
Melinda terus saja berteriak-teriak dia mengatakan jika suaminya akan mengambil kebahagiaan nya, Regina yang baru saja pulang dari kantor dia begitu sangat terkejut sekali ketika melihat Melinda yang seperti itu kembali.
Regina membuka pintu kamar dia langsung membantu Suster Diana dalam mengendalikan emosi Melinda, tapi ternyata mereka tidak berhasil Melinda yang terus menerus berteriak kencang.
Elisa yang berada di kamar dia begitu sangat ketakutan sekali sampai mengunci pintu kamar nya, Elisa lebih memilih memeluk guling dia benar-benar merasa takut.
Akhirnya Dokter Robby pun datang dia pun mencoba untuk menyuntikkan cairan yang membuat Melinda lemas dan bisa di baringkan di tempat tidur.
"Apa yang sebenarnya terjadi dengan Melinda,? kenapa dia kembali seperti ini?. Apakah dia bertemu dengan Ronny kembali?."
Regina begitu sangat menghawatirkan kondisi Melinda, dia tidak mau Melinda kembali seperti dulu.
"Tadi saya bertemu dengan Ronny di jalan dia yang bersamaan dengan beberapa orang yang tidak saya kenal, tapi saya sangat hawatir sekali jika Ronny melakukan sesuatu hal yang menyeramkan."
Regina pun menghampiri Melinda dan Suster Diana mengelap keringat yang membasahi wajah Melinda.
__ADS_1
"Dokter Robby, lebih baik Dokter masuk ke kamar Elisa karena saya merasa Elisa yang begitu sangat ketakutan sekali ketika melihat Ibu Melinda berteriak-teriak histeris."
Dokter Robby pun keluar dari kamar Melinda dan Suster Diana mengantikan pakaian Melinda.
Dokter Robby mencoba untuk membuka pintu kamar nya tapi ternyata pintu yang terkunci.
"Elisa sayaang, buka pintu nya yaa. Dokter Robby ingin bertemu sayaaaaang."
Elisa yang mendengar suara lelaki dia pun langsung membuka pintu tersebut walaupun tangan nya yang gemetaran.
"Tenang yaa sayang jangan panik yaa sayaaaaang."
Dokter Robby mencoba untuk menenangkan perasaan Elisa.
"Kenapa Mommy Melinda seperti itu, aku begitu sangat ketakutan sekali melihat nya."
__ADS_1
Elisa menangis di hadapan Dokter Robby dan Dokter Robby pun mencoba untuk menjelaskan nya.
"Mommy Melinda mengalami despresi, semua karena dia yang kehilangan Putri Belinda. Elisa jika kamu merasa ketakutan sekali dan tidak nyaman lebih baik kamu kembali ke pantai asuhan yaa."
Elisa pun begitu sangat terkejut sekali ketika dia harus kembali ke pantai asuhan karena dia sudah merasa sangat bahagia dengan kekayaan yang di berikan oleh Melinda kepada nya.
"Tidak Om Dokter, aku tidak mau kembali ke pantai asuhan. Aku ingin tetap di sini bersama dengan Mommy Melinda, aku akan melawan rasa takut ku ini."
Elisa begitu meyakinkan Dokter Robby jika dirinya yang ingin tetep bersama dengan Melinda walaupun dia harus menahan rasa takut nya.
"Yasudah jika itu adalah keinginan mu, tapi ingat jangan pernah memaksakan jika sudah merasa tidak nyaman kamu bisa langsung bicara yaa untuk kembali ke pantai asuhan."
Elisa mengangguk kan kepala nya dan dia pun mencoba untuk tersenyum manis di hadapan Dokter Robby.
"Dokter besok aku mulai sekolah loh, aku merasa sangat bahagia sekali karena sekolah ku yang sangat mewah sekali aku seperti seorang princess saja."
__ADS_1
Dokter Robby melihat Elisa yang sedang menikmati perubahan kehidupan nya, dia yang sekarang bisa mendapatkan apapun yang dia inginkan ketika bersama dengan Melinda.