
Setelah menelephone Regina, Ronny pun memilih untuk melihat Putri Belinda di dalam kamar nya dan ternyata Putri Belinda yang baru saja terbangun dia yang masih memakai seragam sekolah.
"Papa, aku baru bangun tidur dari pulang sekolah aku tidur dan baru terbangun sekarang."
Ronny pun langsung memeluk erat Putri Belinda.
"Yasudah tidak apa-apa sayang mungkin kamu yang terlalu lelah sehabis kamu baru bangun."
Putri Belinda mengingat jika dirinya yang di belikan handphone oleh Omah Regina, dia pun melepaskan pelukan erat dari Papa nya.
"Papa aku di berikan handphone oleh Omah loh, handphone nya bagus sekali."
Putri Belinda mengeluarkan handphone tersebut dari dalam tas nya dan memberikan kepada Papa nya.
"Wahhh ini handphone mahal sayang, kamu sudah bilang terimakasih kepada Omah?."
Putri Belinda menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
"Sudah Papa, aku selalu mengucapkan terimakasih kepada Omah dan Opah atas semua kebaikan nya kepada ku."
Ronny pun langsung mencium kening Putri Belinda.
__ADS_1
"Sayang, ada sesuatu yang ingin Papa kasih tahu kepada kamu."
Putri Belinda pun langsung merasa penasaran.
"Sesuatu apa yaa Papa coba ceritakan sama aku."
Putri Belinda semakin mendekati Papa nya.
"Apakah kamu merindukan Suster Diana,? apakah kamu ingin memeluk Suster Diana?."
Putri Belinda seketika dia langsung terdiam ketika mendengar pernyataan dari Papa nya, Putri Belinda yang seperti tidak mudah untuk menjawab nya.
Mata Putri Belinda berkaca-kaca di benar-benar tidak menyangka jika bisa sampai seperti itu.
"Papa mengijinkan aku untuk bisa bertemu dengan Suster Diana,? terimakasih banyak Papa. aku sayang Papa."
Putri Belinda memeluk erat Ronny sambil menagis.
"Sudah yaa sayang, kamu jangan menagis yaa sekarang lebih baik kamu mandi yaa setelah itu Om Rizal akan membelikan makan malam untuk kita bertiga yaa."
Putri Belinda pun segera pergi mandi dan Ronny menunggu nya di luar, Ronny mencari Rizal untuk membelikan makanan malam untuk mereka.
__ADS_1
"Rizal pesankan makanan untuk kita malam ini yaa, Putri Belinda sedang mandi dia baru bangun dari tidurnya."
Rizal pun menghampiri Ronny.
"Sebelum nya kamu pergi ke mana,? apakah kamu bertemu seseorang?."
Ronny tidak memberitahu Rizal jika dirinya yang pergi untuk bertemu dengan Melinda.
"Ya, aku bertemu dengan Melinda membicarakan tentang bagaimana kelanjutan rumah tangga kita tapi sepertinya Melinda akan hamil anak dari asisten pribadi nya karena mereka berdua akan pergi ke luar kota selama tiga hari lamanya."
Rizal melihat masih ada rasa cinta Ronny terhadap Melinda.
"Seperti nya kamu yang masih mencintai Melinda, karena kehadiran Putri Belinda tapi kamu melupakan Elisabeth yang juga adalah anak dari Melinda."
Ronny tersenyum mendengar perkataan Rizal.
"Melinda akan merasa penderita di saat nanti sidang perceraian karena hak asuh Putri Belinda pasti memihak kepada Papa nya."
Rizal terpikir seperti itu dan Putri Belinda yang sudah mandi dan menganti baju nya dia keluar dari kamar nya dan melihat Papa nya yang sedang mengobrol dengan Om Rizal.
Putri Belinda langsung berlari menghampiri mereka berdua yang sedang mengobrol.
__ADS_1