Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode *272*


__ADS_3

Sudah waktunya pulang kerja dan Melinda harus mempersiapkan keberangkatan nya ke luar kota bersama dengan Febrian.


"Febrian besok hari minggu aku ingin menghabiskan hari-hari ku sejenak dengan Elisabeth, dan sorenya baru kita berangkat yaa. Karena aku mau meninggalkan Elisabeth begitu saja."


Febrian mengikuti keinginan istrinya itu dia tidak mau membatah karena sekarang Melinda yang benar-benar butuh kenyamanan.


"Baiklah aku akan mengikuti apa yang di katakan oleh mu sayaaaaang, sekarang ayo kita bersiap-siap untuk pulang."


Melinda dan Febrian yang bersiap-siap untuk pulang tapi tiba-tiba saja Melinda melihat seperti ada lelaki di dekat pintu gerbang.


"Siapa yaa lelaki itu seperti itu adalah Ronny, untuk apa Ronny berada di sini."


Febrian pun langsung melepaskan genggaman tangan nya karena dia tahu jika Melinda yang masih istri sah dari Ronny.


"Seperti nya dia ingin membicarakan tentang masalah rumah tangga kalian berdua, lebih baik aku pergi saja yaa tidak mau ikut campur tentang masalah ini."


Febrian memilih untuk keluar duluan dan masuk ke dalam mobil nya, sedangkan Melindungi memberanikan diri untuk menghampiri Ronny.


"Aku harus bisa menghadapi nya, bagaimana pun juga permasalahan ini harus cepat selesai."


Melinda melangkahkan kakinya dengan sangat cepat sekali dan Ronny membalikkan badannya.


"Ada apa kamu di sini,? kamu ingin bertemu dengan ku ?."


Ronny pun tersenyum manis kepada Melinda.

__ADS_1


"Ya, karena aku mulai merindukan mu.'


Melinda langsung tertawa ketika mendengar perkataan itu.


"Apakah benar kamu merindukan ku ? karena sekarang aku yang dalam posisi sehat yaa, tidak sedang depresi."


Ronny tiba-tiba memegang perut Melinda dan membuat Melinda merasa sangat terkejut sekali dengan sikap Ronny kepada nya.


"Seperti nya kita harus segera mengurus surat perceraian kita karena sepertinya nya akan ada buah cinta di dalam perut mu itu."


Melinda tidak mengerti dengan perkataan Ronny.


"Aku tidak sedang hamil Ronny, aku hamil anak siapa sedang kamu yang sudah tidak pernah menyentuh ku."


"Yasudahlah kita jangan bahas tentang permasalahan itu yaa, sekarang kapan kita akan bertemu kembali untuk menyelesaikan rumah tangga kita ini."


Ini adalah saat yang di tunggu-tunggu oleh Melinda sebenarnya Melinda ingin menyelesaikan dengan cepat akan tetapi dia harus pergi ke luar kota.


"Setelah aku pulang kerja di luar kota, aku akan pergi selama tiga hari di luar kota dan setelah itu kita berdua bertemu kembali untuk membereskan semuanya."


Ronny merasa sangat setuju sekali dan akhirnya Ronny pun memilih untuk pergi.


"Baiklah aku harus pergi yaa karena ada seorang yang menunggu ku di toko, dia yang selalu tidak mau jauh dari ku. Dia yang selalu merindukan ku."


Seketika Melinda pun langsung berpikir jika Ronny yang mempunyai wanita simpanannya.

__ADS_1


"Oh, apakah ini yang membuat kamu ingin secepatnya berpisah karena sudah ada wanita simpanan di toko mu itu. Sangat luar biasa sekali yaa kamu Ronny sampai mempunyai seorang wanita simpanan."


Melinda kelihatan begitu sangat benci pada suaminya tersebut, dia berpikir negatif terhadap suaminya itu.


"Dia bukan wanita bayaran tapi dia adalah sebuah berlian untuk ku, dan aku akan selalu melindungi nya dan cinta kepada nya karena wanita itu sangat berharga dari dirimu Melinda."


Ronny pun langsung masuk ke dalam mobil nya dan ekpresi wajah Melinda semakin benci dengan Ronny.


Melihat Ronny yang sudah pergi akhirnya Febrian pun keluar dari mobil nya dan menghampiri Melinda.


"Melinda kamu baik-baik saja kan,? kamu tidak di kata-kata negatif oleh Ronny."


Melinda pun langsung menangis di hadapan Febrian.


"Aku tahu aku sudah tidak mempunyai perasaan terhadap Ronny, tapi hati mereka sangat sakit sekali ketika Ronny mengatakan di toko nya ada wanita yang jauh lebih berharga dari aku dia jauh lebih segala dan dia juga seperti merendahkan ku."


Febrian pun langsung berpikir jika wanita tersebut adalah Putri Belinda, Ronny lebih memilih Putri Belinda dari pada Melinda.


"Setelah kita pulang dari luar kota, aku akan membereskan berkas-berkas dan akan langsung bercerai dengan nya aku benar-benar merasa sangat marah sekali ketika perkataan Ronny."


Febrian mencoba untuk menenangkan perasaan Melinda.


"Yasudah sekarang lebih baik kamu tenangkan diri kamu yaa, setelah kamu merasa membaik kamu boleh pulang. Ingat kamu pulang akan bertemu dengan Elisabeth jangan sampai kamu melampiaskan dendam ini amarah ini kepada Putri Belinda."


Seketika Melinda pun langsung melirikan mata nya kepada Febrian ketika Febrian menyebutkan nama Putri Belinda bukan Elisabeth.

__ADS_1


__ADS_2