
Setelah sudah memesan banyak makanan Elisabeth pun mulai menghampiri Suster Diana.
"Tadi aku melihat Merry bersama dengan seorang lelaki muda seperti dia adalah lelaki yang mengadopsi Merry."
Suster Diana pun langsung berlari dia mencari Merry.
"Merry sudah pergi bersama dengan Papa angkat nya, dia sudah meninggalkan minimarket dia belanja sangat sedikit sekali seperti nya Papa nya bukan orang kaya."
Suster Diana pun langsung pergi menuju ke kasir dia yang tidak mau mendengar perkataan Elisabeth yang menjelek-jelekkan Merry.
"Ayo kita segera pergi jangan Mommy Melinda melihat kamu yang membeli cemilan sebanyak ini."
Elisabeth pun mengikuti apa yang di katakan oleh Suster Diana dia tidak mau di marahin oleh Mommy nya.
Mereka berdua langsung masuk ke dalam mobil melanjutkan perjalanan untuk sampai di rumah nya.
Mendengar perkataan Elisabeth Suster Diana pun langsung berpikir siapa lelaki yang sudah mengadopsi Merry apakah itu adalah Rizal.
Karena pada saat Elisabeth memberikan Parfume ke panti asuhan Merry pergi bersama dengan Rizal.
__ADS_1
"Suster Diana sedang memikirkan Merry yaa,? nanti juga kita pasti akan bertemu dengan Merry dia pasti tinggalnya yang tidak jauh dari daerah ini."
Mendengar perkataan Elisabeth Suster Diana pun semakin yakin jika Rizal yang mengadopsi Merry karena minimarket ini dekat dengan rumah nya dan toko Parfume milik Ronny.
Tapi Suster Diana pun berpikir kembali kenapa Rizal sampai harus mengadopsi anak perempuan sedangkan dia yang belum menikah.
Mereka berdua pun akhirnya sampai di rumah seperti biasanya Elisabeth memilih untuk langsung berlari menuju ke kamar dia yang tidak mau bertemu dengan Omah Regina.
Suster Diana pun membawakan makanan dan minuman yang di beli oleh Elisabeth dan beruntung sekali Omah Regina yang sedang berada di dalam kamar nya.
Suster Diana membuka pintu kamar Elisabeth dan menyimpan makanan dan minuman.
Elisabeth mengikuti apa yang di perintahkan oleh Suster Diana karena menurut nya hanya Suster Diana yang baik dengan nya.
Suster Diana keluar dari kamar nya dan dia menuju ke dapur untuk menyimpan makanan yang akan dia buat bekal nanti pagi.
Regina pun pergi ke dapur karena dia mengetahui Suster Diana yang sedang berada di dapur.
"Suster Diana masih ingatkah kamu makanan seperti apa yang di sukai oleh Putri Belinda."
__ADS_1
Regina ingin membahagiakan Putri Belinda walaupun itu hanya dalam bentuk makanan saja.
"Putri Belinda dia suka sayuran dan juga ayam goreng, dia sangat suka itu mungkin jika memakan ayam goreng Putri Belinda bisa makan banyak."
Terdengar suara Suster Diana yang bergetar ketika mengatakan itu semua.
"Yasudah kamu buatkan bekal ayam goreng yang lezat nya jangan lupa dengan sayuran dan buah-buahan juga harus ada."
Suster Diana pun akhirnya memberanikan diri untuk bertanya kepada Regina.
"Memang nya bekal makanan untuk siapa Bu,? apakah ibu ingin memberikan kepada seseorang?."
Regina merasa belum waktunya untuk dia mengatakan semuanya kepada Suster Diana karena dia juga belum tentu bisa bertemu dengan Putri Belinda.
"Kamu buatkan bekal makanan tersebut dengan cinta yaa, aku belum bisa memberitahu kepada kamu."
Regina memilih pergi dan membuat Suster Diana semakin bertanya-tanya.
"Yasudahlah nanti pun aku akan mengetahui apa yang di sembunyikan oleh Bu Regina selama ini."
__ADS_1
Suster Diana pun memilih untuk membersihkan semua bahan-bahan nya.