
Keesokan harinya.
Elisabeth merasa sangat malas sekali untuk bangun dan Suster Diana pun datang karena mengetahui Elisabeth yang pasti akan merasa sangat malas untuk bangun pagi hari ini.
Suster Diana melihat Elisabeth yang masih memeluk boneka kesayangan pemberian dari Mommy Melinda.
"Ayo cepat mandi jangan bermalas-malasan seperti yaa, sekarang adalah hari yang sangat menyenangkan. Ayo cepat mandi."
Suster Diana mulai memaksa Elisabeth dan akhirnya Elisabeth pun mau untuk pergi ke kamar mandi.
Suster Diana pun masih merasa sangat bingung dengan Regina yang lebih memilih untuk mengadopsi anak perempuan lagi sedangkan sikap nya dengan Elisabeth pun sangat tidak baik.
Suster Diana menyimpan baju seragam dan juga tas untuk Elisabeth.
Elisabeth pun langsung memakai baju seragam nya dan Suster Diana memakai kan sepatu nya.
"Semangat yaa jangan sampai kamu tidak semangat."
Elisabeth hanya bisa terdiam saja dia mengabaikan ucapan Suster Diana.
Mereka berdua pun berjalan menuju ke tempat makan dan semuanya sudah berada di sana.
"Suster Diana di mana bekal makanan yang sudah aku minta buatkan, berikan kepada ku dan aku akan segera pergi."
Arief pun memilih untuk ikut bersama dengan istri nya dan mereka berdua pun langsung pergi.
"Sebenarnya siapa anak perempuan yang ingin Ibu adopsi, aku sangat penasaran sekali jadi nya."
Elisabeth semakin merasa tidak nyaman dan dia pun hanya meminum susu hangat nya saja.
__ADS_1
"Ayo Suster Diana kita berangkat sekarang juga."
Elisabeth pun langsung pergi dengan membawa tas dan bekal nya.
"Bu Melinda saya permisi pergi dulu yaa."
Elisabeth yang merasa sangat kesal dia pun tidak berpamitan dengan Melinda.
"Elisabeth mulai merasa tidak nyaman dan apakah aku harus mengikuti apa yang di inginkan oleh Elisabeth untuk pergi dari rumah ini."
Melinda pun juga merasa hilang nafsu makan nya dia memilih untuk langsung pergi ke kantor.
"Aku harus membicarakan ini dengan Febrian mengenai syarat-syarat agar aku bisa pisah dengan Ronny dan aku bisa hidup nyaman."
Melinda masuk ke dalam mobil dan dia pun langsung pergi ke kantor nya sedangkan Elisabeth di sepanjang perjalanan menuju ke sekolah dia hanya terdiam saja membuat Suster Diana tidak bisa berkata apa-apa.
Sampai akhirnya mereka berdua pun sampai di sekolah, Veronica memperhatikan wajah Elisabeth yang diam dan sangat menyeramkan sekali.
Veronica pun masuk ke dalam kelas dan merasa sangat nyaman sekali ketika melihat Elisabeth dengan ekspresi wajah yang kesal.
Regina dan juga Arief mereka berdua datang ke toko Putri Belinda Parfume kedatangan mereka berdua untuk membawa Putri Belinda datang ke sekolah nya.
Regina menghampiri Ronny dan Rizal pun memperhatikan nya.
"Ronny di mana Putri Belinda, Ibu ingin mengajak nya ke sekolah sekarang juga. Dia harus melihat sekolah nya."
Rizal pun langsung pergi ke kamar Putri Belinda dan ternyata Putri Belinda yang sedang menyisir rambut nya.
"Belinda sayang, Omah Regina datang dia akan mengajak kamu untuk pergi ke sekolah sekarang."
__ADS_1
Putri Belinda langsung menghampiri Om Rizal.
"Baiklah Om Rizal aku yang sudah mandi dan siap untuk pergi bersama dengan Omah."
Wajah Putri Belinda kelihatan sangat bahagia sekali dan Rizal pun bisa merasakan nya.
Mereka berdua pun akhirnya tepat di lantai dasar.
"Omah."
Teriak Putri Belinda sambil berlari menghampiri Omah Regina.
"Putri Belinda sayang, cucu kesayangan Omah."
Mereka berdua pun saling berpelukan dengan erat sekali.
"Sekarang kita pergi ke sekolah tapi sebelum nya, sarapan pagi dulu yaa. Suster Diana sudah membuatkan bekal makanan untuk kamu sayang."
Omah Regina membukakan bekal makanan tersebut dan membuat Putri Belinda merasa sangat merindukan Suster Diana.
"Aku merindukan Suster Diana yang sekarang sudah di miliki oleh Elisabeth, hmmm aku sangat rindu sekali."
Putri Belinda pun langsung menikmati makanan tersebut dan dia merasa masakan yang begitu sangat luar biasa sekali.
"Enak sekali yaa, aku sangat menyukai nya."
Omah Regina melihat Putri Belinda yang begitu sangat lahap sekali makan nya dan membuat nya pun merasa sangat sedih sekali walaupun dia berniat untuk memberikan segalanya untuk Putri Belinda tapi sebuah kisah sayang dan cinta yang pernah di berikan oleh Suster Diana tidak pernah bisa di gantikan.
Omah Regina memilih untuk menunggu sampai Putri Belinda selesai makan setelah itu barulah mereka melanjutkan perjalanan menuju ke sekolah nya.
__ADS_1
Putri Belinda akan bertemu dengan Suster Diana dan mungkin itu adalah sebuah pertemuan yang sangat mengharukan untuk mereka berdua di sekolah nanti.