
Rizal berpamitan dengan Ronny dia yang akan pergi ke panti asuhan untuk bisa bertemu dengan Merry, Ronny pun mengizinkan nya dan Rizal langsung masuk ke dalam mobil nya.
"Merry, Om datang sayaaaaang."
Rizal sebelum nya dia yang sudah membelikan makanan dan minuman untuk Merry sehingga dia tidak harus berhenti di jalan.
"Hari ini aku harus bisa mengajak Merry, untuk bisa bertemu dengan Ronny. Aku sudah mau menunggu-nunggu lagi. Aku hawatir Melinda yang mengetahui Merry maka dia yang akan membawa Merry."
Merry yang sedang bermain dengan Joana, dia melihat mobil Rizal dan langsung berlari menghampiri mobil tersebut.
Joanna memperhatikan Merry dia pun memilih untuk pergi karena Merry yang pasti akan mengobrol dengan Om nya.
"Om Rizal datang yeeeeee."
Merry terlihat begitu sangat bahagia sekali ketika Rizal yang baru turun dari mobil nya.
"Merry sayaaaaang."
__ADS_1
Rizal pun langsung memeluk erat Merry dan mengendong nya.
"Om bawa makanan dan minuman buat kamu sayaaaaang, nanti kamu bagi-bagi juga yaa sama teman-teman kamu di sana."
Merry melihat makanan dan minuman yang begitu sangat banyak sekali dia pun merasa sangat bahagia sekali.
"Terimakasih banyak yaa Om, Om Rizal baik sekali."
Merry dan Rizal pun memilih duduk bersama di kursi yang biasa mereka tempati, Rizal pun mencoba untuk mengajak Merry untuk mau bertemu dengan Papa nya.
"Merry, bagaimana jika hari ini Merry bertemu dengan Papa sayang. Papa begitu sangat merindukan Merry, Papa yang ingin bertemu dengan Merry."
"Om tidak mau Merry sampai di ambil oleh Mama Melinda, Om kasihan jika melihat Merry harus tinggal bersama dengan anak asuh Mama Melinda dia pasti akan jahat dengan Merry."
Merry pun langsung berpikir jika dirinya bersama dengan Mama nya dia tidak mungkin akan merasa nyaman, dan jika dia bersama dengan Papa nya hanya dia yang akan di perhatikan oleh Papa nya.
"Apakah Papa benar-benar ingin bertemu dengan ku,? Papa ingin membawa ku pergi dari panti asuhan ini? Papa tidak akan menyiksa ku kan."
__ADS_1
Rizal merasa sangat kasihan sekali melihat Merry dia yang seperti sangat ketakutan sekali dengan Papa nya.
"Tidak sayaaaaang, Papa tidak akan menyakiti hati Merry. Kita sampai Papa melakukan hal yang maka Om Rizal yang akan mengurus kamu sayaaaaang."
Rizal mengelus rambut Merry dengan penuh kasih sayang, dan membuat Merry merasa sangat yakin sekali dengan kebaikan hati Ronny kepada nya.
"Baiklah Om, aku ingin bertemu dengan Papa."
Rizal merasa tidak percaya dengan apa yang sudah dia dengar.
"Benarkah itu sayaaaaang, kala begitu sekarang kita ijin ke ibu panti asuhan yaa."
Ketika Rizal yang mencoba untuk minta ijin kepada pihak panti asuhan, Merry lebih baik untuk membagikan makanan dan minuman tersebut kepada teman-teman nya.
"Merry Om itu begitu sangat baik sekali kepada kamu, semoga saja dia akan segera mengadopsi kamu yaa dan kamu akan hidup bahagia bersama nya."
Joanna memeluk erat tubuh Merry dan dia pun sampai meneteskan air mata nya.
__ADS_1
"Jika aku keluar dari panti asuhan ini, aku tidak akan pernah melupakan kalian semuanya. Aku sangat sayang kalian semua, sekarang aku di ajak untuk bertemu dengan seseorang."
Merry pun melepaskan pelukan erat nya dia juga menghapus air mata Joanna.