Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode *234*


__ADS_3

Rizal berjalan menuju ke kamar Putri Belinda dengan bekal makanan di tangan nya, tapi dia melihat Putri Belinda yang masih tidur.


Rizal pun menyimpan bekal tersebut di pinggir tempat tidur Putri Belinda dan Rizal pun kembali ke lantai dasar.


Ronny ternyata menyusul Rizal dia melihat Rizal yang keluar dari kamar Putri Belinda.


"Aku ingin bicara dengan mu, tapi tidak di sini karena aku takut Putri Belinda mendengarnya."


Ronny dan Rizal pergi ke lantai dua, Rizal sudah mengetahui jika Ronny pasti akan membicarakan tentang Regina dan juga Suster Diana.


Ronny dan Rizal masuk ke dalam ruangan Ronny menutup rapat pintu ruangan tersebut.


"Rizal cepat atau lambat keluarga Melinda pasti mengetahui Putri Belinda, bagaimana cara kita melindungi Putri Belinda."


Ronny merasa sangat ketakutan sekali jika Melinda Melaku berbagai cara untuk bisa mengambil Putri Belinda dari pelukan nya.

__ADS_1


"Kenapa kamu harus takut kehilangan Putri Belinda,? sedangkan Putri Belinda pun sudah tidak mau bersama dengan Mama nya. Jadi kita tidak perlu hawatir, Putri Belinda pasti akan bersama dengan kita."


Ronny pun langsung terdiam ketika mendengar perkataan Rizal.


"Apakah kamu sudah melihat perkataan Melinda di televisi, perkataan yang membuat Putri Belinda merasa sangat sedih. Melinda dan Elisabeth sekarang sedang melakukan pemotretan dan juga iklan untuk produk parfume nya dan hal itu membuat Putri Belinda sedih."


Ronny tidak pernah tahu jika Melinda sampai harus melakukan pemotretan dan juga membuat iklan bersama dengan Elisabeth.


"Oh, Melinda benar-benar ingin membahagiakan Elisabeth sungguh luar biasa sekali dia yaa."


"Rizal aku mohon sekarang kamu yang harus ada di samping Belinda, karena aku tahu jika Belinda yang lebih dekat dan mu. Aku akan fokus pada pekerjaan di bawah karena kita harus berbagi tugas, kita harus bisa membuat toko kita selalu ramai seperti ini."


Merasa sudah selesai pembicaraan, Ronny dan Rizal pun keluar dari ruangan tersebut. Ronny kembali ke lantai dasar sedangkan Rizal pergi menemani Putri Belinda.


Rizal membuka pintu kamar dan ternyata Putri Belinda yang masih tidur nyenyak, Rizal pun mencium kening Putri Belinda dia duduk di samping Putri Belinda sambil memainkan handphone nya.

__ADS_1


Putri Belinda pun akhirnya bangun dari tidur nya dia seperti mencium aroma masakan yang sering dia makan.


"Hmmmm, kenapa seperti harum aroma masakan yang sering di masak oleh Suster Diana yaa."


Putri Belinda terbangun dan langsung duduk, Rizal memperhatikan Putri Belinda ketika dirinya melirikan mata nya ke kotak bekal yang ada di samping nya.


"Om Rizal, itu bekal makanan milik siapa?."


Putri Belinda menunjukkan ke arah kotak bekal yang ada di samping nya, Rizal pun akhirnya menghampiri Putri Belinda dia memberikan kotak bekal tersebut untuk Putri Belinda.


"Ayo makan yaa, ini adalah kotak bekal yang di buat Suster Diana untuk Merry. Tapi ternyata Merry yang sudah tidak ada di panti asuhan, Merry yang menjadi Putri Belinda."


Putri Belinda pun langsung membuka kotak bekal tersebut, dia memakan nya. Putri Belinda begitu sangat menikmati makanan tersebut, sudah sangat lama sekali Putri Belinda tidak makan masakan Suster Diana.


Mata Putri Belinda terlihat berkaca-kaca ketika menikmati makanan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2