
Ronny berniat untuk datang ke makam Putri Belinda, dia ingin meminta maaf kepada Putrinya tersebut.
"Aku yang belum pernah meminta maaf kepada Putri Belinda, aku harus melakukan nya sekarang juga."
Ronny pun membeli bunga untuk Putri Belinda, dia melihat bucket bunga.
"Putri Belinda, maafkan Papa nak semoga saja setelah Papa meminta maaf kepada kamu. Kamu bisa mempermudah usaha bisnis Papa ini."
Setelah membeli bucket bunga, Ronny melanjutkan perjalanan nya menuju ke pemakaman umum.
Ronny yang sampai dia pun keluar dari mobil nya, Ronny berjalan menuju ke makam Putri Belinda dia pun menyimpan bucket bunga tersebut di dekat batu nisan almarhumah.
"Putri Belinda sayaaaaang, Papa datang ke sini ingin meminta maaf kepada Putri Belinda. Atas apa yang sudah Papa lakukan kepada kamu sayaaaaang, Papa merasa sangat menyesal dengan apa yang sudah Papa lakukan kepada mu. Tapi Papa sangat yakin sekali jika kamu yang sekarang sudah bahagia di surga sana menjadi peri yang cantik."
Air mata sudah tidak terbendung lagi, Ronny mengingat masa-masa indah bersama dengan Putri Belinda.
__ADS_1
"Nak, jika bisa waktu di putar kembali Papa ingin sekali bisa memeluk tubuh mu. Papa ingin sekali sayang kamu yang sangat membenci Papa dan Papa merasakan nya."
Ronny mengusap batu nisan bahkan dia pun sampai mencium nya.
"Papa pulang dulu yaa sayaaaaang, Papa akan selalu datang ke sini."
Ronny pun langsung pergi meninggalkan makam tersebut dan dia melihat ibu-ibu yang sedang membawa bunga mawar dan air mawar.
Ronny merasa tidak asing melihat wajah wanita tersebut dia yang sebelumnya seperti pernah melihat.
"Wanita itu yang pernah berada di makam Putri Belinda tapi dia mengatakan jika Melly."
"Dia berada di depan makam Putri Belinda, ada apa ini sebenarnya, aku harus pura-pura kembali ke sana."
Ronny berlari menuju ke penjual bunga dia membeli bunga agar bisa mendengar perkataan ibu tersebut.
__ADS_1
Ronny pun berjalan kembali sambil memakai kacamata hitam dan topi, dia tidak ingin ibu tersebut mengetahui wajah nya.
Ronny pun berpura-pura memberikan bunga di kuburan orang lain, dia melihat wajah ibu tersebut yang sangat sedih sekali.
"Melly sayaaaaang, Mama sayang merindukan kamu Nak. Maafkan Mama yaa hanya karena uang Mama rela harus melakukan ini semua kamu yang berpura-pura sebagai Putri Belinda."
Mendengar perkataan tersebut membuat Ronny sampai mau menghampiri ibu-ibu tersebut, dia tidak kurang dengar dengan apa yang di katakan oleh ibu-ibu tersebut.
Ronny mencoba untuk menenangkan perasaan nya, dia berharap ibu-ibu tersebut bisa berbicara lagi tapi ternyata ibu-ibu tersebut memilih untuk pergi.
Ronny pun langsung menghampiri makam Putri Belinda.
"Apakah benar apa yang di katakan oleh Ibu tersebut jika ini yang ada di dalam peti jenazah ini adalah Melly anak nya bukan Putri Belinda, lalu di mana sekarang Putri Belinda anakku apakah dia masih hidup."
Ronny pun langsung pergi dari tempat pemakaman tersebut dengan penuh nafsu amarahnya Ronny ingin menanyakan langsung kepada Rizal karena Rizal yang berada di tempat tersebut.
__ADS_1
"Rizal kamu berani membohongi ku, jika ternyata Putri Belinda yang masih hidup."
Ronny pun masuk ke dalam mobil nya dengan penuh emosional dia mengendarai mobil nya.