
Suster Diana membangunkan Elisa yang tidur karena sudah sore dan dia harus mandi, Elisa harus terlihat rapih di saat Melinda pulang dari kantor nya.
"Kamu harus segera mandi yaa dan kita juga akan menunggu kedatangan Mommy Melinda, Suster akan menyiapkan pakaian yang akan kamu pakai."
Elisa mengikuti perintah Suster Diana karena jika tidak dia tidak mau mengikuti perintah nya Elisa takut Melinda kembali despresi.
Elisa yang sudah cantik pun dia keluar dari kamar bersama dengan Suster Diana dan melihat Arief Dirgantara yang baru pulang. Pak Arief Dirgantara tidak menyapa Elisa maupun Suster Diana dia memilih untuk langsung masuk ke dalam kamar nya.
Suster Diana merasa sedang terjadi sesuatu dengan Pak Arief, Suster Diana berpikir jika Pak Arief yang sedang mengalami permasalahan di kantor nya.
"Ayo Elisa, kita tunggu di ruangan televisi saja sambil kamu menonton televisi kita menunggu kedatangan Mommy Melinda."
Melinda dan Regina yang sedang menyiapkan untuk hari esok, Melinda hanya merubah foto Putri Belinda dengan Elisabeth. Sedangkan semua konsep nya seperti princess, Melinda merasa sangat puas sekali dengan hasil pekerjaan nya dengan ibu nya.
"Sangat sempurna sekali, besok kita bisa melakukan acara untuk pergantian nama Parfume terbaru kita."
__ADS_1
Regina hanya tersenyum tipis kepada Melinda di dalam hati nya Regina merasa jika Melinda yang akan mendapatkan permasalahan baru di saat Ronny yang mengubah nama Parfume menjadi Romeo sekarang Melinda pun melakukan hal yang sama Melinda lebih memilih memakai nama anak asuh nya dari pada nama anak kandungnya.
"Seperti nya kita harus pulang Melinda karena Ibu sudah merasa sangat capek sekali."
Regina memilih untuk langsung pergi berjalan menuju ke mobil nya sedangkan Melinda menghampiri Febrian.
"Terimakasih banyak Febrian, kamu sudah membantu ku."
Melinda memeluk erat tubuh Febrian dan Febrian hanya bisa tersenyum tipis, Melinda melepaskan pelukan erat nya.
Melinda pun baru menyadari nya, dia tidak tahu di mana foto-foto Putri Belinda.
"Aku tidak mengetahui nya, mungkin kah Foto-foto tersebut di buang."
Para pegawai memilih untuk diam dia tidak memberitahu Melinda jika foto-foto Putri Belinda yang mereka tempelkan di tempat mereka beristirahat atau loker mereka.
__ADS_1
"Yasudahlah Bu Melinda, semua sudah terjadi jika tidak di buang mungkin foto-foto Putri Belinda sudah di bakar."
Febrian pun memilih untuk pergi dia meninggalkan Melinda sendirian.
"Foto-foto Putri Belinda di bakar, apakah aku sangat jahat sekali sampai harus seperti ini."
Melinda pun berjalan dengan langkah kaki yang sangat lemas sekali, dia merasa sangat bersalah besar. Regina memperhatikan Melinda wajah yang begitu sangat sedih sekali.
"Astaga, ada apa lagi dengan Melinda, apakah dia merasa sangat menyesali perbuatannya. Tapi semuanya sudah terlambat Melinda kamu tidak harus menyesal karena semua yang sudah terjadi."
Regina memilih untuk menjalankan mobilnya dan di susul oleh Melinda mereka berdua pun sampai di rumah bersamaan. Elisa langsung berlari ketika dia mengetahui Mommy Melinda yang sudah pulang.
"Mommy Melinda pulang yeeeeee."
Teriak Elisa sambil berlari menghampiri Melinda yang baru saja keluar dari mobil nya.
__ADS_1