Istri Kedua Bima

Istri Kedua Bima
bab 256


__ADS_3

Untuk memastikan, Bima membawa Lily ke rumah sakit. Sebelumnya Lily sudah memompa ASI nya untuk Syifa, kalau-kalau dia dan Bima akan lama disana. Yumna juga sedang tidur siang.


"Mas, kalau ini benar gimana?" tanya Lily sambil terus menatap testpack di tangannya.


"Ya memang kenapa?" Bima balik bertanya.


"Ih kamu nih, aku lagi bingung juga!" Lily mendengus kesal.


"Ya kenapa juga harus bingung?"


"Syifa masih kecil, mas! Aku takut gak bisa ngurus semua sendirian!" Lily mengutarakan keresahannya.


Bima memegang tangan Lily dengan sebelah tangannya.


"Aku akan cari babysitter untuk anak-anak kita, jadi meskipun kamu melahirkan dua puluh anak juga aku gak masalah!" ucap Bima santai.


"Haa? Dua puluh? Gak ingat kamu bilang apa waktu aku lahiran? Kamu bilang cukup dengan Syifa kan?"


"Hehe, iya. Tapi kalau di kasih rezeki lagi juga gak bisa nolak kan? Lagian anak bayi itu, lucu. Aku suka." ucap Bima.


Mereka sampai di rumah sakit dan menemui Linda. Setelah beberapa saat menunggu akhirnya mereka bisa masuk ke dalam ruangan.


"Apa kabar Lily?" tanya Linda memeluk Lily.


"Baik!" jawab Lily.


"Linda. Tolong periksa ini. Apa mungkin ini benar?" Bima langsung to the point karena tidak sabar. Dia menyimpan test pack di atas meja.

__ADS_1


Linda menatap Lily dengan senyuman sedangkan Lily tersenyum malu.


Bima duduk di kursi. Lily dan Linda saling berbincang sambil di periksa. Tak lama pemeriksaan selesai. Lily kembali duduk di samping Bima.


Linda memegang sebuah foto USG di tangannya, menatap dengan lamat. Bima menahan nafas menunggu apa yang akan Linda katakan. Lily menatap Bima dan Linda bergantian.


"Ini serius!" ucap Linda.


"Ada apa?" tanya Bima dan Lily serempak. Bingung dan penasaran.


"Apa Lily hamil?" tanya Bima lagi.


Linda menggelengkan kepala.


Tapi aku yakin Lily hamil! batin Bima.


"Dua! Kalian gak cuma akan dapat satu tapi dua!" ucap Linda dengan tersenyum riang. Seketika Bima bangun dari kursinya dan melompat dan berteriak karena saking senangnya. Lalu memeluk Lily dan menciumi kepalanya.


"Dua? Bagaimana bisa dua?" tanya Lily bingung.


"Maksudnya calon anak aku kembar?" Lily masih tidak percaya. Satu saja sulit di percaya apalagi dua. Linda mengangguk.


"Iya sayang, anak kita dua. Mereka kembar!" seru Bima lagi. Lily hanya tersenyum.


"Tapi aku pakai KB, bagaimana bisa mengandung lagi?" tanya Lily lirih.


Linda menjelaskan dengan panjang dan lebar, hingga keduanya mengerti.

__ADS_1


Bima dan Lily kembali ke rumah mereka menjelang sore hari. Baby Syifa sudah di mandikan begitu juga dengan Yumna. Santi mengurus keduanya dengan sangat baik dan cekatan.


Lily terduduk di tepi ranjang dan Bima baru saja masuk ke dalam kamar. Bima sempat khawatir setelah tahu Lily kembali mengandung Lily menjadi murung.


Bima mendekat dan memeluk Lily dari samping.


"Jangan khawatir. Aku akan jaga kamu dengan baik. Kamu mau apa? Aku carikan!" ucap Bima.


"Enggak. Aku gak mau apa-apa." Lily melepas pelukan Bima lalu berdiri dan menuju kamar mandi. Bima menatap kepergian Lily dengan bingung.


"Apa memang terlalu cepat?" gumam Bima lalu keluar untuk menemui kedua putrinya.


Lily sudah selesai dengan acara mandinya. Dia berdiri di depan cermin masih menggunakan handuk yang melilit tubuhnya.


"Kembar? Bagaimana bisa?" gumam Lily mengelus perutnya yang masih rata.


Bima masuk ke dalam kamar dan mendapati Lily sedang bercermin dan melamun. Bima mendekat dan memeluk Lily dari belakang. Lily terdiam menikmati pelukan suaminya. Tangannya memegangi tangan Bima.


"Aku bahagia. Keluarga kita akan bertambah dua lagi. Kita akan menjadi keluarga besar. Trimakasih. Aku janji aku akan berusaha menjadi suami yang terbaik dan ayah yang bertanggung jawab untuk anak-anakku." Bima mengecup pundak Lily singkat.


"Dan aku juga akan menjadi suami hang lebih siaga lagi dari sebelumnya."


"Kamu jangan khawatir, jangan takut Aku akan selalu ada buat kamu!


Lily tersenyum, dia merasa lega dengan ucapan Bima yang bersungguh-sungguh.


Bima ikut tersenyum melihat Lily dari cermin di depannya.

__ADS_1


__ADS_2