
Di perjalanan menuju ke rumah nya, Melinda terus saja memikirkan Elisa.
"Aku ingin sekali bisa mengadopsi Elisa tapi aku yakin mempunyai riwayat gangguan mental seperti ini seperti nya akan di persulit untuk bisa mengadopsi Elisa."
Suster Diana merasa tidak setuju jika Melinda mengadopsi Elisa dia lebih menyukai Merry, walaupun Merry tidak pernah mau menghampiri nya di saat kedatangan ke pantai asuhan.
"Melinda nanti dulu, kepergian Putri Belinda pun belum lama. Sekarang lebih baik kamu fokus saja dengan bisnis kamu karena sekarang percuma jika kamu yang ingin mengadopsi anak perempuan itu tapi kamu yang tidak mempunyai waktu untuk bersama."
Melinda pun mendengarkan perkataan Ibu nya, dia yang memang sekarang harus fokus dengan bisnis nya dan kembali mengembalikan kesuksesan nya.
Melinda mulai memikirkan bagaimana cara dia untuk bisa menjadi lebih maju dari sebelumnya.
"Mulai besok aku akan merintis usaha dari O, aku yang akan menjadikan Belinda Parfume menjadi yang terbaik."
Melinda begitu sangat bersemangat sekali, dan ketika Melinda yang sedang berjuang kembali Ronny sedang menikmati hasil dari penjualan toko-toko nya, dia tidak menyangka setiap melihat saldo di rekening nya.
__ADS_1
"Dengan uang sebanyak ini aku bisa mendapatkan apa yang aku inginkan, aku hanya butuh mengeluarkan uang hanya untuk merenovasi mengubah warna cat nya saja menjadi putih. Dan setelah itu toko Parfume ku kembali buka dengan banyak nya pengunjung yang datang."
Pemikiran Ronny hanya keuntungan saja dia tidak memikirkan kualitas aroma Parfume yang di terkesan sangat menyengat tidak seperti Parfume Belinda sebelum dengan aroma yang lembut dan segar lebih di sukai banyak orang.
Ronny akan kembali membuka toko nya besok dengan suasana yang lebih berbeda dan cerita, Ronny tidak sabar ingin menuggu besok karena dia akan melakukan gunting pita kembali seakan membuka lembaran baru dan menutup lembaran yang lama.
"Melinda akan semakin despresi jika dia mengetahui toko-toko nya yang sudah ku jual, biarlah aku lebih menyukai Melinda despresi karena Melinda yang terlalu pintar."
Ronny pun keluar dari lantai tiga dia berjalan menuju ke lantai dasar, Ronny seperti melihat ada seseorang yang sedang berdiri di depan pintu utama.
Ronny pun semakin mendekati wanita tersebut tapi ketika Ronny yang hendak menyentuh wanita itu pun seketika langsung menghilang.
"Astaga, aku berhalusinasi kembali."
Ronny pun memilih untuk keluar dan masuk ke dalam mobil nya.
__ADS_1
"Lelaki kesepian yang butuh sentuhan kehangatan, aku harus mencari yang bisa membuat ku senang dalam satu malam.*
Ronny memilih untuk pergi ke tempat hiburan malam dia untuk membuat nya sedikit lebih segar dalam menghadapi halusinasi nya.
Ketika Ronny masuk ke dalam tempat tersebut tanpa Ronny menyadari ada Rizal yang melihat nya.
Rizal yang membuat Putri Belinda meninggal atas perintah Ronny, Rizal melihat Ronny yang di kelilingi oleh wanita-wanita malam.
Rizal pun mengabadikan momen tersebut, dia video kan dan juga di fotokan. Agar dia pergunakan untuk meminta uang kembali dengan Ronny.
Rizal menyimpan handphone nya dengan baik dan dia pun terus saja memperhatikan Ronny.
"Memiliki istri yang cantik dan berpendidikan tinggi, dia lebih memilih dengan wanita malam."
Rizal sampai menggelengkan kepalanya berkali-kali melihat Ronny yang sedang memberikan uang kepada wanita-wanita yang ada di samping nya.
__ADS_1