
Ronny masih ingin berlama-lama bersama dengan Putri Belinda, tapi Rizal yang harus mengantarkan Putri Belinda ke panti asuhan.
"Merry kita harus kembali ke pantai asuhan yaa sayaaaaang, jangan sampai kamu tidak tepat waktu untuk kembali ke sana."
Rizal memberikan masker kepada Merry.
"Papa, aku pulang dulu yaa. Papa baik-baik ya di sini. Nanti kita akan bersama lagi ya Pap, aku sayang Papa."
Ronny merasa tidak mau Putri Belinda pergi dia masih ingin bersama dengan Putri Belinda.
"Papa masih ingin bersama dengan kamu sayang, tapi Papa juga harus bisa melerakan kamu pergi kembali ke panti asuhan. Papa janji akan segera mengeluarkan kamu dari panti asuhan yaa sayang."
Ronny memeluk erat kembali Putri Belinda.
"Aku pergi yaa Pap."
Rizal pun langsung memegang tangan Putri Belinda, dia pun lebih memilih untuk mengendong Putri Belinda di saat akan melewati tangga.
__ADS_1
Rizal begitu sangat berhati-hati sekali, sedangkan Ronny lebih memilih untuk diam di dalam ruangan nya. dia tidak kuasa jika harus melihat Putri Belinda pergi.
"Sayaaaaang, ketika Mama mu yang melupakan mu. Papa berjanji yang akan membuat mu bahagia selamanya bersama dengan Papa."
Ronny pun berjalan menuju ke kaca besar jendela kamar nya dia melihat Putri Belinda yang sudah masuk ke dalam mobil.
"Hati-hati sayang, Putri Merry."
Merry terus saja tersenyum ketika dia berada di dalam mobil Rizal dan Rizal pun begitu sangat bahagia sekali melihat nya.
"Terimakasih yaa Om Rizal, Om sangat baik sekali. Om bisa mempertemukan aku kembali dengan Papa aku dan Papa yang sudah tidak membenci aku lagi loh om."
"Papa Ronny sayang kamu, Papa Ronny akan segera membawa kamu untuk bisa tinggal bersama dengan Om dan kamu juga akan sekolah."
Rizal kembali menjalankan mobilnya, dan mereka berdua pun akhirnya sampai di depan pintu gerbang pantai asuhan.
Rizal membukakan pintu mobil nya dan Merry pun langsung berlari menuju ke pintu masuk, Rizal mengantarkan Merry sampai bertemu dengan Ibu pengasuh nya.
__ADS_1
"Terimakasih ya Pak Rizal yang selalu tepat waktu mengantarkan Merry kembali ke pantai asuhan."
Merry melambaikan tangan nya ketika dia melihat Om Rizal yang akan pergi.
"Hati-hati yaa Om Rizal, nanti ajak lagi aku main-main yaa."
Merry kembali ke kamar nya dan dia melihat Joana yang sudah menunggu nya.
"Merry akhirnya kamu sudah kembali yaa, kamu pasti begitu sangat bahagia sekali bersama dengan Om baik itu."
Merry pun merasa ingin menceritakan apa yang sudah dia lihat di toko parfume milik Papa yaa.
"Joanna, tadi aku di bawa ke toko Parfume milik Om Rizal kan. Lalu aku melihat ada anak perempuan kecil dia memakai pakaian berwarna merah dengan membawa boneka Barbie yang sudah sangat kotor sekali dia tersenyum manis kepada ku dan melambaikan tangan nya kepada ku tapi dia menghilang begitu saja."
Joanna begitu sangat terkejut sekali ketika dia mendengar perkataan Merry.
"Seperti itu adalah seorang hantu Anak kecil perempuan yang menyukai mu Merry, ihhh seram sekali Merry."
__ADS_1
Merry pun juga mengingatkan dia melihat banyak perempuan dengan wajah yang sangat pucat sekali dan tersenyum kepada nya, Merry merasa jika dirinya yang bisa melihat mahluk tidak kasat mata.