Istri Kedua Bima

Istri Kedua Bima
bab 54


__ADS_3

Bima Satria.


Apa-apaan dia, pulang dengan si semprul Adit? Apa dia gak tahu kalau Adit punya niat terselubung? Wah harus di jaga ekstra nih anak. Setidaknya selama dalam pengawasanku dia harus aman dari yang namanya cowok gak bener! Walaupun Adit sahabat ku tapi tetap saja aku gak setuju kalau mereka jadian. Bukan karena sekarang Lily sedang bersamaku, tapi karena aku tahu bagaimana Adit.


Tadi siang walaupun telat sebenarnya aku datang ke mall, setengah berlari karena aku sedikit ada insiden di jalan. Setelah selesai dengan urusanku yang memang sudah ngaret dari jam ketemuan dengan Lily tapi aku tetap datang, mobil aku tinggalkan di jalan karena ban mobil bocor. Sial! kenapa sering banget bocor ya? Aku datang dengan taksi. Biar saja jika mobil ku di derek atau di rantai, aku gak peduli. Yang aku pedulikan adalah Lily yang pasti menungguku di depan bioskop.


Ini jam makan siang, jalanan agak sedikit padat, walaupun tidak sampai macet tapi tetap saja perjalanan menjadi sangat lama. Kulihat jam di tanganku. Sebelas empat puluh lima. Sedangkan jarak dari sini dengan mall masih cukup jauh. Ya ampun. Ah sudahlah. Mau mengabari Lily juga tidak bisa karena hp ku mati. Aku lupa mengisi daya semalam!


Sampai di depan bioskop. Telat! Lily juga sudah tidak ada disana. Pasti Lily sudah berada di dalam. Tiket di bawa Lily, dan aku tidak bisa masuk. Pembelian tiket untuk jam sekarang juga sudah di tutup karena film sudah di mulai dua puluh menit yang lalu.


Aku menunggu Lily di luar di deretan bangku yang ada disana. Bersama dengan beberapa orang yang menunggu film selanjutnya. Ah ternyata menunggu itu sangat membosankan! Apalagi hp ku dengan keadaan mati. Aku hanya bisa duduk diam sambil memperhatikan orang-orang yang juga memperhatikanku. Lain kali aku harus pakai masker supaya mereka tidak menatapku terus menerus.


Hubungan ku dengan Lily baik. Walaupun kami masih dalam mode perjanjian. Ku fikir terus menghindar juga tidak ada gunanya karena bagaimanapun juga kami akan hidup bersama dalam waktu kurang lebih sepuluh bulan lagi! Lagipula Lily juga orang yang menyenangkan. Tidak sekaku saat di kantor. Dan dia juga bisa berakting dengan baik saat kami di hadapan Dena ataupun keluarga. Dan mungkin seharusnya ini juga caraku untuk berterima kasih pada Lily dengan mengajaknya menonton hari ini, tapi gagal karena pertemuan mendadak ku dengan klien, padahal ini hari libur! Apa yang harus aku bilang kalau Dena sampai tahu aku telat dan Lily menonton sendirian?

__ADS_1


Hampir satu jam aku menunggu. Satu persatu ku lihat orang-orang yang keluar dari dalam bioskop.


What the... Oh my god!!


Adit!!


Kenapa bisa ada Adit?! Mereka berjalan beriringan keluar dari dalam sana, saling melemparkan senyum satu sama lain. Oh ya ampun ada apa dengan mereka? Dan mereka menonton film romantis berdua?!


Secara diam-diam aku mengikuti mereka dari kejauhan. Rasanya aku masih belum tenang Lily berada di dekat Adit. Bisa saja Adit melakukan hal yang gila pada Lily! Tapi sejauh ini, aman! Hanya saja aku melihat jijik dengan dua mahluk di depanku ini. Mereka tidak tahu malu, di tengah-tengah keramaian menunjukan sikap romantis tapi lebih seperti kanak-kanak, sesekali saling cubit dan tertawa, tersenyum. Dan apa itu? Mata Adit genit?! Cihh, dasar!!


Pengumuman sebentar nih!!!


Hai para readers, makasih udah ngikutin cerita IKB. Loh kok kayak kontrasepsi yak?? BILY aja deh (Bima Lily). Maaf ya untuk para readers yang mungkin bertanya-tanya "Thornya bikin pusing, sudut pandangnya berubah-ubah. Kadang Bima. Kadang Lily. Kadang Thor sendiri. Ngapa sih Thor jangan bikin pusing!!!"

__ADS_1


Dan jawabannya adalah....


Karena thor juga bingung sih sebenernya. Hehe. Maafin yak. Kadang Thor juga maunya dari sudut pandang Thor, tapi kok kayaknya Thor jadi bingung gitu mau nerusin ni cerita, dan jadilah sudut pandangnya di bikin kayak gini deh. Tapi thor usahain deh biar gak bosenin. Thor juga berusaha untuk update minim 3 episode satu hari, atau kalau ni ide lagi keluar banyak malah Thor tambahin kok episodenya. Bukan karena thor pelit loh. Cuma, menuangkan fikiran ke dalam kata-kata itu nyatanya gak gampang.


Maafin ya kalo up nya masih dikit, coz selain cuma ngetik Thor juga punya kesibukan lain. Ni juga kadang kalau Thor lagi nganggur kok idenya cuma mampir dikit yak!! Sedangkan kalo thor lagi punya kerjaan ni ide malah membuncah pengen di keluarin banyak-banyak.


Maafin juga kalo dalam pengetikan masih ada yang salah, Thor nya lebih banyak ngetik tengah malem, karena pada saat orang lain merem thor malah melek, dan jadilah thor begadang dari jam 12 malam sampe jam 4 pagi, sampe ngantuk-ngantuk. Kalo jam segitu kan gak ada yang gangguin juga, beda kalau siang hari selain udara panas, gerah, dan hareudang, ada kegiatan dan lain-lain, bikin acara ketik-mengetik jadi terganggu.


Ya udah deh ah, curhatnya lain kali lagi yaaa. Mon maf sebelumnya. Terus ikutin cerita Bily yang semakin lama semakin... mudah-mudahan menarik ya...😄😄


Dan jangan lupa. Like dan subscribe...Eh bukan 😅😅😅!!! Like, komen, dan tips nih buat thor. Ratingnya juga ya. Biar thor makin semangat untuk lebih giat ngetiknya.


Oke. Bye. See U di bab selanjutnya...🙋🏻🙋🏻

__ADS_1


Salam sayang dari Thor.


Trias wardani.😘😘😘.


__ADS_2