Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode 95.


__ADS_3

Rizal menghampiri Ronny dan seketika membuat Ronny begitu sangat terkejut sekali melihat nya.


Ronny pun langsung menarik tangan Rizal dan mereka berdua pun mengobrol bersama.


"Ronny, apakah kamu merasa tidak puas memiliki istri cantik seperti Melinda. Aku tidak menyangka yaa setelah kamu yang sudah memiliki perusahaan sendiri kamu menjadi seperti yaa Ronny."


Ronny merasa sangat kesal sekali jika bukan dirinya yang menyuruh Rizal untuk menghabisi nyawa Putri Belinda dia tidak akan selalu di incar oleh Rizal.


"Apakah kamu ingin meminta uang kembali,? dengan mengancam akan memberikan foto kebersamaan ku dengan wanita lain kepada Melinda? berapa uang yang kamu inginkan Rizal dan segera pergi dari muka bumi ini untuk selamanya."


Rizal melihat Ronny yang begitu sangat marah kepada dirinya, dia masih memerlukan Ronny untuk kehidupan nya.


Rizal berpikir dari pada dirinya yang selalu meminta untuk kepada Ronny, lebih baik dia berkerja sama dengan Ronny.


"Aku ingin berkerja perusahaan mu Ronny,? aku butuh makan untuk keluarga ku."


Ronny tidak menyangka jika Rizal yang begitu sangat licik dan sekarang setelah sudah banyak uang yang dia berikan kepada Rizal dia berujung ingin meminta pekerjaan kepada nya.


Tapi Ronny tidak segampang itu dia menerima kehadiran Rizal dengan rencana-rencana nya.

__ADS_1


"Baiklah, kamu mulai besok bisa berkerja dengan ku. Besok adalah pembukaan toko ku dengan konsep yang baru, aku mengubah cat dari warna merah menjadi putih. Karena selama aku di sana banyak sekali darah-darah kecelakaan yang terjadi di dalam gedung itu."


Rizal pun seketika dia merasa sangat takut sekali.


"Apa penyebab toko ke 7 mu itu sampai banyak korban jiwa seperti itu, apakah kamu harus memberikan tumbal untuk penghuni gedung tersebut?."


Ronny tidak berpikir ke arah sana dia hanya berpikir jika apa yang terjadi pada gedung nya itu adalah sebuah kecelakaan biasa.


"Aku tidak tahu asal mula gedung tersebut, dan aku juga tidak mau tahu itu hanya membuat ku berpikiran negatif saja."


Ronny pun seketika teringat ketika dirinya berada di pemakaman Putri Belinda.


Wajah Rizal seketika dia langsung tegang.


"Mungkin wanita salah tempat, kamu pikirkan saja dia menyebutkan nama Melly sedangkan itu adalah makam Putri Belinda."


Ronny mendengar jawaban yang gugup dari Rizal tapi dia mengabaikan nya.


"Sudahlah aku mau pergi saja, besok jam 8 pagi kamu harus sudah ada di depan toko dengan pakaian yang rapih."

__ADS_1


Ronny pun pergi begitu saja dia ingin sekali menemui Melinda, dia ingin melihat hadir di pembukaan toko nya.


"Melinda yang sudah pulih dia harus datang, agar mereka menilai jika Melinda pun ikut serta di dalam nya."


Ronny masuk ke dalam mobil nya dia lupa jika Melinda yang sudah pergi dari rumah tersebut, dia menjalankan mobilnya dengan kecepatan yang tinggi.


Tapi ketika mendekati rumah nya, Rendy membelikan bucket bunga mawar untuk Melinda.


"Aku yang gagal bercinta malam semoga bisa bersama dengan Melinda istri ku yang cantik tapi yang ku manfaat kan."


Setelah membeli bucket bunga tersebut, Ronny pun kembali masuk ke dalam mobil nya dia melihat dari luar rumah yang sangat sepi sekali dan kamar Putri Belinda yang gorden nya terbuka lebar.


Sudah tidak ada satpam yang menjaga pegawai yang ada di rumah itu besok akan bekerja di toko-toko baru Melinda.


Ronny pun baru menyadari jika Melinda yang ingin tinggal di rumah orang tua nya, tapi kenapa semua nya sampai tidak ada di rumah.


"Para pegawai pergi ke mana, apakah Melinda memecat mereka semuanya karena Melinda yang tidak akan lagi tinggal di sana."


Ronny merasa sangat marah sekali dia pun membuang bucket bunga mawar tersebut, Ronny dengan sangat emosional dia pun masuk kembali ke dalam mobil nya.

__ADS_1


__ADS_2