
Rizal kembali ke toko dan Ronny dengan cepat menghampiri Rizal.
"Aku tidak ingin berlama-lama aku ingin secepatnya membawa Putri Belinda ke sini, aku begitu sangat menginginkan nya."
Rizal pun mencoba untuk menenangkan Ronny.
"Ya, Ronny besok kita pergi ke pantai asuhan dan membicarakan semuanya."
Ronny begitu sangat takut sekali kehilangan Putri Belinda, dia pun selalu saja memikirkan Putri Belinda.
"Bagaimana kamu bisa menemukan Putri Belinda di panti asuhan itu sedangkan sebelumnya Melinda yang sudah berada di pantai asuhan tersebut tapi kenapa dia bisa tidak merasakan kehadiran Putri Belinda, dia lebih memilih anak perempuan itu."
Rizal pun mulai menjelaskan semuanya kepada Ronny.
__ADS_1
"Ntah mengapa aku lebih memilih panti asuhan itu dan ada satu anak perempuan yang tidak mau keluar dari kamar nya, menurut pihak panti asuhan dan situ aku merasa sangat penasaran dan ingin bertemu dengan dan ternyata dia adalah Putri Belinda."
Ronny pun tidak bisa berkata-kata apa-apa dengan Rizal yang sudah menemukan Putri Belinda kembali kepada nya.
"Tapi Ronny ada yang harus kita hawatir yaitu orang yang anak di makam kan untuk berpura-pura menjadi jasad Putri Belinda, aku menghawatirkan orang tersebut hadir dan menceritakan semuanya kepada Melinda karena dia yang pasti mencari uang yang banyak."
Ronny pun seketika langsung terdiam dia menyesali perbuatannya yang pernah dia lakukan kepada Putri Belinda.
"Aku adalah seorang Ayah yang bodoh, yang tidak mempunyai perasaan yang sampai ingin menghabis nyawa anak kandung ku sendiri. Ini benar-benar membuatku malu sekali."
"Sudahlah sekarang lebih baik kita membuka lembaran baru yaa, kita membahagiakan kembali Putri Belinda yang kita ganti nama nya menjadi Putri Merry."
Ronny pun merasa kembali merasakan semangat yang baru dia yang melihat hasil bisnis yang mendadak menjadi ramai.
__ADS_1
"Semua ini karena Putri Belinda, bisnis Parfume ini menjadi banyak peminatnya karena uang-uang, ini untuk Putri Belinda."
Ronny pun kembali pergi ke toko sedangkan Rizal dia memperhatikan yang ada di sekeliling nya.
Rizal berjalan menuju ruangan yang sering sekali dia merasa tidak nyaman sekali ketika melihat kondisi nya.
"Gadis kecil yang akan tinggal di sini adalah gadis kesayangan ku dan juga Ronny pemilik gedung ini, aku tidak akan tinggal diam jika sampai Putri Belinda terluka bahkan merasa tidak nyaman untuk tinggal di gedung ini. Aku akan meminta Ronny untuk membakar gedung ini karena Putri Belinda jauh lebih dari segalanya."
Ronny mencoba untuk membalikkan badannya dan dia seperti melihat sosok anak kecil perempuan yang sering jahil dengan pegawai nya.
Rizal tiba-tiba saja di lemparkan setangkai bunga mawar merah, dan Rizal pun langsung mengambilnya dia tidak tahu arti dari setangkai bunga mawar merah tersebut.
Rizal membawa nya dan memasukkan ke dalam vas bunga dia pun turun tangga menuju ke lantai dasar. Ketika Rizal berada di lantai dasar bunga mawar merah tersebut tiba-tiba saja langsung mekar dan bisa sampai banyak menjadi seikat bunga mawar merah yang sangat cantik.
__ADS_1
Itu seperti pertanda jika gadis kecil tersebut menyukai kehadiran Putri Belinda, karena dia yang sampai tertawa kegirangan ketika mengetahui Putri Belinda yang akan tinggal di gedung tersebut.