Belinda Sayang Belinda Malang

Belinda Sayang Belinda Malang
Episode (143)


__ADS_3

Kedatangan Melinda mengejutkan pihak panti asuhan, karena Melinda yang tidak pernah berhenti untuk memberikan sesuatu pada anak-anak panti asuhan.


"Bu, kedatangan saya ke sini ingin memberikan produk Parfume terbaru saya. Belinda Parfume khusus anak-anak, semoga mereka semuanya suka."


Pihak panti asuhan menyuruh semua anak-anak untuk keluar dari kamar nya, Elisa pun keluar dari kamar dan dia melihat kedatangan Melinda.


Elisa berteriak kencang sambil berlari menghampiri Melinda, Elisa memeluk erat Melinda dan Merry pun mengetahui nya.


"Mommy Melinda, aku sangat merindukan Mommy."


Terlihat sangat jelas jika Elisa yang begitu sangat merindukan Melinda.


"Iya sayang, tapi kan kamu baru saja pulang dari Rumah Sakit. Kamu harus nya jangan sampai capek-capek seperti ini yaa."


ibu panti asuhan pun menarik tangan Elisa.


"Ikut bergabung dengan teman-teman kamu yaa, untuk apa kamu berada di samping Ibu Melinda."


Sikap yang di lakukan oleh Ibu panti asuhan membuat anak-anak merasa sangat senang.


"Iya Elisa, mau apa kamu di sana."

__ADS_1


Ucap salah satu teman nya sambil menertawai Elisa.


"Sudah-sudah yaa, kedatangan Ibu Melinda ke sini untuk membagikan produk Parfume milik Ibu Melinda yang bernama Belinda Parfume. Kalian semua harap berbaris yang tertib yaa semuanya."


Semuanya pun mengikuti apa yang di perintahkan oleh Ibu panti asuhan, dan untuk mempersingkat waktu Melinda langsung memberikan produk Parfume tersebut.


Anak-anak begitu sangat senang sekali satu orang di berikan tiga botol Parfume yang beda varian.


Dan ketika Merry yang berada di hadapan Melinda, Merry menundukkan kepalanya dia tidak berani menatap wajah Melinda. Luka di bagian wajah nya menjadi alasan Merry yang pernah mau menunjukkan wajah nya ke banyak orang.


Melinda pun menyentuh wajah Merry yang begitu sangat lembut dan putih sekali.


"Siapa nama mu cantik,?" tanya Melinda sambil mengelus pipi lembut Merry.


"Ini sayang, Belinda Parfume untuk kamu yaa."


Merry yang masih menundukkan kepalanya dia mengambil Parfume tersebut.


"Terimakasih Mama."


Melinda seketika langsung terdiam ketika mendengar suara Merry yang menyebutkan Nama dengan suara yang sangat pelan dan lembut.

__ADS_1


Setelah mendapatkan Parfume tersebut Merry langsung berlari menuju ke kamar nya, Elisa yang melihat Melinda memperhatikan Merry dia merasa sangat cemburu sekali.


"Kenapa sih Mommy Melinda memperhatikan Merry sampai segitunya."


Ucap Elisa dengan wajah kesalnya.


"Mungkin Mommy Melinda merasa Merry itu lebih cantik dan baik di bandingkan dengan kamu yang cantik tapi sombong."


Elisa semakin merasa kesal ketika dia mendengar perkataan teman nya sampai akhirnya giliran Elisa yang mendapatkan Parfume tersebut.


Elisa tidak mengatakan apa-apa dia langsung mengambil Parfume tersebut dan berlari kembali ke kamar nya, sikap Elisa membuat pihak panti asuhan sampai meminta maaf kepada Melinda.


"Bu Melinda maafkan sikap Elisa yaa, akhir-akhir ini Elisa memang sangat menguras emosi dengan sikap yang dia tunjukkan. Lalu saya mohon jangan terlalu memanjakan Elisa, karena itu yang membuat nya semakin tidak di sukai oleh teman-temannya."


Melinda mengerti dengan perkataan Ibu panti asuhan, dan setelah selesai membagikan Parfume. Melinda memilih untuk langsung pamit.


"Saya pergi dulu yaa Buu, karena saya yakin harus kembali ke kantor yaa."


Setelah bersalaman Melinda pun pergi meninggalkan pantai asuhan, dia tidak menghampiri Elisa karena sekarang yang ada di pikiran itu adalah Merry.


"Febrian, ayo kita kembali ke toko sekarang juga yaa."

__ADS_1


Febrian mengikuti perintah Melinda dia pun langsung masuk ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanan kembali ke toko mereka.


__ADS_2