
Ketika Merry yang sedang bersama dengan Papa mereka berdua merasa sangat bahagia sekali, di sisi lain Melinda sampai di tempat pemakaman Putri Belinda. Melinda membawakan bucket bunga dan dia berjalan menuju ke makam tersebut, dari jarak kejauhan Melinda melihat seperti ada perempuan di malam Putri Belinda dan perempuan tersebut pun tiba-tiba saja pergi.
"Siapa perempuan itu yaa,? apakah dia adalah orang suruhan Ronny untuk datang ke makam Putri Belinda."
Melinda pun semakin mempercepat langkah kaki nya dan dia melihat ada foto anak kecil perempuan yang terjatuh di dekat makam Putri Belinda. Melinda mengambil foto tersebut dan di belakang nya terdapat nama anak perempuan tersebut.
"Melly, dan kenapa wafat nya anak perempuan ini sama dengan Putri Belinda yaa."
Melinda seketika dia pun langsung terdiam dia seperti merasakan keanehan yang terjadi.
"Apa yang sebenarnya terjadi yaa, kenapa aku jadi mencuri perempuan tadi yaa. Dia datang untuk mendoakan Putri Belinda karena anak perempuan yang wafat sama seperti Putri Belinda."
__ADS_1
Melinda pun menyimpan foto anak perempuan tersebut, dia pun mulai fokus pada Putri Belinda dan menyimpan bucket bunga di makam nya.
"Selamat siang sayaaaaang, kehadiran Mama di sini Mama yang begitu sangat merindukan mu sayaaaaang. Ntah mengapa Mama merasa jika kita yang seperti sangat dekat sekali. Sayaaaaang, sekarang Elisabeth resmi menjadi anak Mama secara hukum. Elisabeth yang akan menemani kehidupan Mama sayaaaaang, tapi tetap saja kamu adalah cinta pertama Mama. Mama begitu sangat merindukan mu sayang, semoga kamu selalu bahagia di sana."
Melinda mendoakan Putri Belinda dia mencium batu nisan Putri Belinda, Melinda tersenyum dalam kesedihannya.
"Mama pulang yaa sayaaaaang, i love you Putri Belinda."
"Kenapa aku yang terus-menerus memikirkan nya, sudahlah Melinda lupakan saja."
Melinda masuk ke dalam mobil nya, dia akan kembali ke mobil nya. Ketika di dalam mobil pikiran Melinda kembali pada saat dia melihat Rizal yang membawa anak kecil ke toko nya.
__ADS_1
"Aku harus mencari tahu, Rizal yang membawa siapa yaa. Apakah benar itu adalah Merry, tapi Rizal tidak mungkin bisa mengadopsi Merry karena dia yang belum berkeluarga dan apakah Ronny yang akan mengadopsi Merry."
Melinda menjalankan mobilnya dia ingin melewati toko milik Ronny, dia begitu sangat penasaran sekali.
"Hari benar-benar sangat luar biasa sekali yaa, aku seperti di permainkan dengan pikiran ku sendiri. Ketika aku yang merasa penasaran dan bertanya-tanya dengan hal-hal yang terjadi di pikiran ku."
Melinda memberhentikan mobilnya di depan gerbang toko parfume suaminya, dia sampai membuka jendela mobil nya dan dia merasa ada sesuatu yang berbeda dengan gedung tersebut.
"Aku seperti melihat gedung yang terlihat sangat cerah, tidak seperti sebelumnya. Apakah ini adalah sebuah pertanda kesuksesan yang akan datang untuk toko ini."
Melinda menutup kembali jendela mobil nya, dia pun memilih untuk melanjutkan perjalanan nya menuju ke kantor karena tidak melihat keberadaan Rizal dan anak perempuan tadi. Melinda mulai memikirkan Elisabeth dia harus benar-benar bisa mendidik Elisabeth seperti yang di inginkan karena Elisabeth adalah penerus perusahaan besar milik nya bahkan juga kekayaan yang dia miliki.
__ADS_1