Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode 33.


__ADS_3

Suster Diana pun langsung tidak sadarkan diri nya, dia dan Melinda di bawa ke rumah sakit.


Ronny menyiapkan pemakaman untuk Putri Belinda dia pun tidak bisa menyesali apa yang sudah di lakukan oleh nya.


"Ronny, ingat jika kamu sudah berbuat jahat. Maka jangan pernah ada rasa penyesalan ingat dalam waktu satu sampai dua bulan kamu bisa membangun cabang ke 7."


Kabar meninggalnya Putri Belinda yang sangat tradisi sekali sampai menjadi tranding topik di semua media sosial.


Sampai keluarga Melinda pun merasa sangat terkejut sekali ketika mendengar berita meninggalnya Putri Belinda.


"Kita yang belum pernah melihat nya secara langsung, kita harus mendengarkan berita seperti ini. Bagaimana dengan Melinda dia pasti sangat sedih sekali."


Ucap Mama nya Melinda yang sangat merindukan Melinda.


"Sudah Mam, lebih baik kita datang saja karena ini adalah sebuah kabar duka. Karena bagaimana pun juga Melinda itu adalah putri kesayangan kita yang lebih memilih Ronny dan keluar dari keluarga kita."

__ADS_1


Orang tua Melinda berniat untuk pergi ke rumah Melinda.


Suster Diana dia yang tidak sadarkan diri dia melihat Putri Belinda yang sedang berjalan menghampiri nya.


Suster Diana merasa sangat terkejut sekali ketika melihat Putri Belinda yang berlari tanpa menggunakan kursi roda.


"Putri Belinda sayaaaaang, kamu bisa berjalan Nak. Kamu tidak lagi pakai kursi roda lagi sayaaaaang kamu yang sudah sehat."


Pelukan erat Suster Diana pada Putri Belinda.


"Aku sekarang bisa berlari-lari, aku tidak sakit lagi Suster Diana aku sangat bahagia sekali Suster Diana."


"Suster Diana, jangan menagis lagi yaa. Aku sudah tidak sakit lagi sekarang aku jadi anak yang sehat sekarang. Mama dan Papa tidak perlu lagi membawa aku ke Rumah Sakit."


Ketika Suster Diana ingin memeluk erat tubuh mungil Putri Belinda tapi tiba-tiba saja Putri Belinda yang menghilang begitu saja.

__ADS_1


Suster Diana pun ternyata terbangun dari pingsan nya dan dia berada di Rumah Sakit.


"Aku hanya bermimpi ternyata yaa, lalu di mana Putri Belinda sekarang. Dia berada di mana. Tadi hanya mimpi saja seperti nya aku tidak sadarkan diri."


Dokter menghampiri Suster Diana dia memilih Suster Diana yang sudah sadarkan diri.


"Dimana Putri Belinda,? apakah dia juga sedang berada di ruangan rumah sakit ini juga? tidak ada yang terjadi sesuatu kan dengan Putri Belinda? aku hanya bermimpi saja kan."


Dokter merasa sangat sedih sekali ketika Suster Diana yang berkata seperti itu kepada nya, dan kebetulan sekali televisi yang sedang menyala yang sedang menyiarkan tentang meninggalkan Putri Belinda.


Putri Belinda anak dari pemilik parfume terkenal yang juga di beri nama Parfume Belinda.


Suster Diana menggelengkan kepalanya berkali-kali dia masih saja tidak menyangka dengan apa yang sudah terjadi dengan Putri Belinda.


Suster Diana menagis di histeris di hadapan Dokter yang juga mengenal dengan Putri Belinda karena dia yang memang selalu berlangganan untuk terapi dan berobat tiap bulan ke Rumah Sakit.

__ADS_1


"Suster Diana, kamu yang sabar yaa. Mungkin sekarang Belinda yang sudah tenang menjadi peri kecil di surga."


Suster Diana masih saja tidak bisa berkata-kata apa-apa dia masih tidak mau berbicara tentang Putri Belinda.


__ADS_2