Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode (152)


__ADS_3

Suster Diana dia harus ikut bersama dengan Elisa ke toko nya, Melinda melihat tidak ada senyuman keceriaan yang di terlihat dari wajah Suster Diana ketika bersama dengan Elisa.


Perlakuan Suster Diana pun terlihat sangat dingin sekali kepada Elisa, dan Elisa pun merasakan nya.


Elisa memiliki niat jahat nya jika dia ingin sekali membuat Suster Diana berhenti menjadi Suster pengurusnya dan Melinda memilih untuk memberikan Suster yang baru untuk nya.


"Aduhhh, kaki ku seperti nya pegal-pegal ini."


Elisa memegang kakinya dan Suster Diana pun melihat kaki Elisa tidak apa-apa.


"Kenapa sayaaaaang, kaki kamu kenapa."


Sebelum masuk ke mobil Melinda memeriksa kaki Elisa yang tidak apa-apa.


"Kaki ku pegal sekali Mom, Suster Diana bisakah memijat kaki ku sebentar saja."


Mereka pun masuk ke mobil dan Elisa mengangkat kan kedua kakinya sehingga Suster Diana bisa dengan sangat mudah memijat kaki Elisa yang mungil itu.

__ADS_1


"Elisa, nanti Mommy bawa ke tempat nya yaa. Kasihan Suster Diana kamu jangan sampai seperti itu kepada Suster Diana."


Elisa menunjukkan wajah sedih nya dan membuat Suster Diana merasa sangat mual sekali untuk melihat nya.


"Tidak apa-apa Bu Melinda, aku melakukan dengan sangat ikhlas."


Elisa tersenyum tipis ketika mendengar perkataan Suster Diana, Elisa yang merasa sangat nyaman sekali dia pun ketiduran dan membuat Suster Diana menghentikan nya.


Melihat Elisa tertidur, Melinda pun langsung meminta maaf kepada Suster Diana.


"Suster Diana maafkan dengan apa yang sudah di lakukan oleh Elisa, tapi aku sangat yakin sekali jika Elisa nanti akan jauh lebih baik lagi sikap nya lebih sopan."


Mereka pun akhirnya sampai di depan toko Parfume tersebut, dan Suster Diana langsung menepuk-nepuk pipi Elisa.


"Ayolah bangun Elisa, kita sudah sampai di toko Belinda Parfume."


Elisa pun langsung terbangun dari tidurnya dan begitu sangat terkejut nya Elisa yang ketika melihat megah nya toko tersebut.

__ADS_1


Mereka pun turun dari mobil nya dan Elisa memperhatikan foto Putri Belinda yang seperti mirip dengan Merry.


"Wajah nya hampir mirip dengan Merry, tapi tubuh Merry sangat kecil sekali sedang Putri Belinda lebih berisi."


Ucap Merry di dalam hati nya dan langsung di ajak Melinda untuk masuk ke dalam toko nya tersebut.


"Merry, itu adalah Putri Belinda anak Mommy yang sudah meninggal dunia. Mommy memakai nama nya sebagai nama Parfume karena Mommy merasa nama Belinda Parfume itu akan membawa keberuntungan."


Suster Diana membiarkan Elisa untuk melihat-lihat koleksi parfume yang ada dan kedatangan Melinda pun langsung di sambut oleh Ferdian.


"Selamat datang Suster Diana dan Elisabeth yang cantik."


Elisa memegang salah satu botol Parfume yang di di beri foto Putri Belinda.


"Sebentar lagi nama Parfume ini akan berubah menjadi Elisabeth Parfume dan foto aku yang terpasang di botol Parfume ini bukan Putri Belinda lagi."


Elisa begitu sangat yakin sekali jika dia akan merebut posisi Putri Belinda di keluarga Melinda, Elisa juga sudah mempunyai banyak rencana yang akan dia lakukan ketika menjadi anak angkat Melinda.

__ADS_1


Elisa yang masih kecil tapi pikiran nya sudah sangat dewasa sekali.


__ADS_2