melly dengan penuh emosional dan tangisan.


"Uang ku habis hanya untuk membayar orang yang mau mengurus Putri Belinda, dan korban yang berpura-pura sebagai Putri Belinda."


Rizal menatap wajah Ronny dia melihat penyesalan yang di rasakan oleh Ronny.


"Setidaknya sekarang kamu merasa tenang, kamu bukan pembunuh Putri Belinda. Dan Putri Belinda masih bisa kamu temukan."


Rizal berharap Ronny bisa mengubah pemikiran nya dia bisa menjadi lebih baik lagi.


"Baiklah, tapi aku tidak ingin Melinda sampai mengetahui nya jika Putri Belinda itu masih hidup. Aku yang akan mencari Putri Belinda dia akan tinggal bersama dengan ku dan membuat Melinda semakin despresi jika mengetahui nya."


Rizal hanya bisa terdiam saja ketika Ronny yang tidak berubah, Ronny yang semakin jahat dia yang seperti sedang menyimpan dendam kepada istrinya tersebut.


"Tapi kita tidak tahu sekarang Putri Belinda sedang berada di mana,? dan apakah dia masih hidup atau sudah tiada. Karena Putri Belinda itu harus melakukan pengobatan setiap bulan ke Rumah Sakit."


Ronny berharap Putri Belinda masih hidup dia akan membuat Melinda semakin despresi.

__ADS_1


__ADS_2