
Putri Belinda berjalan menuju ke mobil Omah Regina dan Suster Diana begitu sangat terkejut nya ketika dia melihat anak perempuan yang berjalan di depan mata nya.
Nafas Suster Diana terasa sangat sesak sekali dia seakan ingin berteriak tetapi tidak bisa.
Putri Belinda pun tersenyum manis kepada Suster Diana dan melambaikan tangan nya, Omah Regina melihat Suster Diana yang sangat terkejut sekali ketika dia melihat Putri Belinda.
"Putri Belinda kamu tidak mau bertemu dengan Suster Diana,? seperti dia ingin bertemu dengan mu sayang."
Putri Belinda menggelengkan kepalanya dia masuk ke dalam mobil dan Suster Diana pun langsung menangis.
"Ya Tuhan, apakah yang aku lihat itu adalah Putri Belinda. Dia Putri Belinda yang masih hidup dan dia anak perempuan yang di maksud Bu Regina."
Suster Diana pun merasa sangat lemas sekali dia pun melihat Elisabeth yang berada di luar kelas sedang bersama dengan guru nya.
"Elisabeth, dia menagis seperti nya dia yang mengetahui Putri Belinda yang masih hidup."
Suster Diana pun langsung menghampiri Elisabeth.
"Elisabeth tidak mau masuk ke kelas dia ingin pulang saja."
Suster Diana pun langsung menatap wajah Elisabeth.
"Kenapa kamu menangis,? kamu melihat Putri Belinda yang kembali ada. Mommy Melinda yang sudah memilih mu dan Putri Belinda yang seperti nya akan bersama dengan Papa nya."
__ADS_1
Elisabeth pun memegang tangan Suster Diana dengan sangat erat sekali.
"Putri Belinda itu adalah Merry, kenapa dia harus menjadi Merry di panti asuhan."
Suster Diana pun langsung terkejut sekali mendengar nya.
"Apakah kamu tidak salah bicara Elisa,? kamu bilang Merry itu adalah Putri Belinda? jadi di saat kamu di adopsi Putri Belinda melihat nya langsung."
Suster Diana pun seketika langsung menangis bahagia rasanya kesedihan Putri Belinda ketika dia melihat Mama yang lebih memilih untuk mengadopsi anak perempuan lain.
Elisabeth pun langsung pergi berlari menuju ke mobil nya dan Suster Diana masuk ke dalam kelas untuk mengambil tas milik Elisabeth.
Suster Diana meminta ijin untuk pulang kepada guru yang ada di kelas nya.
"Putri Belinda itu anak kandung Tante Melinda tapi Tante Melinda yang lebih memilih untuk mengadopsi Elisabeth karena dia pikir Putri Belinda yang sudah meninggal dunia. Dan apakah Elisabeth akan tetap menjadi anak yang sombong kita lihat saja teman-teman."
Elisabeth terus menerus menangis dia yang tidak mau kehilangan Mommy Melinda.
"Bagaimana jika Mommy Melinda mengetahui nya dia akan kembali membawa ku ke panti asuhan aku tidak mau."
Melihat Elisabeth yang terus menerus menangis di sepanjang perjalanan membuat Suster Diana pun langsung berpikir ketika melihat sikap Putri Belinda kepada nya.
"Putri Belinda yang tidak menyentuh ku, dia yang hanya senyum saja kepada ku. Itu semua menunjukkan sikap kecewa yang begitu sangat besar."
__ADS_1
Ucap Suster Diana di dalam hati nya.
"Sudah yaa Elisa, kamu jangan terus menangis seperti ini yaa. Sekarang lebih baik kita tidak usah banyak bicara dengan Mommy Melinda biarkan saja dia mengetahui semuanya sendiri."
Elisabeth pun mulai bisa berhenti menangis ketika mendengar perkataan Suster Diana.
"Mommy Melinda tidak mungkin mengembalikan kamu ke pantai asuhan, karena kamu sudah sah menjadi anak nya secara hukum untuk apa kamu harus menagis yang harus nya sedih itu Putri Belinda bukan kamu Elisabeth."
Mereka berdua pun akhirnya sampai di rumah dan Elisabeth pun langsung berlari menuju ke kamar nya.
Sedangkan Suster Diana memilih untuk diam di depan teras rumah sambil memikirkan Putri Belinda.
"Apa yang sebenarnya terjadi dengan Putri Belinda, kenapa dia sampai ada di pantai asuhan sebagai Merry lalu jika Putri Belinda masih hidup siapa yang ada di kuburan Putri Belinda."
Suster Diana mulai merenung kan nya dan dia juga mengingat ketika ada yang menagis di makam Putri Belinda.
"Ya, aku pernah melihat ketika ada seorang ibu-ibu yang datang ke makam Putri Belinda dan dia menagis. Aku merasa sangat curiga sekali seperti ini semua sudah di rencanakan sebelumnya."
Karena merasa sangat pusing sekali Suster Diana melihat untuk masuk ke dalam Suster Diana pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk Elisabeth.
"Dan, Ibu Regina bagaimana ceritanya dia sampai bisa menemukan Putri Belinda di panti asuhan yaa."
Suster Diana masih saja merasa sangat kebingungan sekali dia terus saja memikirkan Putri Belinda.
__ADS_1
"Astaga Diana, sekarang lebih baik kamu jangan memikirkan tentang itu sekarang kamu harus senang karena Putri Belinda yang sudah kembali."
Suster Diana fokus pada makanan yang akan di buat nya.