
Hari ini Taufiq ingin berkonsultasi lagi dengan seorang dokter yang sudah berhasil menangani kasus berpuluh puluh anak yang mengidap penyakit yang sama seperti putranya. Taufiq tidak akan pernah menyerah untuk mencari tau penyakiti itu dan bagaimana pengobatannya agar putranya sembuh dan tak lagi merasakan rasa sakit. Segala cara akan di tempuh oleh Taufiq agar bisa melihat putranya sehat kembali.
Setiap hari jumat, Taufiq dan juga Cinta beserta kedua putranya akan mengunjungi panti asuhan yang ada di Singapure untuk mendoakan kesembuhan Will. Taufiq dan Cinta membagi bagikan uang kepada mereka para fakir miskin, anak yatiim piatu dan juga panti jompo serta beberapa anak yang mengidap penyakit yang sama, Cinta akan membantu mereka untuk membiayai pengobatannya sampai sembuh total.
Setiap malam Cinta dan Taufiq lebih sering menghabiskan waktunya untuk berdoa demi kesembuhan sang anak. Mereka juga sering mengaji di dekat Will. Pram dan Jay, entah kenapa sejak mereka tinggal di Singapure mereka tidak lagi bertengkat, mereka tidak lagi nakal ataupun jahil. Mereka berdua selalu ada untuk Will, mungkin mereka juga merasakan rasa sakit seperti Will yang rasakan. Mereka bertiga sanga kompat terutama Pram, dia selalu berusaha agar saudaranya itu bisa tersenyum terus. Walaupun mereka masih kecil tapi mereka semua anak yang jenius beda dengan yang lain, mereka faham apa yang di omongin orang tuanya. Dan Cinta sangat bersyukur untuk hal itu. Setiap ada cobaan dan ujian yang datang silih berganti, di saat itu juga Allah memberikan kebahagian untuk mereka agar saling menguatkan satu sama lain.
Kini Taufiq berada dalam ruangan bersama seorang dokter yang ternyata dia juga seorang muslim dan Taufiq bersyukur akan hal itu.
Taufiq : Dok, kira kira berapa persen anak saya bisa sembuh? (tanya Taufiq dengan nada sedih)
Dokter : Kamu mungkin mengetahui bahwa penyakit kanker darah atau leukemia adalah penyakit yang mematikan dengan pengobatan yang sangat menyakitkan dan berlangsung lama. Jika sejumlah pengidap dewasa saja banyak yang menyerah hingga akhirnya meninggal, apalagi anak-anak yang masih kecil. Tentu mereka tidak kuat menahan sakitnya penyakit dan pengobatan penyakit leukemia.
__ADS_1
Namun, kini ternyata tidak seperti demikian karena seiring perkembangan zaman, saat ini tingkat ketahanan untuk sembuh anak terhadap kanker darah pada usia 0-5 tahun mencapai 80-85 persen. Peluang tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan peluang kesembuhan pada orang dewasa yang hanya 60 persen. Hal ini dikarenakan tingkat keparahan sel kanker pada anak lebih rendah dibanding orang dewasa.
Kanker darah yang dialami orang dewasa diketahui lebih mudah parah karena menempati jaringan yang lebih berumur dan banyak berinteraksi dengan lingkungan sekitar, seperti polusi. Meskipun tahapan pengobatan leukemia pada anak-anak dan orang dewasa adalah sama, ternyata hasil pengobatannya akan berbeda. Pada kasus leukemia akut, anak-anak memiliki potensi sembuh hingga 75 persen dan harapan hidup lebih dari 5 tahun.
Memang banyak perbedaan dalam kasus leukemia yang terjadi pada anak dengan dewasa. Pertama, kanker anak maupun dewasa dibedakan secara genotip dan fenotip. Genotip maksudnya kanker yang terjadi akibat adanya mutasi sel dalam tubuh dan akibat bawaan dari lahir. Sedangkan faktor fenotip adalah faktor gen beserta lingkungan yang membuat kanker tersebut itu muncul dalam tubuh. Kedua, perbedaan faktor fisiologi tubuh dan seberapa sering tubuh terpapar atau terkena penyakit. Sedangkan ketiga adalah pengobatan leukemia pada anak dengan dewasa berbeda.
Perbedaan lainnya yaitu berdasarkan segi biologis. Kanker anak dan dewasa dibedakan berdasarkan jenis kanker yang tumbuh. Hampir semua kasus kanker yang dialami orang dewasa merupakan karsoma yang tumbuh di jaringan epitel, seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker rahim, serta kanker leher rahim. Sedangkan pada kanker anak, kanker yang terjadi merupakan sarkoma, yang tumbuh pada jaringan muda atau embrional pada tubuh, seperti jaringan saraf, tulang, kelenjar limfoma, dan otot.
Pengobatan seperti kemoterapi dan radiasi pun lebih efektif untuk mengatasi sarkoma yang terjadi pada anak-anak, apalagi jika tumbuh pada jaringan muda. Masih belum jelas apa yang menjadi penyebab pengobatan lebih berhasil untuk menangani kanker jenis sarkoma. Namun, hingga saat ini terbukti bahwa pengobatan yang terjadi pada kanker (misalnya leukemia) anak, tidak mengakibatkan sel embrio atau sel muda mati. Pengobatan juga menyebabkan ‘penuaan’ dini sel normal, ketika hal ini terjadi sel yang normal akan melakukan regenerasi sel dengan cepat untuk menggantikan sel yang telah rusak.
Meskipun kanker anak dan kanker dewasa merupakan jenis kanker yang sama, yaitu leukemia atau kanker darah dan diberikan tahapan pengobatan yang sama, hasil pengobatannya akan berbeda. Pengobatan yang diberikan pada anak yang mengalami leukimia akut, 75 persennya berpotensi sembuh dan bertahan hidup 5 tahun. Sedangkan pada dewasa menghasilkan rata-rata waktu bertahan hidup kurang dari 5 tahun dan hanya terjadi pada 20-30 persen dari total kasus. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan seperti distribusi molekul, sitogenetik, dan imunitas pada leukemia yang terjadi pada anak dan dewasa.
__ADS_1
Jadi, jika kamu memiliki anak yang mengalami leukemia, kamu harus optimis dan semangat untuk kesembuhannya. Yang penting kamu terus berdoa dan jangan menampakkan kesedihanmu di depan sang anak karena itu akan membuat sang anak juga ikutan sedih. Teruslah berdoa dan mintalah kesembuhan kepada yang maha kuasa karena dokter hanya bisa berusaha dan Allah lah yang menentukan hasilnya seperti apa. Tapi untuk kasus anak kamu, insyaAllah itu masih bisa di sembuhkan.
Taufiq : Syukurlah kalau begitu, terima kasih dok. Sekarang saya bisa optimis lagi karena jujur saya gak sangguup kehilangan putra saya.
Dokter : Ya saya faham karena tidak ada orang tua yang sanggup jika harus kehilangan putra atau putrinya.
Taufiq : Kalau begitu, saya permisi dulu dok. Sekali lagi terima kasih atas penjelasannya tadi.
Dokter : Iya sama sama.
Setelah itu Taufiq keluar dari ruangan dokter dengan wajah yang sedikit ceria karena sang anak punya harapan yang sangat besar untuk segera sembuh. Taufiq akan terus berdoa untuk kesembuhan Will.
__ADS_1