Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode (175)


__ADS_3

Melinda sampai menarik tangan Elisa agar tidak terjadi perdebatan di antara mereka, Regina dan suaminya hanya bisa terdiam saja melihat sikap Elisabeth.


"Selamat malam semuanya, saya Melinda ini memberitahukan untuk hari ini dan seterusnya produk Parfume kami berganti nama dari Belinda Parfume menjadi Elisabeth Parfume. Tidak ada perbedaan dari aroma dan varian nya semuanya sama hanya nama nya juga."


Ronny pun begitu sangat emosi sekali ingin rasanya dia berjalan ke depan dan berbicara langsung dengan Melinda. Tapi ternyata ada salah satu wartawan yang mau memberikan pertanyaan kepada Melinda.


"Maaf Bu Melinda, kenapa harus berganti nama sedangkan Belinda itu bukan kah nama anak kandung Ibu Melinda yang sudah tiada? lalu siapa itu Elisabeth kenapa dia sampai bisa mengantikan nama Belinda."


Pertanyaan salah satu wartawan tersebut seakan mewakilkan apa yang ingin di ungkapkan oleh Ronny, dan Ronny pun ingin sekali mendengar jawaban dari Melinda."


"Belinda memang anak kandung saya dan tidak mungkin bisa tergantikan, saya menganti nama Belinda menjadi Elisabeth itu karena saya yang sudah mengadopsi Elisabeth dia akan menjadi brand ambassador produk Parfume ini. Karena sekarang Elisabeth adalah anak saya."

__ADS_1


Ronny merasa tidak terima dengan jawaban Melinda yang tidak masuk akal dan Ronny pun terpaksa untuk bersuara.


"Walaupun anak itu sekarang menjadi anak asuh mu, tapi tidak sepantasnya kamu harus mengantikan posisi Putri Belinda. Walaupun Putri Belinda sudah tidak ada tapi setidaknya orang lain bisa mengenang nya."


Ronny langsung membuka kaca mata dan masker hitam nya, agar Melinda dan orang tua nya bisa melihat wajah nya. Para wartawan pun merasa sangat terkejut sekali ketika melihat kehadiran Ronny.


"Aku memang bukan Papa yang baik dan kamu pun mengetahui nya, aku pun sama mengantikan nama dengan Romeo Parfume dan kamu pun tidak menerima nya tapi sekarang apa yang kamu lakukan kamu melakukan hal yang sama Melinda."


Suster Diana pun langsung memegang erat tangan Melinda dia tidak mau Melinda kembali lemah karena dia yang harus bertemu kembali dengan suaminya.


"Saya cukup sampai di saja terimakasih banyak untuk kalian semuanya yang sudah mau hadir di sini."

__ADS_1


Suara Melinda yang terdengar sangat bergetar sekali sehingga membuat nya langsung masuk ke dalam, para wartawan pun ikut masuk ke dalam untuk melihat perubahan apa yang di berikan oleh Melinda saat ini.


Elisabeth tersenyum manis dia pun merasa jika dia yang akan menguasai semuanya, Elisa melihat banyak foto-foto nya di dalam toko dan juga di botol Parfume.


"Akhirnya apa yang aku inginkan sekarang sudah aku dapatkan, sekarang akulah pemilik toko Parfume ini. Dan anak-anak panti asuhan pun pasti mereka terkejut melihat keberhasilan ku ini."


Regina mendengar perkataan Elisabeth dan dia pun langsung menarik tangan Elisa.


"Apakah ini adalah impian mu,? kamu ingin menjadi anak asuh Melinda karena ingin menguasai semua yang dia punya. Kamu masih sangat kecil sekali tidak seharusnya kamu sampai mempunyai pemikiran seperti itu."


Elisa seketika langsung terdiam ketika dia mendengar perkataan Regina terhadap nya.

__ADS_1


__ADS_2