
Ronny dan Rizal mulai merasakan ke khawatiran dengan persaingan bisnis mereka dengan Melinda.
"Ronny, kenapa kamu harus menganti nama Parfume Belinda menjadi Parfume Romeo?. Apakah se benci itu kah kamu dengan anak kandung mu sendiri, sudah dari awal kelahiran Putri Belinda Parfume tersebut begitu sangat di sukai oleh banyak orang."
Ronny pun terdiam ketika mendengar pernyataan dari Rizal, dia juga tidak tahu harus bagaimana lagi agar toko nya menjadi sukses.
"Yang harus aku lakukan adalah bagian cara nya, agar bisa membuat Melinda despresi selamanya. Jika Melinda despresi maka dia tidak akan menjadi pemimpin bisnis tersebut."
Rizal merasa pemikiran Ronny yang semakin tidak masuk akal, dia pun tidak tahu apa sebenarnya ada di pikiran Ronny.
"Ronny kenapa ada manusia seperti mu yaa, sudah kau buat Putri Belinda meniggal dunia dan sekarang kamu menginginkan Melinda agar despresi selamanya."
Rizal sampai menggelengkan kepalanya berkali-kali.
"Pikiran ku sekarang adalah uang dan uang, aku sudah tidak memerlukan keluarga. Karena aku hidup dengan banyak uang maka aku akan bahagia."
__ADS_1
Ronny pun mematikan siaran televisi nya, dia merasa semakin melihat acara tentang toko Parfume Melinda semakin dia merasa sangat jengkel.
Ronny keluar dari ruangan dia menuju ke dalam mobil nya, Rizal yang hanya bisa memperhatikan Ronny.
"Mau pergi ke mana dia, apalagi yang akan di lakukan selanjutnya."
Rizal pun kembali ke lantai dasar karena dia merasa tidak nyaman jika berada di lantai tiga dan dua hanya membuat nya merasa merinding saja.
Ronny berniat untuk pergi ke rumah nya yang dulu, dia berniat untuk menjual rumah mewah tersebut yang penuh dengan kenangan indah keluarga nya.
Ronny pun turun dari mobil dan dia memang tulis jika rumah ini akan di jual di depan pintu gerbang rumah nya.
Ronny juga menuliskan nomor handphone nya, dia merasa sangat puas sekali ketika sudah melakukan ini.
"Bagaimana respon keluarga Melinda termasuk orang tua Melinda, setelah mengetahui jika rumah ini akan di jual. Jika mereka menginginkan rumah ini maka aku akan menawarkan harga yang Fantastis sekali kepada mereka."
__ADS_1
Ronny ingin sekali membuat keluarga Melinda mengalami kebangkrutan, dia pun juga sedang berpikir bagaimana caranya agar dia bisa membuat toko tersebut tidak di sukai orang-orang.
"Apapun akan aku lakukan demi mendapatkan kesuksesan, walaupun saingan ku sangat berat tapi aku harus yakin bisa melakukan nya."
Setelah menuliskan rumah akan di jual, Ronny pun masuk ke dalam mobil nya dan dia kembali ke toko nya.
Di perjalanan menuju ke toko nya, Ronny seperti melihat seorang yang ada di belakang kursi. Sekalian Ronny seperti melihat wanita yang berambut panjang.
Tapi Ronny yang sedang menyetir dia lebih memilih untuk fokus pada kendaraan nya, Ronny tidak mau dia sampai kecelakaan karena fokus memikirkan siapa yang ada di kursi belakang.
Semakin mendekati toko nya, Ronny seperti menghirup aroma darah segar yang begitu sangat menyengat sekali.
Dia pun sampai merasa tidak tahan memberhentikan mobilnya dan membuka pintu mobil karena merasa sangat mual sekali.
Rizal yang memperhatikan Ronny dia merasa terjadi sesuatu dengan Ronny.
__ADS_1