Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode *267*


__ADS_3

Regina sampai di depan toko dia melihat Putri Belinda yang sudah siap untuk pergi ke sekolah, Putri Belinda pun memilih untuk menghampiri Omah Regina.


"Omah selamat pagi Omah."


Putri Belinda terlihat sangat bersemangat sekali.


"Ayo sayang kita berangkat ke sekolah."


Putri Belinda berlari ke Papa nya dia bersalaman sambil berpamitan dengan Papa nya.


"Semangat yaa sayang jadi anak yang pintar sayang."


Putri Belinda pun melambaikan tangan nya dan dia masuk ke dalam mobil Omah nya.


"Jam delapan aku akan pergi ke sekolah nya, aku ingin memastikan jika Melinda tidak datang untuk menganggu Putri Belinda."


Putri Belinda terlihat sangat bahagia sekali dan Omah Regina memberikan bekal makanan untuk Putri Belinda.

__ADS_1


"Terimakasih banyak Omah bekal makanan nya."


Putri Belinda membuka bekal makanan tersebut dan dia melihat ada kertas putih berbentuk love seperti ada tulisan.


Putri Belinda yang memang sudah bisa membaca di ajarkan oleh Suster Diana pada saat masih duduk di kursi roda.


Putri Belinda mengambang kertas putih tersebut dan membaca dalam hati.


*Putri Belinda sayang, Suster Diana selalu sayang Putri Belinda*


Omah Regina melihat Putri Belinda yang seperti sedang memikirkan sesuatu sampai memegang kertas putih berbentuk love.


Omah Regina menyadari jika kertas putih berbentuk love itu pasti dari Suster Diana.


"Elisabeth melarang Mama kamu untuk bisa bertemu dengan kamu, ada kemungkinan besar Mama Melinda, Elisabeth dan Suster Diana mereka akan pergi dari rumah Omah karena Elisabeth yang tidak ingin Mama mu bertemu dengan kamu sayang."


Omah Regina membelai rambut Putri Belinda dia merasa sangat kasihan sekali ketika Putri Belinda yang tidak di perbolehkan untuk bisa bertemu dengan Mama nya.

__ADS_1


"Biarkan saja Omah, itu jauh lebih baik. Lebih baik Mama tidak bertemu dengan aku. Mama tidak mengetahui jika aku masih hidup, supaya Mama hanya fokus pada Elisabeth saja."


Putri Belinda terlihat sangat tegar sekali dan Omah Regina pun begitu sangat sayang sekali dengan Putri Belinda.


"Apapun yang di inginkan oleh Putri Belinda, Omah pasti akan berikan apapun itu karena Putri Belinda adalah penerus perusahaan Omah dan Opah derajat mu lebih tinggi dari Elisabeth."


Mereka berdua pun sampai di sekolah dan Putri Belinda melihat Suster Diana, Putri Belinda hanya bisa tersenyum manis sambil melambaikan tangan nya kepada Suster Diana.


Suster Diana pun membalas lambaian tangan tersebut dan Putri Belinda masuk ke dalam kelas nya.


"Suster Diana, seperti nya kamu harus bersiap-siap untuk pergi dari rumah ku. Karena Elisabeth pasti akan meminta hal tersebut kepada Melinda."


Elisabeth pun hanya bisa terdiam saja dia hanya bisa pasrah dengan apa yang di katakan oleh Melinda.


"Sebenarnya saya lebih ingin mengurus Putri Belinda dari pada Elisabeth. Tapi sekarang bagaimana mungkin itu bisa terjadi karena sekarang kita yang harus patuh pada perintah Elisabeth untuk tidak mempertemukan Putri Belinda dengan Mama nya dan itu sangat menyakitkan sekali untuk saya."


Regina pun juga memikirkan kondisi Melinda jika dia sampai bertemu dengan Putri Belinda dia bisa kembali mengalami despresi.

__ADS_1


__ADS_2