Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode 16.


__ADS_3

Di saat Belinda dan Suster Diana sudah tertidur pulas, Melinda merasa tidak nyaman berada di dalam kamar nya. Dia yang hanya sendirian suami nya tidak ada di dalam kamar nya.


"Apakah Belinda akan hidup seperti ini selama nya, Belinda yang tidak bisa menikmati masa-masa indah nya ketika dia kecil. Aku sangat sedih sekali jika sampai Belinda harus seperti ini karena aku bekerja untuk Belinda aku ingin membuat Belinda menjadi wanita yang pintar dan berpendidikan tinggi."


Melinda sampai memejamkan mata nya, dia seperti berharap kebahagiaan untuk Putri nya.


Ketika Melinda duduk dengan sejuta impian nya, terdengar suara yang membuka pintu kamar nya.


Melinda pun langsung membuka mata nya dan ternyata itu adalah suaminya yang datang.


"Kamu belum tidur Melinda, ini sudah larut malam sekali waktu kamu untuk beristirahat."


Ronny duduk di samping Melinda tapi Melinda yang mencoba untuk menghindari suaminya.

__ADS_1


Melinda yang masih sangat kesal sekali dengan sikap suaminya kepada Belinda.


"Melinda aku meminta maaf besok aku akan bicara dengan Belinda, kamu jangan marah seperti ini kepada ku."


Melinda melirik tajam ke arah suaminya dia menteskan air mata nya di hadapan suaminya.


"Kamu tahu semua gara-gara kamu Belinda sekarang tidak mau bersama dengan ku, dia menolak di bacakan cerita dan tidur bersama dengan ku. Belinda lebih memilih untuk bisa bersama dengan Suster Diana."


Air mata Melinda yang terus-menerus mengalir deras membasahi kedua pipinya.


Melinda menghelakan nafas panjang nya dan dia juga mengatakan semuanya kepada suaminya.


"Aku ingin bersama dengan Belinda satu hari saja bersama dengan nya, aku ingin Belinda merasakan kasih sayang dari Mama kandung nya. Aku tidak mau Belinda melupakan aku sebagai Mama kandung nya karena aku tidak melahirkan nya."

__ADS_1


Ronny mau tidak mau dia harus mengikuti apa yang di inginkan oleh istrinya nya tersebut, jika sampai dia menolak nya maka Melinda akan marah besar kepada nya dan tidak akan pernah ada lagi sebuah senyuman manis untuk nya.


"Baiklah Melinda besok kamu bisa bermain bersama dengan Belinda, kamu bisa menghabiskan waktu bersama dengan Belinda dan sekarang lebih baik kamu istirahat yaa jangan selalu bersedih seperti ini."


Ronny menarik selimut untuk Melinda agar Melinda yang bisa istirahat dengan tenang, Melinda pun langsung mematikan lampu kamar nya tapi dia melihat suaminya yang memilih untuk pergi kembali.


"Kamu mau pergi ke lagi,? bukan kah kamu juga yang harus beristirahat untuk menunggu parfume kita."


Bisnis Parfume Belinda yang berada di luar kota dua dan tiga tiga dengan jarak yang tidak terlalu jauh.


Setiap hari mereka berdua harus melihat pemasukan berapa perhari nya.


Jika bersama dengan Melinda, Ronny yang memilih untuk pergi ke luar kota untuk 2 cabang dan Melinda yang mengawasi 3 cabang membagi waktu pagi, siang dan sore hari.

__ADS_1


"Aku ingin keluar sebentar saja, aku ingin menenangkan pikiran dan perasaan ku ini."


Ronny pun keluar dari kamar nya dia menutup rapat pintu kamar nya, Melinda merasa mencurigai suaminya yang sekarang lebih bergaul dengan orang-orang yang menurut nya tidak baik.


__ADS_2